{"id":21940,"date":"2026-07-30T02:33:19","date_gmt":"2026-07-30T02:33:19","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21940"},"modified":"2026-07-30T02:33:19","modified_gmt":"2026-07-30T02:33:19","slug":"ktt-asean-berlangsung-dalam-kualitas-udara-jakarta-yang-tidak-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21940","title":{"rendered":"KTT ASEAN Berlangsung dalam Kualitas Udara Jakarta yang Tidak Sehat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN mulai berlangsung hari ini di Jakarta di tengah kualitas udara yang tidak sehat.&nbsp;<\/p>\n<p>Dipantau dari situs IQAir pada Selasa (5\/9\/2023) pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara Jakarta berada pada angka 156.<\/p>\n<p>Dilihat secara global, posisi Jakarta berada di peringkat ke 6 setelah Kuala Lumpur,&nbsp;Malaysia dengan indeks kualitas udara 157.<\/p>\n<p>Sementara peringkat pertama kota&nbsp;terpolusi di dunia masih negara Malaysia, yaitu kota Kuching dengan indeks&nbsp;178.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242903425\/hujan-buatan-belum-optimal-atasi-polusi-udara-di-jakarta-ini-penyebabnya\">Baca; Hujan buatan belum optimal turunkan polusi udara di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Rangking kota Jakarta ini turun dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang<br \/>selalu masuk 5 besar kota terpolusi di dunia. Bahkan tak jarang Jakarta menempati&nbsp;urutan pertama kota terpolusi di dunia.<\/p>\n<p>Meski rangking Jakarta turun, kualitas udara Jakarta tergolong tidak sehat dengan nilai konsentrasi polutan utamanya PM 2,5 di jakarta 12.9 kali panduan kualitas udara tahunan WHO.<\/p>\n<p>Sedangkan kota terbersih yang terpantau pada Selasa pagi adalah kota Kiev, Ukraina. Di kota pecahan Uni Soviet ini, indeks kualitas udaranya berada di angka 12 dan masuk&nbsp;dalam kategori hijau atau sehat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242895553\/klhk-hujan-buatan-efektif-turunkan-polusi-udara-idealnya-dilakukan-setiap-hari\">Baca: Untuk atasi polusi, hujan buatan harusnya dilakukan setiap hari<\/a><\/p>\n<p>Data kualitas udara didapat dari sejumlah kontributor, seperti KLHK, BMKG serta US&nbsp;Department of State.<\/p>\n<p>Dengan kualitas udara seperti itu, IQAir menyarankan agar masyarakat dapat<br \/>menggunakan masker saat berada di luar ruangan.<\/p>\n<p>Selain itu, jika memiliki penyaring udara&nbsp;maka dapat menyalakan penyaring udara agar udara dapat jernih kembali.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242892555\/atasi-polusi-udara-pemprov-dki-jakarta-minta-gedung-tinggi-lakukan-water-mist\">Baca: Water mist, salah satu upaya dongkrak kualitas udara Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Masyarakat juga dihimbau untuk menutup jendela agar dapat menghindari udara<br \/>kotor dari luar.<\/p>\n<p>Masyarakat, terutama&nbsp;kelompok usia rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan orangtua juga dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan.&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Universitas Indonesia&nbsp;Agus Dwi Susanto mengajak masyarakat untuk&nbsp;mengenakan masker kain yang dilapisi filter untuk&nbsp;particulate matter&nbsp;(PM) 2.5 saat&nbsp;polusi udara.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242763561\/aturan-wfh-tuk-atasi-polusi-udara-jakarta-harus-didukung-kebijakan-daerah-penyangga\">Baca: Mengatasi polusi udara di Jakarta harus didukung daerah penyangga<\/a><\/p>\n<p>Cara ini dianggap dapat menyaring 95 hingga 99 persen partikulat mikro. Selain itu,&nbsp;masyarakat juga bisa menggunakan N95, KF94 dan masker bedah.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN mulai berlangsung hari ini di Jakarta di tengah kualitas udara yang tidak sehat.&nbsp; Dipantau dari situs IQAir pada Selasa (5\/9\/2023) pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara Jakarta berada pada angka 156. Dilihat secara global, posisi Jakarta berada di peringkat ke 6 setelah Kuala Lumpur,&nbsp;Malaysia dengan indeks kualitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21941,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,403],"class_list":["post-21940","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kualitas-udara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21940","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21940"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21940\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21941"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21940"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21940"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21940"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}