{"id":22525,"date":"2026-07-30T02:36:49","date_gmt":"2026-07-30T02:36:49","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22525"},"modified":"2026-07-30T02:36:49","modified_gmt":"2026-07-30T02:36:49","slug":"empat-cara-penjahat-gunakan-teknologi-ai-untuk-sasar-lebih-banyak-korban-simak-cara-menangkalnya-di-sini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22525","title":{"rendered":"Empat Cara Penjahat Gunakan Teknologi AI untuk Sasar Lebih Banyak Korban, Simak Cara Menangkalnya di Sini"},"content":{"rendered":"<div class=\"grid-ten large-grid-nine grid-last content-body content entry-content instapaper_body inline-promos\">\n<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p>Ilustrasi artificial inteligence atau AI.<strong> Foto: interstudio.com<\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Berbagai peringatan tentang kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence)<\/em>&nbsp;atau yang dikenal dengan teknologi AI sudah ada di mana-mana saat ini.<\/p>\n<p>Peringatan ini&nbsp; termasuk&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.safe.ai\/statement-on-ai-risk\">pesan menakutkan<\/a>&nbsp;tentang potensi teknologi AI untuk menyebabkan kepunahan manusia, mengingatkan kita tentang adegan di film Terminator.<\/p>\n<p>Berikut ulasan tentang bahaya teknologi AI yang ditulis Daniel Prince, Professor of Cyber Security,&nbsp;<a href=\"https:\/\/theconversation.com\/institutions\/lancaster-university-1176\">Lancaster University<\/a>&nbsp;dan sudah diterbitkan di The Conversation.&nbsp;<\/p>\n<p>Rishi Sunak, Perdana Menteri (PM) Inggris &ndash; tempat saya saat ini mengajar &ndash; bahkan sudah&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.gov.uk\/government\/news\/pm-urges-tech-leaders-to-grasp-generational-opportunities-and-challenges-of-ai\">mengadakan pertemuan untuk membahas keamanan teknologi AI<\/a>.<\/p>\n<p>Nyatanya, kita sebenarnya telah menggunakan teknologi AI sejak lama &ndash; mulai dari algoritme yang digunakan untuk&nbsp;<a href=\"https:\/\/online.york.ac.uk\/ai-search-and-recommendation-algorithms\/\">merekomendasikan produk yang relevan<\/a>&nbsp;saat berbelanja daring, hingga mobil dengan teknologi yang dapat&nbsp;<a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Traffic-sign_recognition\">mengenali rambu lalu lintas<\/a>&nbsp;dan mampu&nbsp;<a href=\"https:\/\/journals.sagepub.com\/doi\/full\/10.1177\/17298814211002974\">memosisikan diri di jalur yang benar<\/a>.<\/p>\n<p>Teknologi AI adalah alat untuk meningkatkan efisiensi, memproses dan menyortir data dalam volume besar, serta melepaskan sebagian beban pengambilan keputusan dari tangan kita.<\/p>\n<p>Meski demikian, alat ini terbuka untuk semua orang, termasuk para penjahat. Dan kita sudah melihat bagaimana penjahat mengadopsi teknologi AI pada masa-masa awal ini &ndash; misalnya penggunaan teknologi&nbsp;<em>deepfake<\/em>&nbsp;(rekayasa citra atau muka manusia) untuk&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.bbc.co.uk\/news\/entertainment-arts-65854112\">melakukan pornografi balas dendam (<em>revenge porn<\/em>)<\/a>.<\/p>\n<p>Teknologi AI dapat&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.europol.europa.eu\/crime-areas-and-statistics\/crime-areas\/cybercrime\">meningkatkan efisiensi aktivitas kriminal<\/a>. Ini membuka celah bagi pelanggar hukum untuk menyasar lebih banyak orang dan membuat apa yang mereka lakukan lebih sulit dikenali.