{"id":23136,"date":"2026-07-30T02:41:33","date_gmt":"2026-07-30T02:41:33","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23136"},"modified":"2026-07-30T02:41:33","modified_gmt":"2026-07-30T02:41:33","slug":"pemerintah-targetkan-angka-kemiskinan-turun-ke-75-persen-pada-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23136","title":{"rendered":"Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Turun ke 7,5 Persen pada 2024"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Dalam rapat kerja Banggar DPR-Pemerintah dalam rangka Pembicaraan Pendahuluan membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2024 diusulkan sejumlah asumsi untuk APBN 2024.&nbsp;<\/p>\n<p>Pemerintah antara lain mengusulkan tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 pada kisaran 5,0 persen hingga 5,7 persen.<\/p>\n<p>Sementara itu, angka kemiskinan diusulkan berada pada rentang 6,5 persen hingga 7,5 persen. Per&nbsp;September 2022 tingkat kemiskinan tercatat sebesar&nbsp;<strong>9,57%<\/strong>&nbsp;atau sebanyak 26,36 juta orang berada di bawah garis kemiskinan.&nbsp;<\/p>\n<p>Pemerintah juga menjanjikan terhapusnya tingkat kemiskinan ekstrem pada tahun 2024 menjadi nol persen.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24688701\/utang-ri-capai-rp-78488-triliun-dpr-minta-pemerintah-lebih-hati-hati\">Baca: Utang RI capai Rp 7.848 triliun ini kata DPR<\/a><\/p>\n<p>Walaupun angkanya terus mengalami penurunan, tetapi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia masih tergolong tinggi. Pada maret 2022 tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 2,04 persen atau 5,59 juta jiwa.<\/p>\n<p>Sejalan dengan upaya dasar meningkatkan kualitas SDM, selain kemiskinan, Indonesia juga masih berjibaku mengatasi persoalan stunting.<\/p>\n<p>Meski ada tren penurunan prevalensi stunting nasional dari 27,7 persen pada tahun 2018 menjadi 24,4 persen pada tahun 24,4 persen pada tahun 2021, masih terbentang jarak yang jauh jika mengacu target penurunan stunting tahun 2024 sebesar 14 persen pada tahun 2024.<\/p>\n<p>Penurunan stunting tak bisa lepas dari upaya pengentasan kemiskinan yang kini terus digenjot pemerintah.<\/p>\n<p>&ldquo;Kita senang pemerintah memiliki target besar penurunan stunting lebih progresif. Namun kita belum ada&nbsp;<em>effort<\/em>&nbsp;yang seragam dari multi&nbsp;<em>stakeholder<\/em>&nbsp;strategis. Pekerjaan penurunan stunting seolah menjadi urusan Kementerian Kesehatan dan BKKBN,&#8217; ujar Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah, saat memimpin Rapat Banggar.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24684936\/mencari-solusi-menaikkan-garis-kemiskinan-di-indonesia\">Baca: Mungkinkah menaikkan standar garis kemiskinan<\/a><\/p>\n<p>Namun, Said mengingatkan urusan ini memerlukan kolaborasi banyak pihak, semisal dukungan air bersih dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.<\/p>\n<p>Program penurunan stunting ini juga memerlukan kualitas pangan yang baik, yang menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian dan Badan Pangan.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, pemerintah juga disebutkan&nbsp;Rasio Gini diperkirakan dalam rentang 0,374 hingga 0,377.<\/p>\n<p>Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2024 juga ditargetkan naik menjadi sekitar 73,99 hingga 74,02.<\/p>\n<p>Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditargetkan untuk terus meningkat, masing-masing pada rentang 105 hingga 108 dan 107 hingga 110.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24689075\/indonesia-segera-terapkan-kebijakan-golden-visa-ini-dampaknya-bagi-dunia-kerja\">Baca:&nbsp; Golden visa, siapa yang diuntungkan?<\/a><\/p>\n<p>Program perlindungan sosial dan subsidi juga perlu mendapat perhatian dari Pemerintah, terutama akurasi dan ketepatan data.<\/p>\n<p>Pada program perlindungan sosial dan subsidi, pemerintah perlu terus menyempurnakan basis data penerima keseluruhan program perlindungan sosial dan subsidi, agar tepat waktu dan tepat sasaran.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga program perlinsos dan subsidi memiliki peran optimal untuk melindungi rumah tangga miskin dari guncangan ekonomi seperti inflasi, maupun untuk mengangkat ekonomi mereka lebih baik,&#8221; imbuh Said.<\/p>\n<p>Tidak boleh lagi terjadi&nbsp;<em>exclusion<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>inclusion<\/em>&nbsp;<em>error<\/em>&nbsp;dalam pengalokasian semua program perlindungan sosial dan subsidi tahun 2024.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24688387\/hari-lansia-nasional-banyak-lansia-tak-miliki-bpjs-kesehatan\">Baca: Banyak lansia tak punya BPJS Kesehatan<\/a><\/p>\n<p>Terakhir, pihak Banggar DPR berharap KEM PPKF yang akan segera dibahas bersama ini mempertimbangkan perkembangan dinamika perekonomian global dan domestik, tantangan dan risiko yang masih harus dihadapi, serta sasaran pembangunan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>Sehingga Nota keuangan dan RAPBN 2024 yang akan disampaikan oleh Presiden pada bulan Agustus 2023, mencerminkan keberlanjutan pembangunan nasional yang berkesinambungan.<\/p>\n<p>Sumber: dpr.go.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dalam rapat kerja Banggar DPR-Pemerintah dalam rangka Pembicaraan Pendahuluan membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2024 diusulkan sejumlah asumsi untuk APBN 2024.&nbsp; Pemerintah antara lain mengusulkan tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 pada kisaran 5,0 persen hingga 5,7 persen. Sementara itu, angka kemiskinan diusulkan berada pada rentang 6,5 persen hingga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":23137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[391,52],"class_list":["post-23136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kemiskinan","tag-stunting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}