{"id":22104,"date":"2026-07-30T02:34:19","date_gmt":"2026-07-30T02:34:19","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22104"},"modified":"2026-07-30T02:34:19","modified_gmt":"2026-07-30T02:34:19","slug":"bmkg-waspadai-cuaca-ekstrem-seminggu-ke-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22104","title":{"rendered":"BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem Seminggu Ke Depan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta&nbsp; masyarakat untuk&nbsp;mewaspadai cuaca ekstrem pada seminggu kedepan (26 hingga 31 Agustus 2023).<\/p>\n<p>Dipantau dari situs BMKG, cuaca ekstrem tersebut ditandai dengan potensi terjadinya puting beliung, hujan&nbsp;lebat disertai kilat\/petir, hujan es, dll.<\/p>\n<p>Kondisi ini, menurut BMKG dapat memicu terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang,&nbsp;dan jalan licin.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/242801671\/harga-beras-dunia-terus-terkerek-naik-sejumlah-negara-afrika-sangat-rasakan-dampaknya\">Baca: Dampak El Nino picu kenaikan harga beras dunia<\/a><\/p>\n<p>Karena itu BMKG mengimbau agar masyarakat waspada dan tetap berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem ini.<\/p>\n<p>Cuaca ekstrem ini terjadi akibat adanya aktivitas gelombang atmosfer Rossby<br \/>Ekuator diprakirakan aktif di sebagian wilayah Sumatera bagian utara dan tengah,&nbsp;Kalimantan bagian utara dan tengah, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku bagian utara, Papua Barat, dan Papua.<\/p>\n<p>Faktor lainnya adalah adanya gelombang Kelvin yang diprakirakan aktif di Sumatera&nbsp;bagian selatan, Papua Barat, dan Papua bagian utara dalam sepekan ke depan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242879372\/el-nino-percepat-laju-lelehnya-salju-abadi-gunung-puncak-jaya\">Baca: Fenomena El Nino percepat lelehnya salju abadi di Puncak Jaya<\/a><\/p>\n<p>Berbagai faktor inilah yang mendukung potensi pertumbuhan awan hujan yang bisa memicu cuaca ekstrem.<\/p>\n<p>BMKG memperkirakan cuaca ekstrem terjadi pada 25-26 Agustus&nbsp;2023 di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan. Riau,Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan.<\/p>\n<p>Cuaca ekstrem juga berpotensi terjaid di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah,<br \/>Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah,<br \/>Sulawesi Selatan,Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242764042\/el-nino-picu-kenaikan-harga-beras-warga-rangkasbitung-mulai-beralih-ke-palawija\">Baca: Fenomena El Nino picu kanaikan harga beras, warga Rangkasbitung mulai beralih ke palawija<\/a><\/p>\n<p>Sementara pada tanggal 27 hingga 28 Agustus 2023 cuaca ekstrem diperkirakan<br \/>terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu.<\/p>\n<p>Cuaca ekstrem juga berpeluang terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku&nbsp;Utara, Papua Barat dan Papua.<\/p>\n<p>Pada tanggal 29 hingga 31 Agustus 2023, wilayah Sumatera Utara,<br \/>Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara,Sulawesi Utara, Maluku Utara Papua Barat dan Papua diperkirakan terjadi cuaca ekstrem.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242759659\/bantu-warga-terdampak-kekeringan-akibat-el-nino-belasan-tangki-air-bersih-dikirim-ke-bandung-barat\">Baca: Dampak El Nino, warga Bandung Barat kesulitan air bersih<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan puncak musim<br \/>kemarau diprakirakan terjadi pertengahan Agustus hingga September 2023.<\/p>\n<p>&#8220;Nanti setelah masuk Oktober mulai berkurang, berkurang tapi masih kering. Nah<br \/>diprediksi hujan ini November,&#8221; ungkap Dwikorita.<\/p>\n<p>Dalam kurun waktu tersebut, cuaca panas dan kering akan terus meningkat. Kondisi&nbsp;ini dapat membuat cuaca panas akan terus meningkat dalam kurun waktu tersebut dan&nbsp;membuka peluang terjadinya kebakaran hutan dan lahan.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta&nbsp; masyarakat untuk&nbsp;mewaspadai cuaca ekstrem pada seminggu kedepan (26 hingga 31 Agustus 2023). Dipantau dari situs BMKG, cuaca ekstrem tersebut ditandai dengan potensi terjadinya puting beliung, hujan&nbsp;lebat disertai kilat\/petir, hujan es, dll. Kondisi ini, menurut BMKG dapat memicu terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22105,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,459],"class_list":["post-22104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22104"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22104\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}