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24689048\/tiga-jenis-pekerjaan-ini-belum-akan-tergusur-oleh-ai\">Tiga Jenis Pekerjaan Ini Belum Akan Tergusur oleh teknologi AI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Mengamati bagaimana penjahat telah beradaptasi dengan, dan mengadopsi, kemajuan teknologi di masa lalu, dapat menjadi petunjuk bagi kita untuk memahami bagaimana mereka mungkin akan memanfaatkan teknologi AI.<\/p>\n<p><strong>1. Pancingan (<em>phising<\/em>) yang lebih baik<\/strong><\/p>\n<p>Teknologi AI seperti&nbsp;<a href=\"https:\/\/openai.com\/blog\/chatgpt\">ChatGPT<\/a>&nbsp;dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/bard.google.com\/\">Bard<\/a>&nbsp;milik Google telah membantu aktivitas penulisan, misalnya memungkinkan penulis yang tidak berpengalaman untuk menyusun pesan pemasaran yang efektif.<\/p>\n<p>Namun, teknologi ini juga dapat membantu penjahat terlihat lebih dapat dipercaya saat menghubungi calon korban mereka.<\/p>\n<p>Bayangkan semua email&nbsp;<em>spam<\/em>&nbsp;dan teks&nbsp;<em>phishing<\/em>&nbsp;(penipuan&nbsp;<em>online<\/em>&nbsp;untuk mendapatkan informasi data pribadi) yang tulisannya buruk dan mudah dideteksi.<\/p>\n<p>Konten tulisan yang masuk akal dan mudah dipercaya adalah kunci untuk dapat memperoleh informasi dari korban.<\/p>\n<p><em>Phishing<\/em>&nbsp;adalah masalah angka:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.securitymagazine.com\/articles\/90345-more-than-three-billion-fake-emails-are-sent-worldwide-every-day\">diperkirakan 3,4 miliar email <em>spam<\/em><\/a>&nbsp;dikirim setiap hari. Perhitungan saya sendiri menunjukkan bahwa jika penjahat dapat meningkatkan kualitas pesan mereka sehingga sebanyak 0,000005% saja dari pesan&nbsp;<em>spam<\/em>&nbsp;tersebut mampu meyakinkan seseorang untuk mengungkapkan informasi, ini akan menghasilkan 6,2 juta korban&nbsp;<em>phishing<\/em>&nbsp;lebih banyak setiap tahun.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/241774399\/dengan-kecerdasan-buatan-atau-ai-le-sserafim-dan-fifty-fifty-dinyanyikan-oleh-spongebob-bagaimana-jadinya\">Dengan Kecerdasan Buatan atau AI, Le Sserafim dan Fifty-Fifty dinyanyikan oleh Spongebob, Bagaimana Jadinya?<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>2. Interaksi otomatis<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu penggunaan awal teknologi AI adalah untuk mengautomasi interaksi antara pelanggan dan layanan melalui teks, pesan obrolan, dan telepon.<\/p>\n<p>Hal ini memungkinkan respons yang lebih cepat untuk pelanggan sehingga dapat mengoptimalkan efisiensi bisnis.<\/p>\n<p>Pihak pertama yang berinteraksi denganmu ketika menghubungi sebuah organisasi kemungkinan besar adalah sistem AI, sebelum kamu berbicara dengan manusia.<\/p>\n<p>Para penjahat bisa saja menggunakan cara yang sama untuk membentuk interaksi otomatis dengan calon korban dalam jumlah besar,&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.scmagazine.com\/news\/emerging-technology\/attackers-using-ai-to-enhance-conversational-scams-over-mobile-devices\">dalam skala yang mustahil<\/a>&nbsp;dilakukan hanya oleh manusia.<\/p>\n<p>Mereka dapat menyamar sebagai sebuah layanan sah, seperti bank, melalui telepon dan email untuk mendapatkan informasi yang kemudian memungkinkan mereka untuk mencuri uangmu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24624629\/kenali-gen-alfa-yang-akan-membentuk-dunia-kerja-di-masa-depan\">Kenali Gen Alfa yang Akan Membentuk Dunia Kerja di Masa Depan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>3.&nbsp;<em>Deepfake<\/em><\/strong><\/p>\n<p>AI sangat pintar dalam menghasilkan model matematika yang dapat &ldquo;dilatih&rdquo; dengan jumlah data yang besar dari dunia nyata dan menjadikan model tersebut bisa melakukan tugas tertentu dengan lebih baik.