{"id":22517,"date":"2026-07-30T02:36:45","date_gmt":"2026-07-30T02:36:45","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22517"},"modified":"2026-07-30T02:36:45","modified_gmt":"2026-07-30T02:36:45","slug":"hari-anak-nasional-2023-negara-diminta-hadir-dalam-perlindungan-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22517","title":{"rendered":"Hari Anak Nasional 2023: Negara Diminta Hadir dalam Perlindungan Anak"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Dalam peringatan Hari Anak Nasional (2023) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Komisi VIII DPR menyoroti isu kekerasan hingga perundungan atau&nbsp;<em>bullying<\/em>&nbsp;yang masih menghantui generasi penerus bangsa.&nbsp;<\/p>\n<p>Komisi VIII DPR yang salah satu bidang tugasnya terkait perlindungan anak memberi sejumlah catatan di Hari Anak Nasional 2023.<\/p>\n<p>Memperingati Hari Anak Nasional kali ini, pemerintah didorong menciptakan ekosistem yang bisa memberikan perlindungan bagi anak dari berbagai bentuk kekerasan.<\/p>\n<p>Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), ada 21.241 anak yang menjadi korban kekerasan di dalam negeri pada tahun 2022.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/241782731\/cara-cerdas-menumbuhkan-motivasi-belajar-anak-jangan-pernah-memarahi-saat-anak-nggak-paham\">Cara Cerdas Menumbuhkan Motivasi Belajar Anak, Jangan Pernah Memarahi Saat Anak Nggak Paham<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Jenis kekerasan yang paling banyak dialami oleh anak Indonesia adalah kekerasan fisik (3.746 kasus), kekerasan psikis (4.162 kasus), dan kekerasan seksual (9.588 kasus).&nbsp;<\/p>\n<p>Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab negara dalam menjamin hak-hak dasar anak.<\/p>\n<p>Negara, ujarnya, antara lain harus menjamin hak anak dalam mendapatkan keamanan, hak mendapatkan pendidikan hingga hak memperoleh kesehatan.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Negara perlu hadir untuk memastikan agar anak-anak terlindungi dari berbagai persoalan. Terutama bagaimana Pemerintah harus menciptakan ekosistem perlindungan bagi anak dan lingkungan yang ramah anak,&#8221; kata Ace dalam keterangan persnya, Senin (24\/7\/2023) sperti dikutip Antaranews.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241594334\/lebih-dari-600-ribu-anak-papua-tidak-sekolah-mengurai-kompleksnya-masalah-pendidikan-di-papua\">Lebih dari 600 Ribu Anak Papua Tidak Sekolah, Mengurai Kompleksnya Masalah Pendidikan di Papua<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ace berharap, berbagai persoalan yang menjadi sorotan Komisi VIII bisa mendapat perhatian lebih sehingga tidak terus berkelanjutan.<\/p>\n<p>Ace mencatat berbagai problematika yang dihadapi anak-anak Indonesia saat ini belum tertangani dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Antara lain kekerasan terhadap anak yang masih cukup tinggi, perundungan atau bullying, pernikahan anak, anak yang berhadapan dengan hukum, ketergantungan terhadap gawai serta narkoba,&#8221; ungkapnya.&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ace menganggap kasus kekerasan terhadap anak masih menjadi pekerjaan rumah bagi negara.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/241800318\/kemiskinan-jadi-alasan-perdagangan-organ-tubuh-ini-kata-puan-maharani\">Kemiskinan Jadi Alasan Perdagangan Organ Tubuh, Ini Kata Puan Maharani<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menekankan Pemerintah perlu melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak.&nbsp;<\/p>\n<p>Menurutnya, pemerintah perlu bekerja keras untuk meningkatkan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap anak.<\/p>\n<p>Ia menekankan pentingnya pelaku kekerasan terhadap anak harus dihukum dengan tegas agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya percaya bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang dengan aman dan bahagia,&#8221; ungkap Ace.&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241739273\/komisi-x-dpr-soroti-tingginya-angka-putus-sekolah-dan-tidak-meratanya-pendidikan-di-ntt\">Komisi X DPR Soroti Tingginya Angka Putus Sekolah dan Tidak Meratanya Pendidikan di NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Terkait aksi bullying atau perundungan pada anak, Legislator Dapil Jawa Barat II ini menyinggung mengenai kejadian pembakaran sekolah yang dilakukan oleh seorang siswa SMPN 2 Pringsutat, Temanggung.<\/p>\n<p>Pembakaran itu dipicu oleh sakit hati siswa pelaku akibat kerap di-<em>bully<\/em>&nbsp;oleh teman dan gurunya sendiri.&nbsp;<\/p>\n<p>&ldquo;Efek psikis pada anak yang menjadi korban&nbsp;<em>bullying<\/em>&nbsp;mempengaruhi perilaku dan keputusannya di masa depan. Banyak juga peristiwa pidana yang dipicu akibat aksi&nbsp;<em>bullying<\/em>,&rdquo; sebutnya.<\/p>\n<p>Fenomena ini, lanjutnya, harus jadi perhatian kita bersama agar bagaimana kita temukan solusi yang komprehensif untuk mencegah aksi-aksi&nbsp;<em>bullying<\/em>&nbsp;beserta dampak yang bisa terjadi,&rdquo; imbuh Ace.<\/p>\n<p>Baca:&nbsp;&nbsp;<strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24683448\/pkbm-harapan-untuk-mereka-yang-putus-sekolah\">PKBM, Harapan Untuk Mereka yang Putus Sekolah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, kejadian di Temanggung adalah bukti bagaimana seorang anak korban bullying bisa bertindak nekat tanpa mempertimbangkan baik dan buruknya.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Ace mengatakan harus ada kerja sama lintas instansi untuk mengatasi persoalan&nbsp;<em>bullying<\/em>.<\/p>\n<p>&ldquo;Negara perlu bersikap serius mengenai pengawasan, ditambah edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dari bullying serta pendampingan bagi korban,&#8221; tuturnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dalam peringatan Hari Anak Nasional (2023) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, Komisi VIII DPR menyoroti isu kekerasan hingga perundungan atau&nbsp;bullying&nbsp;yang masih menghantui generasi penerus bangsa.&nbsp; Komisi VIII DPR yang salah satu bidang tugasnya terkait perlindungan anak memberi sejumlah catatan di Hari Anak Nasional 2023. Memperingati Hari Anak Nasional kali ini, pemerintah didorong [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22518,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[344,488],"class_list":["post-22517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-anak","tag-kekerasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22517"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22517\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22518"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}