{"id":22818,"date":"2026-07-30T02:39:25","date_gmt":"2026-07-30T02:39:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22818"},"modified":"2026-07-30T02:39:25","modified_gmt":"2026-07-30T02:39:25","slug":"inovasi-biotron-bantu-petani-atasi-kelangkaan-pupuk-kimia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=22818","title":{"rendered":"Inovasi Biotron Bantu Petani Atasi Kelangkaan Pupuk Kimia"},"content":{"rendered":"<div id=\"main\" class=\"header-big\">\n<header class=\"header-wrapper clearfix\">\n<div class=\"header-mid navbar-collapse collapse\">\n<div class=\"pb10\">\n<div class=\"container\">\n<div class=\"row\">\n<div class=\"col-sm-4 topmenu-header\">\n<p> <!--img1--> <\/p>\n<p>Foto: majalan tani<\/p>\n<p><strong>r<\/strong><strong>uangkota.com<\/strong> &#8211;&nbsp; Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Kalimantan Selatan berhasil mengembangkan &#8220;Biochar Three In One&#8221; (Biotron) yang diharapkan dapat membantu petani mengatasi kelangkaan pupuk kimia.<\/p>\n<div>Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menambahkan Biotron merupakan perpaduan antara biochar dengan pupuk organik dan agen hayati.<\/div>\n<p>Dia mengatakan fungsi Biotron adalah nantinya menyediakan oksigen, menyediakan air dan menyediakan nutrisi. Dengan demikian Biotron akan menjadi rumah bagi mikroba penyubur tanah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24684095\/penjelasan-mengapa-pupuk-kandang-lebih-baik-untuk-lingkungan\">Baca:&nbsp; Pupuk kandang lebih bagus ketimbang pupuk kimia<\/a><\/p>\n<div>Kemudian pupuk organik akan membantu memperbaiki struktur dan PH tanah. Lalu agen hayati berfungsi mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan.<\/div>\n<p>&rdquo;Pupuk hayati akan memasak bahan makanan bagi tanaman&nbsp;sehingga bisa langsung dimakan tanaman. Itulah fungsi Biotron. Paling penting adalah Biotron akan membantu menyuburkan lahan dan mengurangi penggunaan pupuk kimia 40-50 persen,&rdquo; tuturnya.<\/p>\n<div>Dari hasil uji coba penggunaan Biotron mampu meningkatkan hasil tanaman. Implementasi Biotron memang harus diberikan secara bertahap sebanyak 6-7 ton\/tahun selama tiga musim.<\/div>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24684919\/brin-kembangkan-pestisida-ramah-lingkungan-berbasis-mikroorganisma\">Baca:&nbsp; BRIN kembangkan pestisida ramah lingkungan<\/a><\/p>\n<div>Dengan demikian, dalam tiga tahun tercapai dosis optimal&nbsp;sebanyak 20 ton\/ha&nbsp;sehingga mampu mengurangi pupuk kimia 40-50 persen.<\/div>\n<p>Perkiraannya, jika pemerintah harus mengalokasikan pupuk subsidi tahun 2023 sebanyak 9,01 juta ton atau senilai Rp20,7 triliun, maka dengan aplikasi Biotron akan ada penghematan pupuk subsidi Rp8,28 triliun hingga Rp10,35 triliun.<\/p>\n<p>Hasil uji coba di lokasi &#8220;food estate&#8221; di Dadahup, Kalimantan Tengah, penggunaan Biotron mampu meningkatkan hasil padi di lahan rawa dari 2,1 ton\/ha menjadi 3,7 ton\/ha.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241357463\/petani-kopi-kehilangan-produksi-akibat-perubahan-iklim\">Baca: Petani kopi kehilangan produksi akibat perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Sedangkan di lahan irigasi ada kenaikan produktivitas dari 5,8 ton\/ha menjadi jadi 7 ton\/ha atau naik sekitar 21 persen.<\/p>\n<p>&ldquo;Saat ini kita sudah diseminasi Biotron melalui Program Genta Organic di 1.020 kelompok tani dan 100 kabupaten di 33 provinsi. Dalam proses diseminasi memang tidak bisa cepat dan perlu waktu,&rdquo; ungkap Dedi.<\/p>\n<div>Produksi biotron ini mendapat apresiasi dari&nbsp;Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.&nbsp;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/header>\n<div id=\"main-container\" class=\"container main-wrapper\">\n<div class=\"main-content mag-content clearfix\">\n<div class=\"row blog-content\" data-stickyparent=\"\">\n<div class=\"col-md-8\" data-stickycolumn=\"\">\n<article class=\"post-wrapper clearfix\">\n<div class=\"post-content clearfix\">Biotron jadi bagian upaya menghadirkan pupuk organik dan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produksi pangan tanpa ketergantungan dengan pupuk kimia.