{"id":21762,"date":"2026-07-30T02:32:14","date_gmt":"2026-07-30T02:32:14","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21762"},"modified":"2026-07-30T02:32:14","modified_gmt":"2026-07-30T02:32:14","slug":"kualitas-udara-jakarta-membaik-angka-pm-25-berada-di-kisaran-51-100","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21762","title":{"rendered":"Kualitas Udara Jakarta Membaik, Angka PM 2,5 Berada di Kisaran 51-100"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menyebutkan, kualitas udara di Jakarta pada Kamis (14\/9\/2023) masuk kategori sedang.<\/p>\n<p>Dari pantauan pada Kamis pagi hingga pukul 06.00 WIB, jumlah partikel halus (particulate matter\/PM) 2,5 berdasar indek standar pencemar udara (ISPU) di Jakarta berada pada angka 51-100&nbsp;<\/p>\n<p>Laman resmi Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, menyebutkan di antara lima wilayah, Lubang Buaya Jakarta Timur memiliki angka PM2,5 sebesar 99.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242959367\/dinilai-memberatkan-masyarakat-tilang-uji-emisi-dibatalkan\">Baca: Tilang uji emisi dibatalkan, ini sebabnya<\/a><\/p>\n<p>Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya sedang karena tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif, dan nilai estetika.<\/p>\n<p>Sedangkan kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.<\/p>\n<p>Kemudian, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242948769\/lebih-10-persen-kendaraan-dinyatakan-tak-lolos-dprd-dki-jakarta-hasil-uji-emisi-dibuka-ke-publik\">Baca: DPRD minta hasil uji emisi dibuka ke publik<\/a><\/p>\n<p>Terakhir, kualitas udara disebut berbahaya&nbsp; jika PM2,5 berada di angka 300-500 atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.<\/p>\n<p>Selain Jakarta Timur, ISPU di wilayah kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni Bunderan HI Jakarta Pusat (80), Kelapa Gading Jakarta Utara (85), Jagakarsa Jakarta Selatan (73) dan Kebon Jeruk Jakarta Barat (73).<\/p>\n<p>Sementara itu, pada situs pemantauan IQ Air, Kamis, pukul 06.00 WIB, Jakarta, diklasifikasikan sebagai kota nomor 11 dengan pencemaran udara tertinggi di dunia dengan nilai 84.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242903465\/siap-siap-tidak-lulus-uji-emisi-kena-tilang-rp-250-ribu\">Baca: Seperti ini rencan atilang uji emisi<\/a><\/p>\n<p>Untuk kota paling tercemar yakni Dubai, UEA (172), kedua Lahore, Pakistan (169), ketiga Delhi, India (157), keempat Sydney, Australia (156) dan kelima Doha, Qatar (152).<\/p>\n<p>Indeks kualitas udara (IKU) di Jakarta tinggi karena konsentrasi PM2.5 saat ini sudah 5,6 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara organisasi kesehatan dunia (World Health Organization\/WHO).<\/p>\n<p>Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk), dan Jimbaran (Ancol).<\/p>\n<p>Sumber: Antaranews<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menyebutkan, kualitas udara di Jakarta pada Kamis (14\/9\/2023) masuk kategori sedang. Dari pantauan pada Kamis pagi hingga pukul 06.00 WIB, jumlah partikel halus (particulate matter\/PM) 2,5 berdasar indek standar pencemar udara (ISPU) di Jakarta berada pada angka 51-100&nbsp; Laman resmi Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21763,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,403],"class_list":["post-21762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kualitas-udara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21762"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21762\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}