{"id":22472,"date":"2026-07-30T02:36:34","date_gmt":"2026-07-30T02:36:34","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22472"},"modified":"2026-07-30T02:36:34","modified_gmt":"2026-07-30T02:36:34","slug":"5-perusahaan-penghasil-sampah-plastik-terbesar-ini-mulai-memikirkan-daur-ulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22472","title":{"rendered":"5 Perusahaan Penghasil Sampah Plastik Terbesar Ini Mulai Memikirkan Daur Ulang"},"content":{"rendered":"<div class=\"mb-8 px-0 md:mb-20 md:px-14\">\n<div class=\"relative\">\n<div class=\"detail-article font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"detail-article\">\n<div class=\"\">\n<div id=\"3\" class=\"detail-article mb-1 font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"content-article\">\n<p><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sampah plastik masih menjadi momok besar yang mengancam dunia. Produksi sampah plastik terus meningkat sementara kemampuan untuk mendaur ulang belum mencapai kemajuan berarti.<\/p>\n<p>Laporan&nbsp;Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang dirilis 22 Februari 2022 menyebut, jumlah sampah plastik yang dihasilkan pada 2021 meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding sebelumnya menjadi 353 juta ton.<\/p>\n<p>Fortuneidn.com mengutip Japan Today mennulis Laporan OECD itu juga menggarisbawahi bahwa sampah plastik menyumbang 3,4 persen dari emisi rumah kaca global pada 2019.<\/p>\n<p>Data The Changing Markets Foundation pada 2020 memuat beberapa perusahaan yang berada di peringkat teratas produksi kemasan plastik yang kemudian menjadi sampah plastik terbanyak di dunia.<\/p>\n<p>Perusahaan-perusahaan itu turut menyumbang peningkatan sampah plastik secara global termasuk di Indonesia.<\/p>\n<p>Kabar baiknya, perusahaan-perusahaan penghasil sampah plastik terbesar itu kini mulai mendaur-ulang sampah plastik yang dihasilkannya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/241810057\/koalisi-pawai-bebas-plastik-ajak-masyarakat-ramai-ramai-terapkan-guna-ulang-apa-bedanya-dengan-daur-ulang\">Baca: Kampanye konsep guna ulang untuk kurangi sampah plastik<\/a><\/p>\n<p>Berikut ini lima perusahaan dengan produksi kemasan plastik terbanyak di dunia sebagaimana dilansir fortuneidn.com:&nbsp;<\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"wrapper-ads\"><strong>1. The Coca-Cola Company<\/strong><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Didirikan pada 1982 di Georgia, Amerika Serikat, The Coca-Cola Company&nbsp; produk mereka mendunia. Bahkan Coca Cola memiliki restoran dan mesin penjualan yang tersebar di lebih dari 200 negara.&nbsp;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div id=\"6\" class=\"detail-article mb-1 font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"content-article\">\n<p>Diperkirakan, The Coca-Cola Company memproduksi kemasan plastik sebanyak 2.900.000 ton untuk produk mereka. Meskipun begitu, perusahaan ini sudah memiliki beberapa rencana untuk mengurangi sampah plastik yang diproduksi.&nbsp;<\/p>\n<p>Salah satunya, mulai 1 Agustus 2022 Coca Cola akan mengubah kemasan soda&nbsp;<em>lemon-lime&nbsp;<\/em>Sprite dari hijau menjadi plastik bening.<\/p>\n<p>Pasalnya, plastik botol hijau Sprite disebut mengandung&nbsp;<em>green<\/em>&nbsp;<em>polietilena tereftalat&nbsp;<\/em>hijau (PET). Meskipun dapat didaur ulang, zat aditif tersebut tidak dapat secara khusus didaur ulang menjadi botol baru.<\/p>\n<p>Pada 2025, Coca Cola akan mengurangi penggunaan sedotan plastik. Khusus di Australia, penggunaan sedotan plastik akan digantikan dengan sedotan yang berbahan dasar kertas.&nbsp;<\/p>\n<p>Adapun target lain yang hendak dicapai Coca Cola adalah, pada 2030, perusahaan ini menargetkan mampu mendaur ulang 50 persen dari kemasan botol ataupun plastik yang mereka produksi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24767019\/klhk-ajak-masyarakat-tak-beli-produk-yang-enggan-kelola-sampah-plastik-yang-dihasilkannya\">Baca: KLHK ajak warga boikot produk yang tak peduli sampah plastik<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"wrapper-ads\"><strong>2. PepsiCo<\/strong><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">PepsiCo didirikan pada 1965 melalui penggabungan Pepsi-Cola dan Frito-Lay. Kompetitor The Coca-Cola Company ini menempati posisi kedua sebagai perusahaan yang memproduksi kemasan plastik terbanyak.&nbsp;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div id=\"9\" class=\"detail-article mb-1 font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"content-article\">\n<p>PepsiCo diperkirakan memproduksi kemasan plastik sebanyak 2.300.000 ton untuk kemasan produk makanan dan minuman ringan mereka.<\/p>\n<p>Namun, perusahaan menargetkan 25 persen kemasan plastik dapat mereka daur ulang pada 2025. Pihak PepsiCo mengatakan telah menetapkan tujuan pengurangan plastik termasuk mengurangi plastik murni sebesar 35 persen pada 2025 mendatang.<\/p>\n<p>Selain itu, PepsiCo juga megembangkan isi ulang dan penggunaan kembali melalui bisnis seperti SodaStream dan SodaStream Professional.<\/p>\n<p>&#8220;Program ini kami perkirakan akan menghindari 67 miliar botol plastik sekali pakai hingga 2025,&rdquo; kata seorang juru bicara PepsiCo, dilansir dari&nbsp;<em>The Guardian<\/em>, Jumat (16\/9\/2022).