{"id":22120,"date":"2026-07-30T02:34:26","date_gmt":"2026-07-30T02:34:26","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22120"},"modified":"2026-07-30T02:34:26","modified_gmt":"2026-07-30T02:34:26","slug":"el-nino-percepat-laju-lelehnya-salju-abadi-gunung-puncak-jaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22120","title":{"rendered":"El Nino Percepat Laju Lelehnya Salju Abadi Gunung Puncak Jaya"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p>Foto: ilmugeografi.com<\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemanasan global mengancam keberadaan salju abadi atau tutupan es di Gunung Puncak Jaya, Papua. Fenomena El Nino memperparah kondisi ini.<\/p>\n<p>Fenomena El Nino yang terjadi saat ini diperkirakan akan&nbsp;turut mempercepat kepunahan tutupan es di Puncak Jaya&nbsp;tersebut.<\/p>\n<p>Dampak El Nino pada keberadaan salju abadi di Puncak Jaya ini diungkapkan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika&nbsp;(BMKG) Dwikorita Karnawati dalam seminar berjudul &rdquo;Salju Abadi Menjelang Kepunahan: Dampak Perubahan&nbsp;Iklim?&rdquo; di Jakarta, Selasa (22\/8\/2023).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242765101\/klhk-sejumlah-spesies-baru-ditemukan-di-hutan-indonesia\">Baca: KLHK temukan sejumlah spesies baru di hutan Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Melelehnya salju abadi di Puncak Jaya juga mengancam ekosistem yang ada di sekitar salju abadi tersebut.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Perubahan iklim juga berdampak pada kehidupan masyarakat adat setempat yang&nbsp;telah lama bergantung pada keseimbangan lingkungan dan sumber daya alam di&nbsp;wilayah tersebut,&rdquo; jelas Dwikora seperti yang dilansir Antaranews.<\/p>\n<p>Dwikorita menjelaskan Indonesia menjadi salah&nbsp;satu lokasi unik di wilayah tropis karena memiliki salju abadi.<\/p>\n<p>Dwikorita memaparkan salju abadi di Puncak Jaya ini adalah sebuah keajaiban alam yang menarik banyak perhatian dari kalangan ilmuwan, peneliti, serta pecinta&nbsp;alam.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24681919\/hari-spesies-terancam-punah-kapan-dan-mengapa-diperingati\">Baca: Mengenal hari spesies terancam punah sedunia<\/a><\/p>\n<p>Sayangnya, dalam beberapa dekade terakhir, terjadi penurunan drastis luas area salju abadi tersebut.<\/p>\n<p>Ia memaparkan, sejak tahun 2010, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) BMKG bersama Ohio State University, AS, telah&nbsp;melakukan studi terkait analisis paleo-klimatologi berdasarkan inti es (<em>ice core<\/em>) pada gletser Puncak Jaya.<\/p>\n<p>BMKG dengan didukung PT Freeport Indonesia kemudian terus melakukan kegiatan pemantauan secara berkala terhadap luas dan tebal gletser di Puncak<br \/>Jaya.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241787020\/ekosistem-lamun-punya-peran-penting-jernihkan-kawasan-pesisir-tapi-sering-diabaikan\">Baca: Mengenal ekosistem lamun yang bisa jernihkan pesisir<\/a><\/p>\n<p>Hasilnya, sejak pengamatan dilakukan sampai saat ini, tutupan es di Puncak<br \/>Jaya mengalami pencairan dan menuju kepunahan.<\/p>\n<p>Pada 2010, tebal es diperkirakan mencapai 32 meter dan laju penipisan es sebesar 1 meter per tahun terjadi pada tahun 2010-2015.<\/p>\n<p>Kemudian saat terjadi El Nino kuat pada tahun 2015-2016, penipisan es pun mencapai 5 meter per tahun.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24665199\/3-cara-agar-pendidikan-turut-memberi-solusi-bagi-perubahan-iklim\">Baca: Pendidikan yang memberikan solusi bagi perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Dengan kondisi seperti itu, Dwikorita mengajak semua pihak perlu meningkatkan<br \/>kesadaran tentang pentingnya menjaga dan melindungi lingkungan.<\/p>\n<p>Upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim harus dilakukan bersama baik oleh pemerintah,&nbsp;masyarakat, maupun sektor swasta dan pihak terkait lainnya.<\/p>\n<p>Selain itu, upaya lain yang perlu dilakukan adalah pengurangan emisi Gas Rumah<br \/>Kaca dan penerapan energi baru atau terbarukan.<\/p>\n<p>&rdquo;Kita perlu terus menjaga dan mengendalikan laju kenaikan suhu dengan cara mentransformasikan energi fosil&nbsp;menjadi energi yang lebih ramah lingkungan,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24988339\/kebijakan-ekspor-pasir-laut-mengancam-kehidupan-nelayan-dan-ekosistem-pesisir\">Baca: Ekspor pasir laut mengancam kelestarian ekosistem pesisir<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya, dalam Dialog untuk Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka<br \/>Panjang Nasional di BAPPENAS, BMKG mengimbau perlunya program yang lebih sistematis dan berkelanjutan untuk pemantauan terhadap parameter lingkungan.<\/p>\n<p>Donaldi Sukma Permana, Pakar Klimatologi BMKG yang memimpin&nbsp;Studi Dampak Perubahan Iklim pada Gletser di Puncak Jaya menjelaskan dalam&nbsp;rentang waktu tahun 2016-2022, laju penipisan es terjadi sekitar 2,5 meter per&nbsp;tahun.<\/p>\n<p>Sedangkan luas tutupan es pada tahun 2022 sekitar 0,23 kilometer persegi dan<br \/>terus mengalami pencairan. Hal ini lanjut Donaldi, sebagai salah satu faktor yang<br \/>ikut berkontribusi terhadap peningkatan tinggi muka laut secara global.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani disarikan dari berbagai sumber<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto: ilmugeografi.com 7cloud.asia &#8211; Pemanasan global mengancam keberadaan salju abadi atau tutupan es di Gunung Puncak Jaya, Papua. Fenomena El Nino memperparah kondisi ini. Fenomena El Nino yang terjadi saat ini diperkirakan akan&nbsp;turut mempercepat kepunahan tutupan es di Puncak Jaya&nbsp;tersebut. Dampak El Nino pada keberadaan salju abadi di Puncak Jaya ini diungkapkan Kepala Badan Meteorologi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22121,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[68,17,5643],"class_list":["post-22120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-el-nino","tag-lingkungan","tag-puncak-jaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22120\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}