{"id":23206,"date":"2026-07-30T02:42:01","date_gmt":"2026-07-30T02:42:01","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23206"},"modified":"2026-07-30T02:42:01","modified_gmt":"2026-07-30T02:42:01","slug":"kaca-dan-plastik-mana-yang-lebih-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23206","title":{"rendered":"Kaca dan Plastik, Mana yang Lebih Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Sejak ditemukan pada abad ke-4 Masehi, penggunaan kaca sebagai wadah penyimpanan terus meluas. Sejarah mencatat ketahanan dan fungsionalitas material kaca sebagai perangkat sehari-hari.&nbsp;<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kaca adalah bahan yang berguna untuk segala hal, mulai dari mengawetkan makanan hingga membawa sinyal yang membuat internet bisa bekerja. Kaca juga sering disebut lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Begitu pentingnya kaca dalam pembangunan manusia sehingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tahun 2022 sebagai Tahun Kaca Internasional, untuk merayakan kontribusi kaca terhadap perkembangan budaya dan ilmu pengetahuan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kaca terkadang disebut sebagai bahan yang dapat didaur ulang tanpa batas, tanpa memengaruhi kualitas, kemurnian, atau daya tahannya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kaca daur ulang dapat dihancurkan menjadi&nbsp;<em class=\"bbc-ziynna eih42320\">cullet<\/em>, yang dapat dilebur dan digunakan untuk menghasilkan lebih banyak kaca.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24682913\/seperti-ini-dampak-sampah-makanan-pada-lingkungan\">Baca: Dampak sampah makanan pada lingkungan<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kaca yang digunakan untuk kemasan memiliki tingkat daur ulang yang tinggi dibandingkan dengan bahan kemasan lainnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Di Eropa, tingkat daur ulang kaca rata-rata adalah 76%. Sementara tingkat daur ulang kemasan plastik 41% dan kemasan kayu 31%.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Ketika kaca dibiarkan di lingkungan alami, kecil kemungkinannya menyebabkan polusi daripada plastik.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Tidak seperti plastik, yang terurai menjadi mikroplastik yang dapat larut ke dalam tanah dan air kita, kaca tidak beracun sehingga lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">&#8220;Kaca sebagian besar terbuat dari silika, yang merupakan bahan alami,&#8221; kata Franziska Trautmann, salah satu pendiri Glass Half Full, sebuah perusahaan yang berbasis di New Orleans.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Perusahaan itu mendaur ulang kaca menjadi pasir yang dapat digunakan untuk restorasi pantai dan bantuan bencana.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Silika, yang juga dikenal sebagai silika dioksida, membentuk 59% kerak bumi. Sifatnya sebagai senyawa alami tidak menimbulkan kekhawatiran tentang pencucian atau degradasi lingkungan.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24682925\/ini-yang-bisa-kita-lakukan-untuk-kurangi-sampah-makanan\">Baca: Ini yang bisa kita lakukan untuk minimalkan sampah makanan<\/a><\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Karena itu, kaca sering disebut-sebut sebagai alternatif plastik yang lebih ramah lingkungan. Benarkah demikian?&nbsp;<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Ternyata, botol kaca memiliki jejak ekologi yang lebih tinggi daripada plastik, dan bahan wadah botol lainnya termasuk karton minuman dan kaleng aluminium.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Penambangan pasir silika dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan, mulai dari kerusakan lahan hingga hilangnya keanekaragaman hayati.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Pelanggaran hak dasar pekerja juga ditemukan di Shankargarh, India, yang merupakan pemasok terbesar pasir silika untuk industri kaca di negara tersebut.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Beberapa penelitian juga menunjukkan paparan debu silika (bahan kaca) yang berkepanjangan dapat menimbulkan risiko kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan silikosis akut, yaitu penyakit paru-paru jangka panjang dan tidak dapat disembuhkan yang disebabkan oleh penghirupan debu silika dalam jangka waktu yang lama.