{"id":23111,"date":"2026-07-30T02:41:17","date_gmt":"2026-07-30T02:41:17","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23111"},"modified":"2026-07-30T02:41:17","modified_gmt":"2026-07-30T02:41:17","slug":"mendulang-cuan-dari-model-ekonomi-sirkular","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23111","title":{"rendered":"Mendulang Cuan dari Model Ekonomi Sirkular"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sistem ekonomi linier, di mana barang hanya sekali digunakan kemudian secara bertahap mulai ditinggalkan. Ini karena ekonomi linier dinilai tidak berkelanjutan untuk jangka panjang karena menggunakan pendekatan &ldquo;ambil-pakai-buang&rdquo;.<\/p>\n<p>Sebagai gantinya, kini masyarakat dunia mulai beralih ke ekonomi sirkular. Model ekonomi sirkular berupaya memperpanjang siklus hidup dari suatu produk, bahan baku, dan sumber daya yang ada agar dapat dipakai selama mungkin.<\/p>\n<p>Prinsip ekonomi sirkular mencakup pengurangan limbah dan polusi, menjaga produk dan material terpakai selama mungkin, dan meregenerasi sistem alam (Ellen Macarthur Foundation).<\/p>\n<p>Melalui ekonomi sirkular, kita bisa mencapai lebih banyak uang dengan menggunakan lebih sedikit sumber daya<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24573893\/7-langkah-sederhana-mengelola-sampah-rumah-tangga\">Baca: Cara sederhana mengelola sampah rumah tangga<\/a><\/p>\n<p>Di Indonesia, ekonomi sirkular disebut dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 &ndash; 2024.&nbsp;<\/p>\n<p>Ekonomi Sirkular berada dibawah payung Pembangunan Rendah Karbon (PRK) yang juga merupakan salah satu upaya untuk mencapai ekonomi hijau dengan menekankan kegiatannya pada lima sektor prioritas.<\/p>\n<p>Tiga dari lima sektor PRK berkaitan erat dengan prinsip-prinsip ekonomi sirkular, yakni pengelolaan limbah, pembangunan energi berkelanjutan, dan pengembangan industri hijau.<\/p>\n<p>Implementasi ekonomi sirkular mampu mengurangi timbulan limbah yang dihasilkan, mengutamakan penggunaan energi terbarukan, dan mendukung efisiensi penggunaan sumber daya alam, produk yang dihasilkan, serta proses yang lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<p>Model ekonomi sirkular secara sederhana terwujud lewat daur ulang sampah. Model ekonomi sirkular yang satu ini sering dipandang remeh, namun di tangan orang yang kreatif sampah disulap menjadi berbagai macam bisnis daur ulang sampah yang sangat menjanjikan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24685666\/ingin-tahu-di-mana-lokasi-bank-sampah-terdekat-cek-di-aplikasi-smash\">Baca: Cari lokasi bank sampah lewat aplikasi ini<\/a><\/p>\n<p>Ketersediaan sampah yang melimpah terutama sampah plastik bisa mendatangkan rupiah&nbsp; dengan cara mengolahnya menjadi bentuk lain yang memiliki nilai ekonomis tinggi.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah berbagai contoh ekonomi sirkular dari bisnis daur ulang sampah :&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Cacahan Plastik<\/strong><\/p>\n<p> <!--img2--> Bisnis cacahan plastik merupakan contoh nyata penerapan ekonomi sirkular. Sampah plastik seperti botol plastik dikumpulkan berdasarkan dengan jenis dan warnanya, kemudian botol tersebut dicuci bersih,&nbsp;dicacah dengan mesin dan dijemur sampai benar-benar kering.<\/p>\n<p>Barulah nantinya cacahan plastik tersebut dikirim sampai ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia dan China.<\/p>\n<p>Salah satu pebisnis yang sukses dengan bisnis daur ulang sampahnya adalah Nadhariyat Syafei pria yang berasal dari Kubu Raya Kalimantan Barat. Untuk mendapatkan sampah yang diolah menjadi cacahan pria berusia 26 tahun tersebut mendapatkannya dari pemulung.<\/p>\n<p>Pemulunglah yang setiap hari menyetorkan plastik hasil memulungnya yang mana untuk setiap sampah dihargai berbeda. Untuk botol plastik dibeli dengan harga Rp 1.000 sampai dengan Rp 2.000 sedangkan barang plastik bekas dibeli dengan harga Rp 3.000 sampai dengan Rp 4.000.<\/p>\n<p>Ketika sudah diolah menjadi cacahan plastik, harga pun akan melonjak naik bahkan sampai puluhan juta rupiah.&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pupuk Kompos<\/strong><\/p>\n<p>Model ekonomi sirkular juga diimplementasikan dengan mengolah sampah organik yang&nbsp; dihasilkan dari sisa sayuran bekas yang busuk atau juga sampah sisa hasil dari rumah tangga menjaid kompos.<\/p>\n<p>Untuk bisa mendulang rupiah dari sampah organik adalah bisa dengan memanfaatkannya menjadi pupuk kompos yang sangat bermanfaat untuk pertanian yang ada di Indonesia.<\/p>\n<p>Salah satu pebisnis sukses dengan pupuk komposnya adalah Hasanuddin warga Dusun Teluk Kabba Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur. Awalnya Hasanussin hanya mengeluarkan modal 3 juta, namun bisnisnya tersebut berhasil meraup untung sampai puluhan juta setiap bulan.<\/p>\n<p>Laki-laki berusia 40 tahun ini juga sukses memperkerjakan karyawan sebanyak 20 dari warga sekitar sehingga berkatnya lapangan pekerjaan untuk warga menjadi tercipta.<\/p>\n<p>Awalnya, Hasanuddin berprofesi sebagai petani namun akibat kebakaran lahan dan juga musim kemarau panjang membuat hasil pertanian menurun drastis sehingga tidak ada pemasukan samasekali.<\/p>\n<p>Berkat kegigihannya kini Hasanuddin bisa mendistribusikan pupuk kompos buatannya di Sangatta dan juga Bontang.<\/p>\n<p>Sumber:&nbsp;<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"mqTSicOFYb\"><p><a href=\"https:\/\/lcdi-indonesia.id\/ekonomi-sirkular\/\">Ekonomi Sirkular<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"\u201cEkonomi Sirkular\u201d \u2014 Ekonomi Hijau\" src=\"https:\/\/lcdi-indonesia.id\/ekonomi-sirkular\/embed\/#?secret=PiVft7fUWr#?secret=mqTSicOFYb\" data-secret=\"mqTSicOFYb\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sistem ekonomi linier, di mana barang hanya sekali digunakan kemudian secara bertahap mulai ditinggalkan. Ini karena ekonomi linier dinilai tidak berkelanjutan untuk jangka panjang karena menggunakan pendekatan &ldquo;ambil-pakai-buang&rdquo;. Sebagai gantinya, kini masyarakat dunia mulai beralih ke ekonomi sirkular. Model ekonomi sirkular berupaya memperpanjang siklus hidup dari suatu produk, bahan baku, dan sumber daya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":23112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[208,302],"class_list":["post-23111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-berkelanjutan","tag-ekonomi-sirkular"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23111"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23111\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}