{"id":23260,"date":"2026-07-30T02:42:26","date_gmt":"2026-07-30T02:42:26","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23260"},"modified":"2026-07-30T02:42:26","modified_gmt":"2026-07-30T02:42:26","slug":"sangat-membantu-pasangan-pekerja-perlu-subsidi-dari-pemkot-agar-biaya-daycare-lebih-terjangkau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23260","title":{"rendered":"Sangat Membantu Pasangan Pekerja, Perlu Subsidi dari Pemkot agar Biaya Daycare Lebih Terjangkau"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Nura adalah perempuan pekerja di Jakarta dengan satu anak usia 1,5 tahun. Meski suaminya juga bekerja, Nura tetap merasa berat untuk membayar daycare di dekat rumahnya.&nbsp;<\/p>\n<p>Alhasil, untuk urusan mengurus anak dia memilih menitipkan anaknya kepada tetangganya dengan sistem pembayaran harian, ketimbang membayar daycare yang mencapai Rp 2,5 juta sebulan.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p>Fasilitas daycare&nbsp;makin dibutuhkan dan menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih para orang tua muda yang harus bekerja sembari mengurus anak,&nbsp;&nbsp;Tren daycare&nbsp;berkembang dalam beberapa tahun terakhir terutama di negara-negara maju.<\/p>\n<p>Di Indonesia, keberadaan daycare mulai banyak ditemukan di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar dan kota-kota lainnya.<\/p>\n<p>Daycare&nbsp;menjadi salah satu solusi untuk menitipkan mengurus anak&nbsp;di tengah keputusan kedua orang tua untuk bekerja bagi ekonomi keluarga.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24570119\/peringati-hari-buruh-para-pekerja-perempuan-tolak-sistem-no-work-no-pay\">Baca: Buruh perempuan tolak sistem &#8220;no work no pay&#8221;<\/a><\/p>\n<p>Namun, untuk mengakses layanan daycare&nbsp;di kota besar seperti Jakarta tidaklah murah. Untuk orang tua pekerja dengan gaji Rp 5 juta sebulan kadang harus merogoh hampir separuh dari penghasilannya demi bisa mengakses fasilitas daycare&nbsp;untuk mengurus anak mereka.&nbsp;<\/p>\n<p>Dilansir DW Indonesia, umumnya harga daycare&nbsp;di Jakarta berkisar Rp2 juta hingga 3,5 juta per bulan. Padahal menurut data BPS, pada 2021 rata-rata gaji pekerja di Jakarta berkisar di angka Rp4,1 juta hingga 5 juta per bulan.<\/p>\n<p>Hal inilah yang juga dialami Nura, sehingga menitipkan anak di daycare masih sebatas angan-angan.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">&nbsp;<\/div>\n<div id=\"_popIn_recommend_word\">&#8220;Bagi keluarga muda dengan ekonomi menengah ke bawah&nbsp;menjadi sulit, utamanya bagi mereka yang tidak memiliki support system seperti orang tua ikut mengurus anak,&rdquo; jelas Lily dikutip DW Indonesia.<\/div>\n<div>&nbsp;<\/div>\n<div><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24633527\/cara-mudah-mengenalkan-kebiasaan-membaca-pada-anak-sejak-dini\">Baca: Cara mudah mengenalkan kebiasaan membaca kepada anak<\/a><\/div>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">&nbsp;<\/div>\n<p>Hal ini berbeda dengan sejumlah negara di Eropa yang biaya daycare&nbsp;disubsidi oleh pemerintah. Di Swedia, orang tua muda hanya perlu mengeluarkan sekitar 4% dari pendapatan bulanannya untuk menggunakan jasa daycare&nbsp;guna&nbsp;mengurus anak&nbsp;mereka.<\/p>\n<p>Pemerintah Jerman&nbsp;sejak 2019 telah menggelontorkan dana untuk memberikan subsidi bagi warganya untuk bisa menggunakan fasilitas daycare&nbsp;untuk mengurus anak mereka. Warga Jerman hanya perlu merogoh kocek sekitar 5,1% hingga 9,8% dari penghasilan bulanan mereka untuk membayar biaya daycare.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">&nbsp;<\/div>\n<p>Namun, segala kemudahan bagi warga Swedia maupun Jerman tidak didapatkan secara cuma-cuma. Pajak di Swedia bisa mencapai 52,27%. Sementara pajak di Jerman berkisar 12% hingga 42% dari penghasilan bulanan warganya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, budaya merawat dan&nbsp;mengurus anak&nbsp;dengan menggunakan fasilitas daycare&nbsp;dinilai masih cukup tabu oleh sebagian kalangan di Indonesia, bahkan mereka yang tinggal di kota besar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24571011\/seperti-ini-dampak-gaya-hidup-konsumtif-pada-lingkungan\">Baca: Dampak negatif&nbsp; gaya hidup konsumtif bagi lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Citra Anggraeny, Manager Operasional dari Root Daycare&nbsp;menyebut, hingga saat ini masih banyak orang tua yang enggan menitipkan anaknya di daycare.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">&nbsp;<\/div>\n<p>&#8220;Masih tetap ada yang menganggap daycare&nbsp;itu kayak anaknya itu dipisahin, apalagi kakek nenek banyak banget (berpikir)&nbsp;&#8216;aduh kasian banget adiknya harus dititipin,&#8217; lebih mostly pengennya sih cucunya di rawat sama kakek neneknya,&rdquo; ungkap Citra.<\/p>\n<p>Budaya masyarakat Indonesia yang belum terbiasa dan mengenal daycare untuk mengurus anak&nbsp;menjadi tantangan di industri ini. Citra menyebut untuk dapat meyakinkan orang tua mengenai kualitas pola pengasuhan, daycare yang dikelolanya rutin mengadakan &#8220;pelatihan bagi pendamping anak, hingga pendampingan dari ahli gizi dan tenaga ahli, seperti dokter.&rdquo;<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">&nbsp;<\/div>\n<p>Daycare menjadi solusi bagi keluarga muda di wilayah urban di Indonesia, di mana kedua orang tua buah hati harus memutuskan untuk bekerja.<\/p>\n<p>Sejauh ini, DPR tengah menggodok aturan dalam Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak yang mewajibkan perusahaan untuk menyediakan daycare&nbsp;bagi karyawannya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau&nbsp;aturan itu diterapkan, itu memudahkan sekali ya untuk keluarga seperti aku. Jadi bisa tetap bekerja tanpa khawatir soal anak,&rdquo; pungkas Yeni.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24574395\/perempuan-dengan-down-syndrome-rentan-alami-kekerasan-tapi-sering-diabaikan\">Baca: Perempuan down syndrome rentan alami kekerasan tapi sering diabaikan<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Nura adalah perempuan pekerja di Jakarta dengan satu anak usia 1,5 tahun. Meski suaminya juga bekerja, Nura tetap merasa berat untuk membayar daycare di dekat rumahnya.&nbsp; Alhasil, untuk urusan mengurus anak dia memilih menitipkan anaknya kepada tetangganya dengan sistem pembayaran harian, ketimbang membayar daycare yang mencapai Rp 2,5 juta sebulan.&nbsp;&nbsp; Fasilitas daycare&nbsp;makin dibutuhkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":23261,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[649,5931],"class_list":["post-23260","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-daycare","tag-mengurus-anak"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23260"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23260\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}