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Gejala awalnya termasuk batuk terus-menerus atau sesak napas &ndash; yang dapat mengakibatkan gagal napas.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Mengekstraksi pasir untuk produksi kaca mungkin juga berkontribusi pada kekurangan pasir global yang terjadi saat ini.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24682387\/kurangi-sampah-plastik-dengan-sistem-isi-ulang-dari-siklus\">Baca: Kurangi sampah plastik dengan sistem isi ulang dari Siklus&nbsp;<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Pasir adalah sumber daya kedua yang paling banyak digunakan di dunia setelah air &ndash; orang menggunakan sekitar 50 miliar ton &#8220;agregat&#8221;, istilah industri untuk pasir dan kerikil, setiap tahun.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kegunaannya berkisar dari regenerasi lahan hingga microchip. Menurut PBB, saat ini penggunaan pasir lebih cepat daripada yang menunggu &lsquo;isi ulangnya&rsquo;.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-1ka88fa ebmt73l0\" dir=\"ltr\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Dibandingkan plastik dan aluminium, kaca membutuhkan suhu yang lebih tinggi untuk meleleh dan terbentuk, kata Alice Brock, seorang peneliti PhD di University of Southampton di Inggris.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Bahan mentah untuk membuat kaca untuk pertama kalinya juga melepaskan gas rumah kaca selama proses peleburan, menambah jejak ekologisnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Menurut International Energy Agency, industri kontainer dan lembaran kaca mengeluarkan lebih dari 60 megaton CO2 per tahun.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Ini mungkin tampak mengejutkan, tetapi penelitian Brock menemukan botol plastik tidak terlalu merusak lingkungan dibandingkan botol kaca.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24615241\/bisa-rusak-ekosistem-kenali-simbol-daur-ulang-dan-jenis-plastik-sebelum-menggunakannya\">Baca: Kenali jenis-jenis plastik agar tak salah pilih<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Meskipun plastik tidak dapat didaur ulang tanpa henti, proses pembuatannya kurang intensif energi, karena titik leleh plastik lebih rendah dibandingkan dengan kaca.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Bahan baku kaca dilebur bersama dalam tungku pada suhu 1.500 derajat Celsius. Cairan kaca kemudian dikeluarkan dari tungku, kemudian dibentuk dan dicetak.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Fasilitas produksi kaca sering menambahkan sebagian cullet kaca daur ulang ke dalam campuran bahan baku.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Secara umum, peningkatan 10%&nbsp;<em class=\"bbc-ziynna eih42320\">cullet<\/em>&nbsp;kaca ke dalam wadah campuran peleburan kaca dapat menurunkan konsumsi energi sebesar 2-3%.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Ini karena membutuhkan titik leleh yang lebih rendah untuk melelehkan kaca&nbsp;<em class=\"bbc-ziynna eih42320\">cullet<\/em>&nbsp;dibandingkan dengan bahan pembuatan pertama yang digunakan untuk memproduksi kaca.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Sebagai gantinya, proses ini sedikit mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan selama pembuatan.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24560555\/plastik-sekali-pakai-dilarang-tapi-styrofoam-yang-berbahaya-masih-banjiri-teluk-jakarta\">Baca: Mengkaji kebijakan larangan plastik sekali pakai<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Masalah utama daur ulang kaca adalah tidak menghilangkan proses peleburan kembali, yang merupakan bagian produksi kaca yang paling intensif energi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Proses ini menyumbang 75% dari konsumsi energi selama produksi. Meskipun wadah kaca dapat digunakan kembali rata-rata 12-20 kali, kaca sering diperlakukan sebagai barang sekali pakai.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kaca sekali pakai yang dibuang di tempat pembuangan sampah membutuhkan waktu hingga satu juta tahun untuk terurai.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Tingkat daur ulang kaca sangat bervariasi di seluruh dunia. Uni Eropa dan Inggris memiliki tingkat daur ulang rata-rata 74% dan 76%, sedangkan angka AS adalah 31,3% pada 2018.