{"id":21741,"date":"2026-07-30T02:31:45","date_gmt":"2026-07-30T02:31:45","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21741"},"modified":"2026-07-30T02:31:45","modified_gmt":"2026-07-30T02:31:45","slug":"sering-duduk-terlalu-lama-ini-bahayanya-untuk-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21741","title":{"rendered":"Sering Duduk Terlalu Lama? Ini Bahayanya untuk Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Duduk terlalu lama bisa berdampak pada terganggunya sistem metabolisme tubuh.&nbsp;<\/p>\n<p>Bahkan jika dilakukan sering dan dalam jangka waktu yang lama, kebisaan duduk terlalu lama bisa memicu berbagai&nbsp;penyakit berat.<\/p>\n<p>Banyak aktivitas yang membuat orang duduk terlalu lama, seperti menonton<br \/>televisi, bekerja didepan komputer, menyetir kendaraan, menghadiri rapat di kantor,&nbsp;dan lain-lain.<\/p>\n<p>Kebiasaan duduk terlalu lama membuat kita jadi jarang bergerak sehingga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.<\/p>\n<p>Duduk terlalu lama bisa berdampak pada terganggunya sistem metabolisme tubuh.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/242956488\/manfaat-meditasi-untuk-kesehatan-mental\">Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan mental<\/a><\/p>\n<p>Bahkan jika dilakukan sering dan dalam jangka waktu yang lama, tidak menutup&nbsp;kemungkinan terkena penyakit berat.<\/p>\n<p>Berikut ini beberapa dampak yang akan terjadi jika terlalu sering melakukan aktivitas sambil duduk seperti yang dikutip Halodoc.<\/p>\n<p><strong>1. Penumpukan lemak di sekitar perut dan komplikasi pencernaan.<\/strong><br \/>Adanya jumlah lemak yang tertimbun dalam perut.&nbsp; Saat duduk terlalu lama, maka&nbsp;seseorang jadi kurang bergerak dan berolahraga.&nbsp;<\/p>\n<p>Hal ini membuat tubuh menjadi kesulitan membakar lemak.&nbsp;Akibatnya timbul rasa&nbsp;tidak nyaman di pencernaan seperti sembelit, kram, kembung dan buang gas yang&nbsp;berlebihan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/242959141\/kenali-beragam-meditasi-terpandu-dan-manfaatnya-untuk-tubuh-dan-pikiran\">Baca: Ragam meditasi terpandu yang bagus untuk kesehatan fisik dan mental<\/a><\/p>\n<p><strong>2. Gangguan postur tubuh.<\/strong><br \/>Duduk yang berlebihan akan meningkatkan resiko gangguan pada postur tubuh.&nbsp;<br \/>Biasanya hal ini terjadi setelah kebiasaan duduk terlalu lama yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun.<\/p>\n<p>Beberapa jenis gangguan yang sering dirasakan adalah sakit yang berlebihan pada leher dan bahu, perubahan postur tulang belakang karena menjadi penopang badan saat duduk.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Duduk terlalu lama juga bisa memmicu gangguan sendi bagian belakang yang disebabkan karena bagian&nbsp;tubuh belakang tidak bergerak dengan bebas.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24572492\/perbanyak-jalan-kaki-di-kotamu-dan-rasakan-manfaatnya-untuk-kesehatan-fisik-dan-mental\">Baca: Manfaat jalan kaki untuk kesehatan fisik dan mental<\/a><\/p>\n<p><strong>3. Nyeri otot dan atrofi otot<\/strong><br \/>Hal yang sering dikeluhkan dan dirasakan saat duduk terlalu lama adalah terasa&nbsp;kaku, pegal dan nyeri pada otot punggung, bahu, dan pinggul.<\/p>\n<p>Sebab, otot-otot tersebut bekerja lebih berat dan nyeri akan bertambah parah dan&nbsp;lebih cepat datang jika sering duduk dengan postur yang tidak benar.<\/p>\n<p>Di lain sisi, kaki dan bokong yang jadi jarang digerakkan bisa mengalami&nbsp;atrofi otot,&nbsp;sehingga otot-otot tersebut menjadi lemah. Risikonya Anda akan rentan mengalami&nbsp;cedera.<\/p>\n<p><strong>4. Sakit pinggang<\/strong><br \/>Selain pada otot, duduk terlalu lama juga dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang, terutama di bagian pinggang.<\/p>\n<p>Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya&nbsp;hernia nukleus pulposus&nbsp;yang dapat<br \/>menyebabkan nyeri kronis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24704797\/olah-raga-di-sore-hari-efektif-turunkan-kadar-gula-darah-pada-penyintas-diabetes-tipe-2\">Baca: Olah raga sore bermanfaat atasi gejala diabetes tipe 2<\/a><\/p>\n<p>5. Osteoporosis<br \/>Bergerak tidak hanya bermanfaat untuk menguatkan otot, tapi juga untuk<br \/>memadatkan tulang.