{"id":21936,"date":"2026-07-30T02:33:17","date_gmt":"2026-07-30T02:33:17","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21936"},"modified":"2026-07-30T02:33:17","modified_gmt":"2026-07-30T02:33:17","slug":"awas-terlalu-sering-mendengarkan-musik-melalui-earphone-ancam-kesehatan-telinga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21936","title":{"rendered":"Awas! Terlalu Sering Mendengarkan Musik Melalui Earphone Ancam Kesehatan Telinga"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Buat kamu yang suka mendengarkan musik melalui earphone kudu hati-hati. Pasalnya terlalu sering mendengarkan musik melalui earphone atau alat pendengar musik lainnya berdampak pada kesehatan telinga.&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam acara bincang-bincang di kawasan Jakarta, Senin (4\/9\/2023) Dokter umum dr. Madhita Kasoem, menyebut earphone yang langsung terhubung ke telinga lebih berisiko untuk memicu gangguan kesehatan pendengaran dibandingkan dengan speaker.<\/p>\n<p>Hal tersebut karena suara yang dihasilkan oleh speaker atau pelantang suara memiliki jangkauan yang lebih luas, sehingga telinga tidak secara langsung menerima suara yang dihasilkan oleh alat tersebut.<\/p>\n<p>&ldquo;(Sebaliknya), earphone kan langsung suaranya ke telinga semua. Intinya, itu ada pengaruhnya,&rdquo; kata Madhita seperti dilansir Antaranews.com<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/242892466\/kasus-ispa-melonjak-tajam-pada-maret-juli-2023-wfh-membantu-kelompok-rentan\">Baca: WFH saat polusi udara buruk sangat membantu kelompok rentan<\/a><\/p>\n<p>Beberapa dampak kesehatan yang mungkin ditimbulkan akibat pemakaian earphone terlalu lama dan volume terlalu tinggi, antara lain penurunan pendengaran, infeksi telinga, dan lainnya.<\/p>\n<p>Dalam kondisi parah, menggunakan earphone juga dapat memicu kecelakaan karena kurang awasnya diri terhadap lingkungan sekitar.<\/p>\n<p>Meski demikian, ia tetap membolehkan penggunaan earphone dalam batasan yang wajar, seperti tidak menggunakannya terlalu lama dan tidak mengencangkan volume earphone.<\/p>\n<p>Jika suara dari earphone sudah terdengar oleh orang lain, sebaiknya segera turunkan volume suara earphone karena hal tersebut menandakan volume suara sudah terlalu tinggi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/242879665\/masker-dan-makanan-sehat-jadi-solusi-tuk-kurangi-dampak-polusi-udara-pada-kesehatan\">Baca: Masker dan makanan sehat bantu atasi dampak polusi udara pada kesehatan<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Kalau kita mendengarkan earphone, terus orang di samping sudah bisa dengar, berarti itu sudah terlalu keras (suaranya),&rdquo; kata dokter lulusan University College London tersebut.<\/p>\n<p>Berdasarkan aturan dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), batas untuk mendengarkan suara melalui earphone sebesar 85 desibel.<\/p>\n<p>Jika melewati batas tersebut selama beberapa waktu, dikhawatirkan hal tersebut dapat memicu gangguan pendengaran, baik bersifat sementara maupun permanen.<\/p>\n<p>Madhita mengatakan salah satu tanda saat telinga mulai mengalami gangguan, terutama dari pemakaian earphone terlalu lama adalah telinga yang berdenging.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/242906739\/minum-air-kelapa-muda-bagus-untuk-tubuh-tapi-hati-hati-buat-mereka-yang-punya-kondisi-khusus\">Baca: Air kelapa muda tak bagus untuk mereka yang punya kondisi khusus<\/a><\/p>\n<p>Ketika telinga mulai berdenging, sebaiknya kurangi pemakaian earphone untuk menghindari risiko gangguan pendengaran.<\/p>\n<p>&ldquo;Awalnya telinga berdenging, terus lama-lama mulai nggak jelas untuk mendengar, penurunan pendengaran,&rdquo; kata Madhita.<\/p>\n<p>Selain mendengarkan musik melalui earphone, Madhita juga mengingatkan untuk memperhatikan aktivitas mendengar saat mengunjungi festival musik atau konser.<\/p>\n<p>Meskipun tidak menggunakan earphone, suara speaker yang dihasilkan acara-acara tersebut cukup besar dan dapat memengaruhi kualitas pendengaran.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/242593257\/ancaman-di-balik-lilin-beraroma-bisa-melepas-zat-berbahaya-ke-udara\">Baca: Ancaman di balik lilin aromatik bagi kesehatan<\/a><\/p>\n<p>Oleh karena itu, Madhita menyarankan untuk mengistirahatkan telinga saat mengunjungi acara-acara dengan suara keras, misalnya menepi sejenak ke tempat yang lebih tenang.<\/p>\n<p>Setelah beberapa waktu atau dirasa telinga sudah cukup bersitirahat, aktivitas menonton konser atau festival dapat dilakukan kembali.<\/p>\n<p>&ldquo;Istirahatkan dulu, keluar dulu berapa lama. Terus, kita kembali lagi,&rdquo; kata Madhita.<\/p>\n<p>Selain mengistirahatkan telinga sejenak, pemakaian penyumbat telinga atau ear plug juga dapat dilakukan untuk menjaga telinga dari suara yang terlalu keras.<\/p>\n<p>Dengan menjaga telinga dari suara bising, hal tersebut dapat menurunkan risiko gangguan pendengaran yang dapat terjadi di masa mendatang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24565014\/pro-kontra-penggunaan-ganja-untuk-pengobatan-ini-penjelasannya\">Baca: Prokontra penggunaan ganja untuk pengobatan<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Buat kamu yang suka mendengarkan musik melalui earphone kudu hati-hati. Pasalnya terlalu sering mendengarkan musik melalui earphone atau alat pendengar musik lainnya berdampak pada kesehatan telinga.&nbsp; Dalam acara bincang-bincang di kawasan Jakarta, Senin (4\/9\/2023) Dokter umum dr. Madhita Kasoem, menyebut earphone yang langsung terhubung ke telinga lebih berisiko untuk memicu gangguan kesehatan pendengaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21937,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5605,82,5606],"class_list":["post-21936","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-earphone","tag-kesehatan","tag-telinga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21936"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21936\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}