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Salah satu alasan angka daur ulang AS yang lebih buruk adalah karena bahan daur ulang biasanya dikumpulkan dalam &#8220;aliran tunggal&#8221;, yang berarti semua bahan dicampur menjadi satu.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Daur ulang aliran tunggal seringkali mempersulit proses penyortiran karena kaca harus dipisahkan dari bahan daur ulang lainnya dan disortir berdasarkan warna, sebelum dapat dilebur kembali.<\/p>\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24573893\/7-langkah-sederhana-mengelola-sampah-rumah-tangga\">Baca: Langkah sederhana kelola sampah rumah tangga<\/a><\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Proses seperti ini seringkali terlalu memakan waktu, dan mahal, untuk memisahkan kaca berwarna campuran di fasilitas daur ulang.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Alih-alih diubah menjadi botol baru, pecahan kaca campuran diubah menjadi produk serat kaca yang dapat digunakan untuk insulasi.&nbsp;<em class=\"bbc-ziynna eih42320\">Cullet<\/em>&nbsp;kaca adalah kualitas tertinggi ketika dipisahkan dari bahan daur ulang lainnya sejak awal &ndash; ini dikenal sebagai daur ulang multi-aliran.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Warna kaca memengaruhi seberapa murni aliran yang dibutuhkan. Kaca berwarna hijau dapat menggunakan 95% kaca daur ulang.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Sementara kaca bening atau tidak berwarna, yang juga dikenal sebagai &#8220;kaca batu&#8221;, memiliki spesifikasi kualitas yang lebih tinggi dan hanya mengizinkan hingga 60% kaca daur ulang karena kontaminasi apa pun bisa memengaruhi kualitas.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Kaca daur ulang harus dilebur dua kali, sekali menjadi cullet dan sekali lagi menjadi produk baru. Itulah sebabnya kaca daur ulang mungkin hanya lebih hemat energi sedikit saja daripada kaca murni.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Tidak diragukan lagi bahwa kaca masih memainkan peran penting di banyak industri. Daya tahan dan sifatnya yang tidak beracun menjadikannya ideal untuk makanan dan bahan yang perlu diawetkan.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Namun, anggapan bahwa kaca berkelanjutan hanya karena dapat didaur ulang tanpa batas adalah salah tafsir. Mempertimbangkan seluruh siklus hidupnya, produksi kaca mungkin sama merusak lingkungannya dengan plastik.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\">Lain kali, ketika Anda ingin membuang botol kaca, mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakannya kembali. Kaca adalah bahan yang tangguh dan tahan lama, yang tidak dibuat untuk dibuang setelah hanya digunakan sekali.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"bbc-19j92fr ebmt73l0\" dir=\"ltr\">\n<p class=\"bbc-1y32vyc e17g058b0\" dir=\"ltr\"><strong><em class=\"bbc-ziynna eih42320\">Artikel ini pertama kali terbit di BBC dalam bahasa Inggris<\/em>,&nbsp;<a class=\"focusIndicatorReducedWidth bbc-n8oauk e1p3sufg0\" href=\"https:\/\/www.bbc.com\/future\/article\/20230427-glass-or-plastic-which-is-better-for-the-environment\">Glass or plastic: which is better for the environment?<\/a>&nbsp;<em class=\"bbc-ziynna eih42320\">bisa Anda simak di laman<\/em>&nbsp;<a class=\"focusIndicatorReducedWidth bbc-n8oauk e1p3sufg0\" href=\"https:\/\/www.bbc.com\/future\">BBC Future<\/a>.<\/strong><\/p>\n<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sejak ditemukan pada abad ke-4 Masehi, penggunaan kaca sebagai wadah penyimpanan terus meluas. Sejarah mencatat ketahanan dan fungsionalitas material kaca sebagai perangkat sehari-hari.&nbsp; Kaca adalah bahan yang berguna untuk segala hal, mulai dari mengawetkan makanan hingga membawa sinyal yang membuat internet bisa bekerja. Kaca juga sering disebut lebih ramah lingkungan. Begitu pentingnya kaca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":23207,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5923,17,777],"class_list":["post-23206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kaca","tag-lingkungan","tag-plastik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23206"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23206\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}