{"id":21918,"date":"2026-07-30T02:33:10","date_gmt":"2026-07-30T02:33:10","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21918"},"modified":"2026-07-30T02:33:10","modified_gmt":"2026-07-30T02:33:10","slug":"replika-hutan-tropis-hiasi-ruang-penyambutan-tamu-ktt-asean","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21918","title":{"rendered":"Replika Hutan Tropis Hiasi Ruang Penyambutan Tamu KTT ASEAN"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Ada yang berbeda dari KTT ASEAN 2023 di Jakarta. Nuansa hutan&nbsp;hujan tropis menghiasi area penyambutan kedatangan para pemimpin negara&nbsp;ASEAN.&nbsp;<\/p>\n<p>Di area dengan latar bergambar hutan tropis dan Ibu Kota Nusantara (IKN) itulah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana menerima kedatangan&nbsp;para tamu dari negara anggota ASEAN sekaligus melakukan foto bersama.<\/p>\n<p>Foto bersama dengan latar hutan tropis tersebut dilakukan sebelum melakukan pertemuan pertama KTT ke-43 ASEAN di&nbsp;Balai Sidang Jakarta (JCC) pada Selasa (05\/09\/2023).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/242929916\/jokowi-jangan-jadikan-asean-jadi-arena-rivalitas-yang-saling-menghancurkan\">Baca: Jokowi serukan ASEAN jadi sumber kekuatan bukan ruang rivalitas<\/a><\/p>\n<p>Menurut Konsultan Visual&nbsp;Kreatif KTT ke-43 ASEAN, Elwin Mok, area penyambutan menjadi salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan forum-forum global.<\/p>\n<p>Sebab, hal ini dapat memperkuat&nbsp;branding&nbsp;Indonesia sebagai tuan rumah di mata&nbsp;internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Di titik inilah, keunikan dan suasana batin dapat mulai dibangun, yang&nbsp; diharapkan membawa dampak positif bagi keseluruhan penyelenggaraan KTT ASEAN,&#8221;&nbsp;jelas Elwin dalam siaran pers Tim Komunikasi dan Media KTT ke-43 ASEAN&nbsp;2023.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/242929328\/ktt-asean-berlangsung-dalam-kualitas-udara-jakarta-yang-tidak-sehat\">Baca: KTT ASEAN berlangsung di tengah udara Jakarta yang tidak sehat<\/a><\/p>\n<p>Nuansa hutan tropis tersebut, menurut Elwin merupakan simbol alam Indonesia berupa&nbsp;hutan hujan tropis dan air terjun, yang dipadukan dengan layar besar multimedia&nbsp;yang menampilkan siluet Istana Presiden di IKN.<\/p>\n<p>Eratnya kerja sama antar negara ASEAN seakan menjadi mata air yang akan<br \/>terus-menerus menyuburkan pertumbuhan dunia.<\/p>\n<p>Sementara Dina Touwani, perangkai bunga dan dekorator area penyambutan di<br \/>JCC menjelaskan proses penataan di JCC bermula dari KTT G20 di Bali ketika<br \/>ketika dia dan timnya ditugaskan untuk mempercantik alam di kawasan Garuda<br \/>Wisnu Kencana (GWK) yang digunakan saat jamuan makan malam para tamu<br \/>negara.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242900134\/transjakarta-sediakan-empat-rute-shuttle-bus-selama-berlangsungnya-ktt-asean\">Baca: Shuttle bus selama berlangsungnya KTT ASEAN<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Pada KTT ASEAN ini, kami ingin menyuguhkan sesuatu yang indah, tanpa&nbsp;mengubah banyak struktur gedung. Idenya adalah membawa hutan ke dalam&nbsp;ruangan,&#8221; urai Dina yang bertugas menata tanaman dan pepohonan di area&nbsp;penyambutan tamu-tamu negara.<\/p>\n<p>Pada KTT ASEAN kali ini, Dina mengungkapkan beberapa tantangan dalam menata ruangan di area penyambutan. Timnya harus mencari jenis tanaman hutan,&nbsp;mencari pohon-pohon besar yang dapat membentuk hutan dalam ruangan.<\/p>\n<p>Selain itu, menambah unsur air maupun tanaman air yang bisa sesuai dengan habitatnya, dan ruangan yang menggunakan penyejuk udara.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242759786\/pemprov-dki-jakarta-terapkan-wfh-50-persen-mulai-hari-ini\">Baca: Selama KTT ASEAN berlaku WFH 50 persen untuk ASN<\/a><\/p>\n<p>Ada berbagai jenis tanaman dan pepohonan yang ditampilkan dalam miniatur&nbsp;hutan seluas 2000 meter persegi tersebut.<\/p>\n<p>Di antaranya pakis, anggrek, randu, palem, lontar, pule, pohon mahoni, pohon beringin, angsana, dan ulin.<\/p>\n<p>Untuk mempersiapkan hutan hujan tropis ini, pihaknya menghabiskan waktu selama satu bulan.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk menata tanaman dengan aneka ragam bunga memakan waktu hingga enam hari.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24579208\/junta-militer-myanmar-tak-hadiri-ktt-asean-pengaruhi-upaya-perdamaian-di-sana\">Baca: Myanmar tidak hadir di KTT ASEAN LAbuan Bajo, ini penjelasannya<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Kami membuat hutan ini sealami mungkin. Di hutan tropis buatan ini kita juga menonjolkan anggrek Indonesia,&#8221; kata Dina.<\/p>\n<p>KTT ke-43 ASEAN ini dihadiri oleh pimpinan atau utusan dari 22 negara. Selain negara-negara anggota ASEAN, pertemuan puncak para pemimpin kali ini juga dihadiri para negara mitra dari luar kawasan, seperti China, Jepang, Korea<br \/>Selatan, Amerika Serikat, dan Kanada.<\/p>\n<p>Dari 22 negara tamu yang hadir, tiga di antaranya yaitu Thailand, Amerika&nbsp; Serikat, Rusia tidak diwakili kepala negara\/kepala pemerintahan.&nbsp;Thailand diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Thailand<br \/>Sarun Charoensuwan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/241713597\/cso-perubahan-iklim-harus-jadi-bahasan-di-wps-high-level-asean\">Baca: Perubahan iklim dan ASEAN<\/a><\/p>\n<p>Delegasi AS akan dipimpin oleh Wakil Presiden Kamala Harris, sedangkan Rusia akan diwakili Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.&nbsp;<\/p>\n<p>Perdana Menteri Jepang, China, Australia, dan Kanada juga dipastikan hadir. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol juga akan bergabung dalam KTT ASEAN yang berlangsung selama tiga hari tersebut.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Ada yang berbeda dari KTT ASEAN 2023 di Jakarta. Nuansa hutan&nbsp;hujan tropis menghiasi area penyambutan kedatangan para pemimpin negara&nbsp;ASEAN.&nbsp; Di area dengan latar bergambar hutan tropis dan Ibu Kota Nusantara (IKN) itulah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana menerima kedatangan&nbsp;para tamu dari negara anggota ASEAN sekaligus melakukan foto bersama. Foto bersama dengan latar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21919,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1769,1841],"class_list":["post-21918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-asean","tag-hutan-tropis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21918"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21918\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21919"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}