<\/div>\n<div class=\"post-content clearfix\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"post-content clearfix\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24664372\/minyak-sawit-antara-alternatif-ketahanan-pangan-dan-ancaman-bagi-lingkungan\">Baca: Pengembangan sawit, antara ketahanan pangan dan perusakan lingkungan<\/a><\/div>\n<div class=\"post-content clearfix\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"post-content clearfix\">&#8220;Temuan atau inovasi lain akan kita dorong, seperti &#8216;smart farming&#8217;,&#8221; kata Yasin Limpo dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (28\/6\/2023)<br \/>&nbsp; <\/p>\n<div>Menurut dia, hadirnya Biotron menjadi solusi di tengah kondisi harga pupuk yang mahal dan terbatasnya anggaran pemerintah untuk subsidi.<\/div>\n<p> &nbsp; <\/p>\n<div>Mentan mengatakan&nbsp;saat ini tantangan pembangunan pertanian kian besar. Selain perubahan iklim, juga terjadi degradasi lahan, sarana produksi terbatas, pupuk kimia kian mahal, dan produksi&nbsp;tidak efisien dengan penurunan produktivitas lahan.<\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24704915\/ilmuwan-as-gunakan-tanaman-dan-jamur-untuk-membersihkan-polusi-tanah\">Baca: Ilmuwan AS gunakan jamur dan tanaman untuk bersihkan polusi tanah<\/a><\/div>\n<p> &nbsp; <\/p>\n<div>&#8220;Karena itu, sekarang ini kita tidak bisa lagi dengan cara lama, tapi harus sudah menggunakan cara baru dalam meningkatkan produksi pangan.<\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div>Dengan jumlah penduduk kita mencapai 280 juta jiwa, hadirnya pertanian yang makin maju, makin modern, dan mandiri akan sangat berarti karena penduduk Indonesia sangat besar,&#8221; tuturnya.<\/div>\n<p> &nbsp; <\/p>\n<div>Dia mengakui hadirnya Biotron menjadi salah satu pilihan dan mutlak dilakukan di tengah jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar dan pentingnya ketersediaan pangan. Apalagi pangan dunia dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.<\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24574009\/mengenal-teba-cara-unik-warga-bali-mengelola-sampah-rumah-tangga\">Baca: Teba, cara masyarakat Bali mengolah sampah organik<\/a><\/div>\n<p> &nbsp; <\/p>\n<div>&#8220;&#8216;Climate change&#8217;, degradasi lahan, dan El Nino ada di depan mata kita. Dengan pendekatan &#8220;scientific&#8221; dan teknologi baru menjadi mutlak harus kita lakukan untuk meningkatkan produksi pangan,&#8221; tegasnya.<\/div>\n<p> &nbsp; <\/p>\n<div>Berdasarkan tren pertumbuhan pertanian, ia mengungkapkan&nbsp;dalam tiga tahun ketika sektor lain dalam posisi merah, justru pertanian dalam posisi hijau atau tumbuh positif.<\/div>\n<p> &nbsp; <\/p>\n<div>&ldquo;Pertanian masih menjadi andalan pertumbuhan ekonomi Indonesia,&rdquo; ujarnya.<br \/>&nbsp;<\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<p class=\"text-muted small mt10\">&nbsp;<\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/article><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Foto: majalan tani ruangkota.com &#8211;&nbsp; Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Kalimantan Selatan berhasil mengembangkan &#8220;Biochar Three In One&#8221; (Biotron) yang diharapkan dapat membantu petani mengatasi kelangkaan pupuk kimia. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menambahkan Biotron merupakan perpaduan antara biochar dengan pupuk organik dan agen hayati. Dia mengatakan fungsi Biotron adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":22819,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5836,829,251],"class_list":["post-22818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-biotron","tag-pupuk","tag-pupuk-organik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22818"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22818\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}