{"id":22535,"date":"2026-07-30T02:36:53","date_gmt":"2026-07-30T02:36:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22535"},"modified":"2026-07-30T02:36:53","modified_gmt":"2026-07-30T02:36:53","slug":"kcif-2023-menyoroti-nasionalisme-yang-makin-meminggirkan-tubuh-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22535","title":{"rendered":"KCIF 2023 Menyoroti Nasionalisme yang Makin Meminggirkan Tubuh Perempuan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; First&nbsp;Annual Kartini Conference on Indonesian Feminisms atau KCIF 2023 yang menyorot berbagai masalah perempuan resmi ditutup pada Minggu 23 Juli 2023.<\/p>\n<p>KCIF 2023 ini berlangsung selama 4 hari dengan menghadirkan pemikiran tentang perempuan, inklusivisme dan feminisme, mengangkat masalah bangsa.<\/p>\n<p>KCIF 2023 juga mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dari akademisi, aktivis, peneliti, hingga kelas buruh untuk merumuskan persoalan-persoalan perempuan.<\/p>\n<p>Prof. Sylvia Tiwon, Ph.D. dari Department of South and Southeast Asian Studies, University of California Berkeley, Amerika Serikat berbicara dalam KCIF 2023 dengan topik &ldquo;Dari Sejarah Perempuan dan Gender Nusantara ke Feminisme Indonesia yang Plural dan Inklusif&#8221;.<\/p>\n<p>Di pembukaan KCIF 2023 ia menyorot tentang pentingnya melihat kaitan feminisme dan nasionalisme dalam perjalanan sejarah Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosok\/24560504\/membaca-pemikiran-kartini-lewat-habis-gelap-terbitlah-terang\">Baca: Membaca pemikiran Kartini lewat surat-suratnya<\/a><\/p>\n<p>Sylvia Tiwon melihat bahwa perjuangan feminisme menjadi berat ketika feminisme dianggap sebagai ide yang berasal dari Barat, padahal di satu sisi Indonesia membuka penanaman modal dari asing.<\/p>\n<p>Diskursus tentang feminisme di Indonesia semakin lama justru semakin meminggirkan tubuh perempuan yang penting sekali untuk dibahas.<\/p>\n<p>Kondisi ini menyebabkan tubuh perempuan dianggap tidak penting, termasuk tubuh para korban.<\/p>\n<p>Sylvia melihat, sudah seharusnya kita membongkar sekat-sekat tubuh perempuan dengan tubuh yang lain, karena pengakuan atas tubuh perempuan ini sangat penting dalam sejarah di Indonesia.<\/p>\n<p>&ldquo;Feminisme yang plural dan inklusif adalah feminisme yang mengangkat kembali tubuh-tubuh dan merangkul segala perbedaan, ini berarti dikembalikannya seksualitas ke dalam teori, praktik dan wacana,&#8221; ujarnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (23\/7\/2023)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24572504\/parpol-masih-setengah-hati-penuhi-keterwakilan-perempuan-di-panggung-politik\">Baca: Partai politik masih setengah hati penuhi kuota keterwakilan perempuan<\/a><\/p>\n<p>Ia menekankan pentingnya membuat networking, tidak hanya berkomunikasi dan membuat paguyuban saja, tetapi juga harus keluar dari <em>safe space<\/em>&nbsp;atau ruang aman gerakan itu sendiri.<\/p>\n<p>Problem lain yang terangkum dalam KCIF 2023 ini adalah Kartini yang sering dianggap tidak bisa mewakili Indonesia karena Kartini dianggap tidak mengenal nasionalisme, padahal<\/p>\n<p>Kartini di akhir abad 19 sudah mengatakan bahwa ia akan mati, tetapi semangatnya akan diselamatkan oleh zaman.<\/p>\n<p>Persoalan perempuan lain yang terangkum dalam konferensi ini antara lain soal krisis ekologi yang mengorbankan perempuan, kekerasan seksual dan kekerasan berbasis gender online, hak dan keadilan reproduksi, kekerasan dalam rumah tangga.<\/p>\n<p>Masalah perempuan yang disorot adalah keragaman gender dan seksual, pendidikan seks dan seksualitas, gerakan feminisme digital, <em>childfree<\/em>, gerakan perempuan adat, perempuan buruh, <em>care work<\/em>&nbsp;dan pekerja rumah tangga, anak yang menjadikan mereka menjadi korban.