<\/p>\n<p>Itulah mengapa orang lanjut usia yang sudah tidak aktif lebih berisiko<br \/>terkena&nbsp;osteoporosis.&nbsp;Jika sejak muda tidak aktif bergerak dan lebih banyak duduk atau bersantai, maka risiko mengalami osteoporosis lebih cepat<\/p>\n<p>6. Pembekuan darah.<br \/>Dampak lainnya adalah dapat menyebabkan bagian pembuluh darah terutama kaki tidak bisa bergerak dengan leluasa.&nbsp;<\/p>\n<p>Hal ini bisa menyebabkan adanya rasa kesemutan dan pembengkakan di bagian<br \/>pergelangan kaki serta munculnya varises.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24593434\/kondisi-lingkungan-besar-pengaruhnya-bagi-penderita-asma-begini-saran-dokter\">Baca: Kondisi lingkungan berpengaruh bagi penyembuhan pasien asma<\/a><\/p>\n<p><strong>7. Penyakit Jantung<\/strong><br \/>Posisi duduk yang terlalu lama akan memperlambat proses metabolisme. Sebab<br \/>darah yang mengalir ke tubuh berjalan lebih lambat sehingga otot tidak bisa<br \/>membakar kalori.&nbsp;<\/p>\n<p>Di dalam kalori ada lemak yang jika tertimbun dalam pembuluh darah dapat<br \/>menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan gangguan pada jantung.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>8. Penyakit Diabetes.<\/strong><br \/>Risiko lain duduk terlau lama adalah dapat menurunkan sistem kerja pankreas.&nbsp; Pankreas akan menghasilkan insulin lebih sedikit dari yang seharusnya.&nbsp;<\/p>\n<p>Akibatnya ada banyak gula di dalam tubuh.&nbsp;Jika hal ini dibiarkna terlalu lama maka risiko penyakit diabetes akan muncul.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24565014\/pro-kontra-penggunaan-ganja-untuk-pengobatan-ini-penjelasannya\">Baca: Pro kontra penggunaan ganja untuk kesehatan<\/a><\/p>\n<p><strong>9. Meningkatnya risiko kanker.<\/strong><br \/>Selain itu, duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko kanker payudara, kanker&nbsp;rahim, dan kanker usus besar.&nbsp;<\/p>\n<p>Risiko kanker menjadi lebih tinggi karena tubuh kurang aktif bergerak sehingga<br \/>antioksidan dalam tubuh menjadi berkurang.&nbsp;<\/p>\n<p>10. Penurunan fungsi otak.<br \/>Saat Anda duduk terlalu lama, otak tidak mendapat asupan darah dan oksigen yang cukup.&nbsp;<\/p>\n<p>Padahal otak membutuhkan oksigen dan darah yang cukup untuk melepaskan bahan kimia dalam tubuh.&nbsp;Akibatnya fungsi otak lebih cepat menurun.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/242705166\/dampak-polusi-udara-bagi-kesehatan-dari-ispa-hingga-serangan-jantung\">Baca: Dampak polusi udara untuk kesehatan<\/a><\/p>\n<p>Beberapa hal yang dapat dicoba agar duduk tak terlalu lama:<br \/>\uf0b7 Cobalah untuk mengetik sambil berdiri selama beberapa saat.<br \/>\uf0b7 Gunakan&nbsp;kursi ergonomis&nbsp;yang mendukung postur tubuh saat duduk<br \/>\uf0b7 Berdiri dan berjalanlah saat menelepon atau hendak berdiskusi dengan rekan<br \/>kerja.<br \/>\uf0b7 Gunakan tangga dibanding lift, jika hanya untuk turun atau naik 1&ndash;2 lantai.<br \/>\uf0b7 Pilih untuk berdiri dalam bus atau kereta saat di jalan pulang pergi<br \/>beraktivitas.<br \/>\uf0b7 Ganti saluran TV dengan berjalan mendekati TV daripada menggunakan remote&nbsp;control.<br \/>\uf0b7 Lakukan hobi yang memungkinkan aktif bergerak, seperti&nbsp;bersepeda,<br \/>memasak, atau menari.<br \/>\uf0b7 Bersihkan rumah di saat waktu luang karena aktivitas ini juga menyehatkan.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Duduk terlalu lama bisa berdampak pada terganggunya sistem metabolisme tubuh.&nbsp; Bahkan jika dilakukan sering dan dalam jangka waktu yang lama, kebisaan duduk terlalu lama bisa memicu berbagai&nbsp;penyakit berat. Banyak aktivitas yang membuat orang duduk terlalu lama, seperti menontontelevisi, bekerja didepan komputer, menyetir kendaraan, menghadiri rapat di kantor,&nbsp;dan lain-lain. Kebiasaan duduk terlalu lama membuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21742,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5567,82],"class_list":["post-21741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-duduk-terlalu-lama","tag-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21741"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21741\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21742"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}