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/241809728\/menutup-bulan-juli-ini-seruan-koalisi-pawai-bebas-plastik-kurangi-polusi-plastik\">Baca: Koalisi Bebas Plastik desak transparansi soal pengelolaan sampah plastik&nbsp;<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"wrapper-ads\"><strong>3. Nestl&eacute;<\/strong><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Nestl&eacute; dibentuk pada tahun 1905 melalui penggabungan antara Anglo-Swiss Milk Company dan Farine Lact&eacute;e Henri Nestl&eacute;. Perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Swiss ini memproduksi berbagai jenis produk mulai dari makanan hingga minuman.&nbsp;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div id=\"12\" class=\"detail-article mb-1 font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"content-article\">\n<p>Dalam pengemasan, Nestle menggunakan 1.700.000 ton kemasan plastik. Hingga kini Nestl&eacute; masih menggunakan kemasan satu kali pakai.&nbsp;Meskipun demikian, Nestl&eacute; sedang mencari kemasan alternatif lain selain plastik, yang dapat digunakan satu kali pakai dan inovasi lainnya.<\/p>\n<p>Misalnya, pada 2019 Nestl&eacute; Indonesia meluncurkan inovasi berupa sedotan kertas untuk minuman kemasan produk mereka. Terobosan itu didasari oleh dukungan terhadap target pemerintah mengurangi sampah plastik hingga 70 persen pada 2025.<\/p>\n<p>Executive Vice President Nestl&eacute; SA untuk Zona Asia, Oceania dan Afrika Sub-Sahara (AOA) Chris Johnson menjelaskan, inisiatif ini merupakan kontribusi terkini pihaknya untuk mewujudkan komitmen Nestl&eacute; untuk mendaur ulang dan menggunakan kembali 100 persen kemasan pada tahun 2025.<\/p>\n<p>Selain itu, perusahaan juga memiliki rencana mengenai penggunaan kemasan yang dapat digunakan kembali dengan sistem&nbsp;<em>refill<\/em>. Kini, rencana tersebut sedang diproses dan berada dalam tahap uji coba.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/241808660\/digelar-pada-minggu-30-juli-pawai-bebas-plastik-2023-usung-tiga-tuntutan-tuk-atasi-polusi-plastik\">Baca: Tiga tuntutan koalisi bebas plastik<\/a><\/p>\n<p><strong>4. Danone<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Danone merupakan produsen makanan dan minuman terbesar di dunia yang berpusat di Prancis.<\/div>\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Di Indonesia, Danone mengembangkan 4 kategori utama dalam bisnisnya, yaitu produk susu segar, nutrisi awal kehidupan, air, dan gizi medis.&nbsp;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div id=\"15\" class=\"detail-article mb-1 font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"content-article\">\n<p>Beberapa produk tersebut dikemas dengan menggunakan kemasan plastik. Adapun jumlah kemasan plastik yang diproduksi perusahaan ini adalah 820.000 ton.&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam upaya mengurangi sampah plastik, Danone telah menargetkan 25 persen pendaurulangan untuk semua kemasan plastik di tahun 2025. Adapun di 2050, Danone menargetkan 50 persen daur ulang untuk kemasan botol.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24687100\/6-cara-asyik-kurangi-sampah-plastik\">Baca: Cara asyik kurangi sampah plastik<\/a><\/p>\n<p><strong>5. P&amp;G<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Procter &amp; Gamble&nbsp;Co. (P&amp;G) didirikan pada 1837 dan berkantor pusat di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat (AS).<\/div>\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Perusahaan multinasional ini memiliki beberapa produk, seperti produk untuk perawatan bayi, perawatan tubuh, perawatan rambut, perawatan rumah, perawatan mulut, dan lainnya.<\/div>\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"relative mb-1\" data-testid=\"embed-image-article\">Produk-produk tersebut banyak dikemas dengan menggunakan kemasan plastik yang kemudian menjadi sampah plastik.<\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"\">\n<div id=\"18\" class=\"detail-article mb-1 font-pt_serif text-size16 leading-8 md:text-size18\" data-testid=\"content-article\">\n<p>Jumlah kemasan plastik yang kemudian menjadi sampah plastik yang diproduksi P&amp;G diperkirakan&nbsp; mencapai 714.000 ton.<\/p>\n<p>P&amp;G pada 2025 menargetkan untuk melakukan daur ulang terhadap 8 persen kemasan plastik yang mereka produksi.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24705734\/mengenal-bioplastik-apakah-benar-benar-ramah-lingkungan\">Baca: apakah bioplastik benar-benar aman untuk lingkungan<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div data-testid=\"related-topics\">\n<h3 class=\"mt-2 pb-2 font-pt_serif text-size18 font-bold md:text-size22\">&nbsp;<\/h3>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sampah plastik masih menjadi momok besar yang mengancam dunia. Produksi sampah plastik terus meningkat sementara kemampuan untuk mendaur ulang belum mencapai kemajuan berarti. Laporan&nbsp;Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang dirilis 22 Februari 2022 menyebut, jumlah sampah plastik yang dihasilkan pada 2021 meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding sebelumnya menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22473,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5728,5726,5725,3591,5727,686],"class_list":["post-22472","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-coca-cola","tag-danone","tag-kemasan-plastik","tag-nestle","tag-pepsico","tag-sampah-plastik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22472"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22472\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}