{"id":21799,"date":"2026-07-30T02:32:30","date_gmt":"2026-07-30T02:32:30","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21799"},"modified":"2026-07-30T02:32:30","modified_gmt":"2026-07-30T02:32:30","slug":"pdam-mati-picu-krisis-air-bersih-di-kota-makassar-penjual-air-bersih-dari-sumur-bor-laris-manis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21799","title":{"rendered":"PDAM Mati Picu Krisis Air Bersih di Kota Makassar, Penjual Air Bersih dari Sumur Bor Laris Manis"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Krisis air bersih sebagai imbas kemarau panjang akibat El Nino juga dirasakan warga Kota Makassar, Sulawesi&nbsp;Selatan.<\/p>\n<p>Krisis air bersih ini dimanfaat beberapa warga untuk menjual air bersih sumur bor.<\/p>\n<p>Salah satunya Nanni, warga jalan Nusa Tamalanrea Indah (NTI),&nbsp;Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar yang menangguk untung dari krisis air bersih di Makassar ini.<\/p>\n<p>Nanni&nbsp;menjual air kepada warga sejak pagi hingga malam hari.<\/p>\n<p>&#8220;Iya ini air dari sumur bor, dari PDAM kan tidak jalan (tidak mengalir).&nbsp;Saya menjual ini mulai dari hari Minggu, saya menjual mulai pagi sampai&nbsp;jam 11 malam,&#8221; jelas Nani seperti yang dilansir Kompas.com<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242907804\/bmkg-kekeringan-di-ntb-sudah-masuk-level-awas\">Baca: Kekeringan NTB sudah masuk level Awas<\/a><\/p>\n<p>Dalam sehari, lanjut Nanni, dirinya dapat menjual puluhan hingga ratusan&nbsp;jerigen dengan harga Rp 3000. Ia pun juga melayani pengiriman air&nbsp;bersih dengan ongkos kirim antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000.<\/p>\n<p>&#8220;Keuntungan dalam sehari itu palingan Rp 200.000 sampai Rp 300.000,&nbsp;ada juga Rp 1 juta. Satu jerigen itu harganya Rp 3.000. Kalau dibawakan&nbsp;(diantarkan) Rp 30.000 itu pun dibagi sama yang antar,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Keuntungan dari penjualan air ini ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan&nbsp;hidup sehari-hari keluarga kecilnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya Nanni menjelaskan pelanggan air sumur bor miliknya itu kebanyakan merupakan warga kompleks NTI yang selama ini hanya mengandalkan&nbsp;air dari PDAM.<\/p>\n<p>&#8220;Ini yang ambil orang perumahan di bagian dalam yang&nbsp;tidak bisa sumur bor. Iya ini begini semenjak kemarau masuk, susah air,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242764042\/el-nino-picu-kenaikan-harga-beras-warga-rangkasbitung-mulai-beralih-ke-palawija\">Baca: El Nino picu kenaikan harga beras<\/a><\/p>\n<p>Pasokan air yang berkurang dikeluhkan warga yang menggunakan air berasal dari PDAM. Sebab, mereka sering tidak mendapatkan pasokan air&nbsp;dari PDAM karena kekeringan. Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang warga, Adnan.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah beberapa hari ini memang air dari PDAM tidak mengalir disini, jadi kita&nbsp; biasa beli air di depan untuk digunakan,&#8221; kata Adnan.&nbsp;<\/p>\n<p>Adnan memaparkan harga satu jeriken air bersih Rp 3.000 per 20 liter.&nbsp;Dalam sehari, Adnan dan keluarga juga harus menghabiskan sekitar 5 jerigen.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau mencuci kan biasa kita laundry.&nbsp;Ini yang keperluan kayak&nbsp;memasak, minum, mandi, dan lain-lain, untung ada jual begini dan&nbsp;murah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242952547\/kekeringan-di-kota-serang-meluas-lebih-dari-3-ribu-jiwa-terdampak\">Baca: Ribuan warga Serang mulai rasakan dampak kekeringan<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya PDAM Makassar telah mengumumkan pasokan air berkurang&nbsp;untuk wilayah Kecamatan Ujung Pandang, Panakkukang, Makassar, Tallo,&nbsp;Ujung Tanah, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, dan Biringkanaya.<\/p>\n<p>Beberapa waktu lalu Direktur Utama PDAM, Beni Iskandar membenarkan<br \/>informasi pasokan air bersih di 10 Kecamatan di Kota Makassar terganggu.<\/p>\n<p>Hal ini akibat situasi air baku di Bendungan Lekopancing saat ini berkurang signifikan.<\/p>\n<p>&#8220;Beberapa pekan ini memang sudah terlihat kondisinya sudah menurun, tentu akan berdampak pada pelayanan air&nbsp;kami di beberapa tempat yang sumber airnya mengandalkan dari&nbsp;Bendungan Lekopancing ini,&#8221; jelas Beni.<\/p>\n<p>Karena itu, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/242948360\/bmkg-musim-hujan-tahun-20232024-akan-mundur\">Baca: Awal musim hujan tahun ini diperkirakan bakal mundur<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya PDAM Makassar telah mengumumkan pasokan air berkurang&nbsp;untuk wilayah Kecamatan Ujung Pandang, Panakkukang, Makassar, Tallo,&nbsp;Ujung Tanah, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, dan Biringkanaya.<\/p>\n<p>&#8220;Kekeringan tersebut berdampak langsung ke daerah tersebut, kami&nbsp;mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi krisis air bersih di Kota Makassar, lanjut Beni, PDAM&nbsp;Makassar akan menyuplai air melalui armada mobil tangki ke beberapa&nbsp;wilayah terdampak.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sudah siapkan pengantaran air melalui mobil tangki secara berkala<br \/>untuk menutupi defisit pasokan air ke beberapa daerah terdampak hal&nbsp;dan itu gratis,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Krisis air bersih sebagai imbas kemarau panjang akibat El Nino juga dirasakan warga Kota Makassar, Sulawesi&nbsp;Selatan. Krisis air bersih ini dimanfaat beberapa warga untuk menjual air bersih sumur bor. Salah satunya Nanni, warga jalan Nusa Tamalanrea Indah (NTI),&nbsp;Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar yang menangguk untung dari krisis air bersih di Makassar ini. Nanni&nbsp;menjual air kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21800,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[296,155],"class_list":["post-21799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-krisis-air-bersih","tag-makassar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21799"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21799\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}