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24570119\/peringati-hari-buruh-para-pekerja-perempuan-tolak-sistem-no-work-no-pay\">Baca: Peringati hari buruh, pekerja perempuan tolak no work no pay<\/a><\/p>\n<p>KCIF 2023 juga menyorot ekerasan yang dialami perempuan yang mengalami kehamilan yang disembunyikan padahal perempuan tersebut menjadi korban.<\/p>\n<p>Kekerasan itu seperti yang dialami buruh perempuan, para anak-anak perempuan dan perempuan di desa yang mengalami kehamilan tak diinginkan seperti menjadi korban kekerasan seksual<\/p>\n<p>Pemilu dan kondisi parlemen juga menjadi salah satu yang dibahas secara khusus dalam konferensi ini. Dalam diskusi terdapat data pemilih muda di Indonesia di Pemilu 2024 yang jumlahnya lebih dari 50%,<\/p>\n<p>&#8220;Ini artinya penting untuk memberikan pendidikan politik bagi anak muda karena anak muda bisa berpartisipasi dalam teknologi digital di Pemilu, dan ini pentingnya memperjuangkan feminisme digital sebagai bahan wacana bagi anak-anak muda,&rdquo; kata Diah Irawaty.<\/p>\n<p>Dalam konferensi ini terdapat 118 judul paper dan 31 tema diskusi, baik dalam bentuk keynote speech, sesi panel, roundtable discussion, dan plenary session dalam KCIF 2023 yang membahas soal-soal ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24777643\/perang-gender-mengapa-perempuan-korea-menolak-menikah\">Baca: Perang gender di Korea, mengapa perempuan Korea enggan menikah<\/a><\/p>\n<p>KCIF 2023 juga diisi sesi tentang pentingnya kontekstualisasi Kartini dalam gerakan feminisme dengan narasumber feminis pegiat HAM dan keadilan sosial, Kamala Chandrakirana dan pendiri Yayasan Pulih dan Guru Besar Psikologi, Universitas Indonesia, E. Kristi Poerwandari.<\/p>\n<p>Kamala menggarisbawahi pentingnya Kartini sebagai praxis perlawanan politik gender dan menjadikannya inspirasi gerakan sosial terutama gerakan feminisme di dunia yang sedang banyak mengalami pancaroba.<\/p>\n<p>Kristi Poerwandari menggarisbawahi gerakan feminisme untuk memperhatikan berbagai persoalan yang muncul karena perkembangan internet, termasuk pada perilaku kekerasan digital yang marak terjadi. &nbsp;<\/p>\n<p>Diah Irawaty, selanjutnya menyatakan bahwa konferensi selanjutnya akan dilakukan setahun sekali setiap tahunnya karena konferensi ini bisa menjadi ruang wacana dan pemetaan praktik yang sudah dilakukan para peneliti, akademisi, aktivis, dan praktisi.<\/p>\n<p>Hasil dari KCIF 2023 ini akan disosialisasikan sebagai bagian dari perjuangan dan sejarah perempuan yang bergerak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/24873148\/aktivisme-lokal-perempuan-untuk-lingkungan-global\">Baca: Aktivisme perempuan lokal untuk lingkungan global<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; First&nbsp;Annual Kartini Conference on Indonesian Feminisms atau KCIF 2023 yang menyorot berbagai masalah perempuan resmi ditutup pada Minggu 23 Juli 2023. KCIF 2023 ini berlangsung selama 4 hari dengan menghadirkan pemikiran tentang perempuan, inklusivisme dan feminisme, mengangkat masalah bangsa. KCIF 2023 juga mempertemukan berbagai kelompok masyarakat dari akademisi, aktivis, peneliti, hingga kelas buruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22536,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2032,38,331],"class_list":["post-22535","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-feminisme","tag-perempuan","tag-tubuh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22535","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22535"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22535\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22535"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22535"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22535"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}