<\/p>\n<p>Teknologi&nbsp;<em>deepfake<\/em>&nbsp;dalam video dan audio adalah contohnya. Penampilan&nbsp;<em>deepfake<\/em>&nbsp;yang disebut&nbsp;<a href=\"https:\/\/blogs.nvidia.com\/blog\/2022\/09\/13\/metaphysic-ai-avatars-americas-got-talent\/\">Metaphysic<\/a>&nbsp;baru-baru mmendemonstrasikan potensi teknologi ini ketika meluncurkan video&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=mJeE9BNEa-o\">Simon Cowell menyanyikan opera dalam acara televisi America&rsquo;s Got Talent<\/a>.<\/p>\n<p>Teknologi ini berada di luar jangkauan sebagian besar penjahat, tetapi kemampuan untuk menggunakan AI dalam meniru cara seseorang menanggapi teks, menulis&nbsp;<em>email<\/em>, merekam catatan suara, atau melakukan panggilan telepon menjadi terbuka lebar dengan hadirnya AI.<\/p>\n<p>Begitu pula dengan data untuk melatihnya, yang bisa dikumpulkan dari video di media sosial, misalnya.<\/p>\n<p>Media sosial selalu menjadi ladang bagi para penjahat untuk menggali informasi mengenai target potensial mereka.<\/p>\n<p>Saat ini AI berpotensi digunakan untuk membuat versi&nbsp;<em>deepfake<\/em>&nbsp;dirimu.&nbsp;<em>Deepfake<\/em>&nbsp;ini dapat disalahgunakan penjahat untuk berinteraksi dengan teman dan keluargamu dan meyakinkan mereka untuk menyerahkan informasi tentang kamu kepada penjahat.<\/p>\n<p>Jika mereka memperoleh&nbsp;<a href=\"https:\/\/dl.acm.org\/doi\/abs\/10.1145\/3372297.3417892\">lebih banyak hal tentang hidupmu<\/a>, maka mereka akan lebih mudah, misalnya,&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.itpro.com\/security\/34616\/the-top-password-cracking-techniques-used-by-hackers\">menebak<\/a>&nbsp;kata sandi atau pin akun-akun pribadimu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/241030616\/kiat-menggunakan-internet-yang-ramah-lingkungan\">Kiat Menggunakan Internet yang Ramah Lingkungan <\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>4. Teknik&nbsp;<em>brute force<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Teknik lain yang bisa digunakan oleh penjahat dengan menggunakan AI adalah secara &ldquo;<em>brute force<\/em>&rdquo;.<\/p>\n<p>Ini adalah upaya paksa yang dilakukan dengan mencoba berbagai kombinasi karakter dan simbol secara bergiliran untuk melihat apakah ada yang cocok dengan kata sandimu.<\/p>\n<p>Inilah sebabnya membuat kata sandi yang panjang dan rumit cenderung lebih aman; penjahat akan lebih sulit menebaknya jika menggunakan cara ini.<\/p>\n<p>Teknik&nbsp;<em>brute force<\/em>&nbsp;membutuhkan banyak sumber daya, tetapi akan lebih mudah dilakukan jika mereka mengetahui sesuatu tentang target korbannya.<\/p>\n<p>Mereka, misalnya, bisa menyusun daftar kata sandi potensial yang diurutkan sesuai prioritas &ndash; ini membuat prosesnya lebih efisien. Daftar tersebut dapat dimulai dengan kombinasi yang berkaitan dengan nama anggota keluarga atau hewan peliharaan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241744235\/implementasi-konsep-kota-pintar-di-ikn-hadapi-sejumlah-kendala\">Implementasi Konsep Kota Pintar di IKN Hadapi Sejumlah Kendala<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Algoritme yang dilatih dengan datamu dapat digunakan untuk membantu menyusun daftar prioritas ini secara lebih akurat dan bahkan bisa menargetkan banyak orang sekaligus &ndash; sehingga sumber daya yang dibutuhkan lebih sedikit.<\/p>\n<p>Fitur AI tertentu dapat dikembangkan, sehingga dapat memanen data&nbsp;<em>online<\/em>&nbsp;dirimu lalu menganalisis semuanya untuk membuat suatu profil.