{"id":21687,"date":"2026-07-30T02:31:26","date_gmt":"2026-07-30T02:31:26","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21687"},"modified":"2026-07-30T02:31:26","modified_gmt":"2026-07-30T02:31:26","slug":"ribuan-relawan-sumut-bersihkan-sampah-di-world-clean-up-day2023","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21687","title":{"rendered":"Ribuan Relawan Sumut Bersihkan Sampah di World Clean Up Day2023"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Ribuan relawan Sumatera Utara (Sumut) melakukan aksi bersih-bersih atau&nbsp;World Clean Up Day di Komplek Istana&nbsp;Maimun Jalan Brigjen Katamso Medan, dan jalan-jalan protokol sekitarnya.<\/p>\n<p>Aksi bersih-bersih ini untuk memperingati gerakan &lsquo;Hari Bersih-Bersih Sedunia&rsquo; atau World Clean Up Day (WCD) 2023 yang diikuti oleh 13 juta relawan di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>Dalam World Clean Up Day itu, para relawan berjalan santai dengan membawa kantong sampah berjalan sambil memungut sampah-sampah yang ada.<\/p>\n<p>dari aksi&nbsp;World Clean Up Day itu relawan berhasil mengumpulkan puluhan kantong penuh sampah. Sampah tersebut kemudian dikumpulkan untuk proses selanjutnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/241765329\/serunya-pandawara-dan-warga-bandar-lampung-bersihkan-salah-satu-pantai-terkotor-di-indonesia\">Baca: Serunya Pandawara ajak ribuan warga bersihkan pantau terkotor di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>World Clean Up Day 2023 ini merupakan aksi bersih-bersih terbesar di dunia yang diikuti 193 negara, dengan jumlah relawan 24,6 juta relawan.<\/p>\n<p>&#8220;Relawan Indonesia adalah yang terbesar dengan jumlah 13 juta relawan, dan Sumut termasuk ambil peran di dalamnya,&#8221; ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumut Yuliani Siregar saat membuka World Clean Up Day Sumut pada Minggu (17\/09\/2023).<\/p>\n<p>Yuliani Siregar menjelaskan relawan WCD di Sumatera Utara ini terdiri dari ASN lingkungan Pemprov Sumut, Ormas, pelajar, mahasiswa, komunitas dan masyarakat umum.<\/p>\n<p>Dengan melibatkan relawan dari berbagai kalangan, ia berharap ada peningkatan kesadaran seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kelestarian alam.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui WCD ini kita bersinergi untuk menularkan budaya bersih-bersih sampah dan menumbuhkannya di dada anak cucu kita sehingga lingkungan kita makin baik dan asri ke depannya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24574436\/aksi-keren-anak-muda-bandung-bernama-pandawara-nyebur-sungai-angkut-sampah\">Baca: Mengenal anak muda keren bernama Pandawara<\/a><\/p>\n<p>Untuk menjaga lingkungan tetap bersih, Pemprov Sumut juga telah menerbitkan Instruksi Gubernur tentang Gerakan Sumut Diet Kantong Plastik Sekali Pakai.<\/p>\n<p>Selain itu, lanjut Yuliani, pihaknya bekerjasama dengan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), LPM dan sejumlah sukarelawan termasuk nantinya membentuk kelembagaan dari desa, kubupaten\/kota dan provinsi.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pihaknya juga berupaya mengumpulkan dan membangun kerjasama dengan perusahaan-perusahaan pengeloaaan limbah termasuk menyediakan sarana-sarana pendukung seperti tong sampah di rumah-rumah ibadah dan fasilitas publik lainnya.<\/p>\n<p>Kami di DLKH, ujarnya, sudah mulai memproses bagaimana sampah akhir yang tidak bisa diolah tetapi nantinya bisa diolah.<\/p>\n<p>&#8220;Seperti sampah plastik saat ini bisa diolah menjadi papan atau tiang untuk pengganti kayu yang saat ini semakin langka,&rdquo; urainya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24574009\/mengenal-teba-cara-unik-warga-bali-mengelola-sampah-rumah-tangga\">Baca: Mengenal Teba, kearifan warga Bali dalam mengelola sampah<\/a><\/p>\n<p>Sementara limbah B3 yang banyak dihasilkan pabrik-pabrik minyak bisa pula diolah sebelum dibuang dengan menjadikannya batubata dan pavingblock dengan harga yang juga lebih murah dari batubata tanah liat.<\/p>\n<p>&ldquo;Hal- hal seperti ini yang perli kita viralkan, kalau di Jawa itu sudah ada, tapi di Sumut itu masih takut karena mereka menganggap hal itu berbahaya. Inilah yang perlu kita sosialisasikan,&rdquo; paparnya.<\/p>\n<p>Dalam acara WDC ini, Yuliani berharap kota Medan tak hanya bersih di darat saja, tetapi juga di sungai.<\/p>\n<p>&ldquo;Jangan lagi masyarakat kita membuang sampah ke sungai, mereka harus membuang sampah ke tong sampah, karena bisa diolah,&rdquo; harapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu sampah organik yang dipisah di tong sampah bisa diolah menjadi makanan magot dan magot sekarang sudah dijual dengan harga mahal.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/241815434\/tunda-pembangunan-itf-sunter-pemprov-dki-jakarta-fokus-pada-pengolahan-sampah-rdf-yang-sudah-ada\">Baca: Kelola sampah, Pemprov DKI Jakarta lebih pilih RDF ketimbang ITF<\/a><\/p>\n<p>Magot bisa digunakan untuk makam ayam, pelet dan magot juga bisa untuk eko enzim yang punya banyak fungsi, seperti untuk penyubur tanaman maupun untuk membersihkan sungai-sungai.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau masyarakat sudah sadar akan pentingnya kegiatan seperti ini, saya yakin Kota Medan akan bebas dari sampah,&rdquo; ucap Yuliani.<\/p>\n<p>Dia juga yakin WCD ini akan mampu mengedukasi masyarakat bahwa sebenarnya sampah bisa bernilai ekonomis dan menghasilkan menjadi uang.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Ribuan relawan Sumatera Utara (Sumut) melakukan aksi bersih-bersih atau&nbsp;World Clean Up Day di Komplek Istana&nbsp;Maimun Jalan Brigjen Katamso Medan, dan jalan-jalan protokol sekitarnya. Aksi bersih-bersih ini untuk memperingati gerakan &lsquo;Hari Bersih-Bersih Sedunia&rsquo; atau World Clean Up Day (WCD) 2023 yang diikuti oleh 13 juta relawan di seluruh Indonesia. Dalam World Clean Up Day [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,4893,37,5549],"class_list":["post-21687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-relawan","tag-sampah","tag-world-clean-up-day"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21687"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21687\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}