{"id":21882,"date":"2026-07-30T02:32:57","date_gmt":"2026-07-30T02:32:57","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21882"},"modified":"2026-07-30T02:32:57","modified_gmt":"2026-07-30T02:32:57","slug":"brin-el-nino-berlangsung-hingga-mei-2024-kapan-hujan-mulai-turun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21882","title":{"rendered":"BRIN: El Nino Berlangsung Hingga Mei 2024, Kapan Hujan Mulai Turun?"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Hampir seluruh wilayah Indonesia saat ini mengalami musim kemarau dan&nbsp;kekeringan sebagai dampak fenomena El Nino.<\/p>\n<p>Diperkirakan situasi yang dipicu fenomena El Nino ini akan&nbsp;terus berlangsung hingga pertengahan tahun 2024 mendatang.<\/p>\n<p>&ldquo;El Nino mencapai nilai di bawah 0,5 derajat Celsius sekitar Mei 2024,&rdquo; kata &nbsp;<br \/>peneliti ahli utama pusat riset iklim dan atmosfer dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Eddy Hermawan seperti dikutip Antaranews.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242926205\/el-nino-picu-kemarau-panjang-kekeringan-landa-sejumlah-daerah-di-bogor\">Baca: Kekeringan landa Bogor&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Fenomena El Nino, lanjut Eddy, merupakan fenomena global yang juga dialami oleh&nbsp;negara-negara lain yang terletak pada garis ekuator dan negara Indonesia<br \/>merupakan salah satunya.<\/p>\n<p>Suhu permukaan laut merangkak naik diatas 0,5 derajat Celsius sekitar bulan Mei<br \/>2023. Kondisi ini akan terus naik hingga mencapai puncaknya pada bulan November&nbsp;hingga Desember 2023.<\/p>\n<p>Ketika El Nino sudah mencapai puncak, maka ia akan meluruh kembali sekitar bulan Mei 2024.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/241788642\/fenomena-el-nino-mendekati-puncaknya-warga-diminta-bersiap-hadapi-kekeringan\">Baca: Warga diminta berhemat air karena kemarau masih berlanjut<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Bila melihat catatan sebelumnya, El Nino punya durasi panjang antara 9 hingga 12 bulan. Jadi, fenomena ini adalah wajar,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p>Eddy menjelaskan sebelum terjadi El Nino, sudah&nbsp;terjadi La Nina yang berlangsung sekitar 30 bulan sejak Agustus 2020 hingga akhir&nbsp;Januari 2023.<\/p>\n<p>Tetapi karena ada fenomena El Nino, maka musim hujan pada Desember, Januari dan Februari menjadi lebih kering. Hal ini membuat musim kemarau menjadi terasa lebih panjang. Sebab, yang biasanya 3 bulan kini menjadi 9 bulan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242879372\/el-nino-percepat-laju-lelehnya-salju-abadi-gunung-puncak-jaya\">Baca: El Nino percepat melelehnya salju abadi di Puncak Jaya<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Nanti Desember, Januari dan Februari mestinya kita musim hujan. Tetapi karena ada El Nino, kita mengalami musim kemarau. Bisa dikatakan hujan hanya rintik-rintik saja atau hanya berlangsung satu hingga dua hari saja,&rdquo; urai Eddy.<\/p>\n<p>Karena itu, Eddy mengimbau masyarakat untuk dapat menghemat air serta<br \/>mengganti tanaman padi menjadi palawija.<\/p>\n<p>Hal ini merupakan mitigasi hadapi&nbsp; musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242752820\/mentan-perkirakan-indonesia-bisa-kekurangan-beras-hingga-12-juta-ton-akibat-el-nino\">Baca: Imbas El Nino, produksi beras bisa minus 1,2 juta ton<\/a><\/p>\n<p>El Nino merupakan fenomena cuaca yang terjadi akibat peningkatan suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur yang menjadi lebih hangat dari&nbsp;biasanya. Biasanya terjadi setiap 5 atau 7 tahun sekali.<\/p>\n<p>Fenomena alami ini menyebabkan perubahan pola cuaca global, yang berdampak<br \/>signifikan pada iklim di berbagai wilayah di dunia, termasuk di Indonesia.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Hampir seluruh wilayah Indonesia saat ini mengalami musim kemarau dan&nbsp;kekeringan sebagai dampak fenomena El Nino. Diperkirakan situasi yang dipicu fenomena El Nino ini akan&nbsp;terus berlangsung hingga pertengahan tahun 2024 mendatang. &ldquo;El Nino mencapai nilai di bawah 0,5 derajat Celsius sekitar Mei 2024,&rdquo; kata &nbsp;peneliti ahli utama pusat riset iklim dan atmosfer dari Badan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21883,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[68],"class_list":["post-21882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-el-nino"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21882"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21882\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}