{"id":2325,"date":"2026-07-30T00:30:39","date_gmt":"2026-07-30T00:30:39","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2325"},"modified":"2026-07-30T00:30:39","modified_gmt":"2026-07-30T00:30:39","slug":"klh-masih-periksa-kandungan-pestisida-warga-diimbau-tak-konsumsi-ikan-tangkapan-dari-sungai-cisadane","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2325","title":{"rendered":"KLH Masih Periksa Kandungan Pestisida, Warga Diimbau Tak Konsumsi Ikan Tangkapan dari Sungai Cisadane"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) masih memeriksa endapan pestisida di Sungai Cisadane dan meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak mengonsumsi ikan berasal dari wilayah setempat yang sempat tercemar.<\/p>\n<p>Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, pihaknya belum men-declare bahwa telah selesai masalah endapan dari pestisida karena masih dalam pengambilan masa kedua<\/p>\n<p>Dilansir Antaranews.com, pengambilan sampel ini direncanakan akan dilakukan awal bulan April mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagaimana kita sampaikan, satu bulan sekali kita akan cek sedimentasinya, apakah masih ada endapan-endapan dari pestisidanya yang masih tertahan di sana,&#8221; katanya di Jakarta, Senin (16\/3\/2026) malam.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247213666\/dlh-kota-tangerang-sebut-air-sungai-cisadane-kembali-penuhi-baku-mutu\">Baca: DLH Kota Tangerang sebut air Sungai Cisadane kembali penuhi baku mutu<\/a><\/p>\n<p>Dia menyebut pestisida itu berpotensi masih berada di dalam endapan Sungai Cisadane, meski belum dapat mengonfirmasi apakah kandungannya masih berada jumlah yang membahayakan atau tidak.<\/p>\n<p>Untuk itu, pengambilan sampel masih akan dilakukan di sejumlah lokasi untuk memastikan sudah tidak ada lagi kandungan pestisida dengan jumlah yang membahayakan.<\/p>\n<p>Terkait dengan hal tersebut, dia meminta kepada masyarakat untuk sementara waktu menghindari mengonsumsi ikan di wilayah tercemar.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau saran saya lebih baik cari ikan di tempat lain,&#8221; kata Hanif.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247188797\/tercemar-pestisida-warga-diimbau-tidak-konsumsi-ikan-hasil-tangkapan-dari-sungai-cisadane\">Baca: Kebakaran mengakibatkan Sungai Cisadane tercemar pestisida<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup menemukan adanya pencemaran cairan bahan pestisida yang mengalir ke Sungai Jeletreng hingga Sungai Cisadane dengan luasan kurang lebih 22,5 kilometer (km).<\/p>\n<p>Pencemaran ini meliputi wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.<\/p>\n<p>Cairan itu bocor ke badan air setelah terjadi kebakaran di gudang milik PT Biotek Saranatama pada awal Februari lalu.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pada 19 Februari, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memastikan kualitas air Sungai Cisadane telah kembali memenuhi baku mutu pascainsiden pencemaran ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) masih memeriksa endapan pestisida di Sungai Cisadane dan meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak mengonsumsi ikan berasal dari wilayah setempat yang sempat tercemar. Menteri Lingkungan Hidup\/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, pihaknya belum men-declare bahwa telah selesai masalah endapan dari pestisida karena masih dalam pengambilan masa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2326,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,935,4],"class_list":["post-2325","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-pestisida","tag-sungai-cisadane"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2325","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2325"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2325\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2325"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2325"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2325"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}