<\/p>\n<p>Misalnya, jika kamu sering mengunggah konten di media sosial tentang Taylor Swift, menelusuri unggahanmu secara manual untuk menemukan petunjuk kata sandi akan memerlukan kerja keras.<\/p>\n<p>Sementara, AI bisa melakukan ini secara otomatis dengan cepat dan efisien. Semua informasi ini bisa mereka gunakan untuk membuat profil dirimu dan kemudian membuat mereka lebih mudah menebak kata sandi dan pinmu.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241744181\/seperti-apa-perwujudan-konsep-smart-city-atau-kota-pintar-di-ikn\">Seperti Apa Perwujudan Konsep Smart City atau Kota Pintar di IKN<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Skeptisisme yang sehat<\/strong><\/p>\n<p>Kita tidak perlu takut dengan AI, karena teknologi ini bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, seperti halnya semua teknologi baru, masyarakat perlu beradaptasi dan memahaminya.<\/p>\n<p>Sama halnya dengan&nbsp;<em>smartphone<\/em>, sekarang kita mungkin menganggapnya remeh, tetapi dulu kita harus menyesuaikan diri untuk menggunakannya dalam hidup kita.&nbsp;<em>Smartphone<\/em>&nbsp;memberikan banyak bermanfaat, tetapi tetap ada hal-hal yang perlu diwaspadai, seperti jumlah waktu penggunaan layar (<em>screen time<\/em>) yang baik untuk anak-anak.<\/p>\n<p>Sebagai individu, kita harus proaktif dalam upaya memahami AI dan tidak mudah percaya pada informasi yang kita terima.<\/p>\n<p>Kita harus mengembangkan pendekatan kita sendiri untuk menyikapinya serta memiliki rasa skeptis yang sehat. Kita perlu mempertimbangkan bagaimana kita memverifikasi kebenaran dari apa yang kita baca, dengar, dan lihat.<\/p>\n<p>Tindakan sederhana ini akan membantu kita sebagai masyarakat mendapatkan keuntungan dari penggunaan AI sekaligus memastikan kita dapat melindungi diri dari potensi bahayanya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"grid-ten grid-prepend-two large-grid-nine grid-last\">\n<p>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dalam bahasa&nbsp;<a href=\"https:\/\/theconversation.com\/four-ways-criminals-could-use-ai-to-target-more-victims-207944\">Inggris<\/a><\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241744264\/pengembangan-teknologi-untuk-mengatasi-masalah-sampah-plastik\">Pengembangan Teknologi untuk Mengatasi Masalah Sampah Plastik<\/a><\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi artificial inteligence atau AI. Foto: interstudio.com 7cloud.asia &#8211; Berbagai peringatan tentang kecerdasan buatan (artificial intelligence)&nbsp;atau yang dikenal dengan teknologi AI sudah ada di mana-mana saat ini. Peringatan ini&nbsp; termasuk&nbsp;pesan menakutkan&nbsp;tentang potensi teknologi AI untuk menyebabkan kepunahan manusia, mengingatkan kita tentang adegan di film Terminator. Berikut ulasan tentang bahaya teknologi AI yang ditulis Daniel Prince, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22526,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5167],"class_list":["post-22525","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-teknologi-ai"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22525","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22525"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22525\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22526"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22525"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22525"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22525"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}