{"id":21980,"date":"2026-07-30T02:33:33","date_gmt":"2026-07-30T02:33:33","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21980"},"modified":"2026-07-30T02:33:33","modified_gmt":"2026-07-30T02:33:33","slug":"bmkg-kekeringan-di-ntb-sudah-masuk-level-awas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21980","title":{"rendered":"BMKG: Kekeringan di NTB Sudah Masuk Level Awas"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini&nbsp;kekeringan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk&nbsp;kategori Siaga dan Awas.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi kekeringan ini BMKG mengimbau agar masyarakat NTB dapat berhemat dalam&nbsp;menggunakan air di musim kemarau.<\/p>\n<p>&#8220;Pada periode puncak musim kemarau tahun ini masyarakat NTB diimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif, dan&nbsp;efisien, karena kekeringan sudah dalam lampu kuning,&#8221; kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat, Nindya&nbsp;Kirana seperti yang dilansir Antaranews.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/241819955\/fenomena-el-nino-penyebab-dan-dampaknya-bagi-lingkungan-dan-pertanian\">Baca: Penyebab El Nino dan seperti ini dampaknya pada lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Berdasarkan data BPBD NTB, jumlah warga yang mengalami kesulitan air bersih<br \/>akibat terdampak kekeringan mencapai 577.025 jiwa.<\/p>\n<p>Jumlah ini tersebar di 335 desa, 70 kecamatan yang ada di sembilan kabupaten dan kota di NTB, mulai dari Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara,&nbsp;Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima dan Kota Bima.<\/p>\n<p>Beberapa wilayah yang masuk&nbsp; level Awas, adalah&nbsp;Kecamatan Sambelia&nbsp;dan Pringgabaya (Kabupaten Lombok Timur), Kecamatan Bayan (Lombok Utara), Kecamatan Utan, Buer, dan Moyo Utara (Sumbawa), Kecamatan Palibelo (Bima), Kecamatan Rasanae Timur dan Asakota (Kota Bima).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242764042\/el-nino-picu-kenaikan-harga-beras-warga-rangkasbitung-mulai-beralih-ke-palawija\">Baca: Kekeringan akibat El Nino picu harga beras, warga beralih ke palawija<\/a><\/p>\n<p>Kekeringan pada level siaga terjadi di Kecamatan Kilo,&nbsp;Manggalewa, dan Woja (Dompu), Kecamatan Donggo, Lambitu,&nbsp;Soromandi, dan Wawo (Bima), Kecamatan Raba dan Mpunda (Bima).&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat&nbsp;(Kecamatan Batu Layar, Gerung, Lembar, dan Narmada), Kabupaten Lombok&nbsp;Tengah (Kecamatan Batukliang, Janapria, dan Praya Barat).<\/p>\n<p>Di Kabupaten&nbsp;Lombok Timur wilayah yang mengalami kekeringan adalah Kecamatan Jerowaru, Labuhan Haji, Sakra Barat, Sembalun, Sikur,&nbsp;Suela, dan Sukamulia<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242879372\/el-nino-percepat-laju-lelehnya-salju-abadi-gunung-puncak-jaya\">Baca: El Nino percepat pencairan salju abadi di Puncak Jaya<\/a><\/p>\n<p>Wilayah lainnya di Kabupaten Lombok Utara (Kecamatan Gangga, Pemenang, dan<br \/>Tanjung), serta Kabupaten Sumbawa (Kecamatan Alas, Batulanteh, Moyohulu,<br \/>Orong Telu, Sumbawa, dan Unter Iwes).<\/p>\n<p>Di Kabupaten Sumbawa Barat antara lain adalah&nbsp;(Kecamatan Brang Ene, Brang Rea, Jereweh, Maluk, Poto Tano, dan Taliwang.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Level Waspada terdapat di Kabupaten Lombok Timur di Kecamatan Terara dan<br \/>Kabupaten Lombok Tengah di Kecamatan Jonggat, serta Kabupaten Lombok Barat<br \/>di Kecamatan Sekotong,&#8221; urainya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242759659\/bantu-warga-terdampak-kekeringan-akibat-el-nino-belasan-tangki-air-bersih-dikirim-ke-bandung-barat\">Baca: Kekeringan akibat El Nino, warga Bandung Barat kesulitan air bersih<\/a><\/p>\n<p>Nindya memaparkan pada dasarian pertama September 2023 (1-10 September 2023) diprakirakan peluang terjadinya hujan sangat rendah.<\/p>\n<p>Diperkirakan curah hujan dengan intensitas lebih 20 milimeter\/dasarian memiliki probabilitas kejadian&nbsp;kurang dari 90 persen yang merata di seluruh wilayah NTB.<\/p>\n<p>Nindya juga mengingatkan agar masyarakat juga perlu mewaspadai akan<br \/>terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan dan kekeringan. Hal ini kerap terjadi&nbsp;pada periode puncak musim kemarau.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242656595\/dampak-el-nino-mulai-dirasakan-petani-di-ciamis-jawa-barat\">Baca: Imbas El Nino, panen padi di Ciamis berkurang<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima,<br \/>Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa<br \/>yang terdampak kekeringan parah pada musim kemarau 2023.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda<br \/>menjelaskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga, pihaknya sudah<br \/>melakukan pendistribusian air bersih di beberapa desa terdampak kekeringan.<\/p>\n<p>&#8220;Sudah ada tujuh desa yang dilakukan distribusi air bersih yaitu Desa tonggondoa, Desa Nata, Desa Kalampa, Desa Waduwani, Desa Tambe, Desa Mpili dan Desa&nbsp;Bugis,&#8221; jelas Nurul.<\/p>\n<p>Tim Satuan Tugas Penanganan&nbsp;Bencana BPBD akan terus memantau perkembangan jumlah desa yang terdampak kekeringan lantas dilakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini&nbsp;kekeringan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk&nbsp;kategori Siaga dan Awas. Untuk mengatasi kekeringan ini BMKG mengimbau agar masyarakat NTB dapat berhemat dalam&nbsp;menggunakan air di musim kemarau. &#8220;Pada periode puncak musim kemarau tahun ini masyarakat NTB diimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif, dan&nbsp;efisien, karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21981,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[210,2683],"class_list":["post-21980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kekeringan","tag-ntb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21980"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21980\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21981"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}