{"id":23363,"date":"2026-07-30T02:43:09","date_gmt":"2026-07-30T02:43:09","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23363"},"modified":"2026-07-30T02:43:09","modified_gmt":"2026-07-30T02:43:09","slug":"separuh-dari-sekitar-6000-bahasa-di-dunia-terancam-punah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=23363","title":{"rendered":"Separuh dari Sekitar 6000 Bahasa di Dunia Terancam Punah"},"content":{"rendered":"<header class=\"sc-gpxMCN czeBSn\">\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\"><strong> <!--img1--> 7cloud.asia<\/strong> &#8211; Ketika mudik ke Boyolali, Jawa Tengah, Lebaran lalu saya dihadapkan pada kondisi yang membuat saya sedikit masygul. Semakin sedikit anak muda yang menggunakan bahasa lokal yakni bahasa Jawa.&nbsp;<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Alih-alih menggunakan bahasa Jawa, keponakan saya yang berumur 15 tahun, yang lahir dan besar di Boyolali lebih suka menggunakan bahasa Indonesia untuk komunikasi sehari-hari. Bahkan ketika saya mencoba mengajaknya berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Jawa dia tetap menggunakan bahasa Indonesia.<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Selama sepekan di kampung saya menemukan penggunaan bahasa Jawa lebih banyak digunakan oleh mereka yang sudah dewasa.&nbsp;<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Saya sendiri juga mulai kesulitan jika harus menggunakan bahasa Jawa Krama inggil yang seharusnya digunakan untuk berbicara dengan orang yang lebih tua.&nbsp;Jangan ditanya lagi, apakah saya bisa membaca tulisan dengan huruf Jawa, dipastikan saya akan tertatih-tatih untuk mengejanya.&nbsp;<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/24560330\/makna-sumbu-filosofi-dalam-tata-kota-yogyakarta\">Baca: Peran sumbu filosofi dalam tata kota Yogyakarta<\/a><\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Ternyata pengalaman yang saya alami ini ini sejalan dengan temuan badan budaya dunia, UNESCO. UNESCO menyebut&nbsp;setengah dari sekitar 6000 bahasa tutur atau bahasa lokal di dunia bakal punah karena semakin sedikit yang menggunakannya.&nbsp;<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Dilansir DW Indonesia, dengan dijadikannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi, bahasa ini berandil terhadap punahnya bahasa daerah di seluruh bumi Nusantara.<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Hingga 2014 di Indonesia terdapat sekitar 700 bahasa daerah, yang sebagian besar masih aktif dituturkan sampai sekarang.<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Namun menurut UNESCO, bahasa-bahasa daerah di Indonesia juga dalam bahaya &ndash; sekitar 140 bahasa daerah terancam kepunahan.<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\">Masih menurut DW Indonesia,&nbsp;UNESCO menyerukan agar para orang tua untuk berbicara dengan anaknya dalam bahasa yang mereka benar-benar kuasai atau bahasa lokal.<\/p>\n<p class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-dkSuNL jPyoVX teaser-text\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/24560519\/makna-tradisi-mudik-lebaran-tak-sekadar-sungkeman\"><strong>Pentingnya Bahasa Ibu<\/strong><\/a><\/p>\n<\/header>\n<section class=\"sc-eYmodA jVyCtB in-line closed\" data-tracking-name=\"sharing-icons-inline\">\n<div class=\"always-visible\">Memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional, 21 Februari, organisasi untuk suku adat terancam Jerman GfbV menyampaikan kekhawatiran akan punahnya bahasa-bahasa di dunia.<\/div>\n<div class=\"more closed\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"more closed\">Menurut seorang pejabat GfbV, Sarah Reinke, saat ini sekitar 1.800 dari sedikitnya 6.000 bahasa di dunia terancam kepunahan. Setiap dua minggu, satu bahasa hilang tidak dituturkan lagi.<\/div>\n<div class=\"more closed\">&nbsp;<\/div>\n<div class=\"more closed\">Di Jerman sendiri, 13 bahasa minoritas dan dialek yang kini masih dipakai, seperti Yiddish dan Romani. Tetapi bahasa-bahasa itu berada dalam ancaman.<\/div>\n<\/section>\n<div class=\"sc-gicCDI sc-bZkfAO czqpjL hngCMv sc-cSFexR WDpxt rich-text has-italic\">\n<p>Kepunahan bahasa, terutama bahasa minoritas, di dunia diakibatkan dengan semakin meningkatnya mobilitas atau pengaruh media, ditambahkan Sarah Reinke. Selain itu, di beberapa negara otoriter, seperti Rusia dan Cina, bahasa-bahasa minoritas ditekan dengan maksud untuk mencabut akar budaya etnis minoritas di negara-negara tersebut.<\/p>\n<p>Di Amerika Selatan, proyek-proyek pembangunan raksasa mengubur habitat dan bahasa adat di wilayah.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/24560519\/makna-tradisi-mudik-lebaran-tak-sekadar-sungkeman\">Baca: Tradisi mudik ternyata sudah dikenal sejak zaman Majapahit<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Penting bagi orang tua untuk mengajarkan bahasa mereka kepada anak-anak mereka,&rdquo; dikatakan Christiane Hoffschildt, dari Asosiasi Terapi Bicara Jerman DBL. Orang tua sebaiknya berbicara dengan anak-anak dalam bahasa yang mereka benar-benar kuasai, yaitu bahasa ibu mereka sendiri. Ini juga berlaku bagi para migran di Jerman.<\/p>\n<p>&#8220;Bagi kebanyakan anak (migran) biasanya bukan merupakan masalah untuk belajar Bahasa Jerman sebagai bahasa kedua atau ketiga,&ldquo; papar Christiane Hoffschildt.<\/p>\n<p>Kemampuan menguasai satu bahasa ibu merupakan dasar yang sangat penting bagi anak-anak untuk menguasai bahasa-bahasa lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan saja merupakan kesempatan tambahan untuk kesuksesan karir akademik dan profesional, tapi juga mendukung perkembangan pluralistik dan linguistik dalam masyarakat yang beragam budaya,&ldquo; demikian Christiane Hoffschildt.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24569236\/mengenal-uniknya-tradisi-seba-masyarakat-badui-tahun-ini-singgung-hak-politik\">Baca: Mengapa Suku Badui setia merawat Tradisi Seba<\/a><\/p>\n<p>Hari Bahasa Ibu Internasional dicanangkan oleh PBB pada November 1999, dan sejak tahun 2000 diperingati setiap tanggal 21 Februari.<\/p>\n<p>Hari Bahasa Ibu digagas untuk mengangkat perhatian dunia pada bahasa-bahasa yang terancam punah &ndash; bahasa dengan kurang dari 10.000 penutur.<\/p>\n<p>Jadi, mulai sekarang selain belajar bahasa nasional dan bahasa internasional tak ada salahnya kita mulai kembali belajar bahasa ibu atau bahasa lokal daerah kita masing-masing. Ini penting untuk merawat agar bahasa ibu kita tidak punah dan hanya menjadi catatan sejarah.<\/p>\n<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Ketika mudik ke Boyolali, Jawa Tengah, Lebaran lalu saya dihadapkan pada kondisi yang membuat saya sedikit masygul. Semakin sedikit anak muda yang menggunakan bahasa lokal yakni bahasa Jawa.&nbsp; Alih-alih menggunakan bahasa Jawa, keponakan saya yang berumur 15 tahun, yang lahir dan besar di Boyolali lebih suka menggunakan bahasa Indonesia untuk komunikasi sehari-hari. Bahkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":23364,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1544],"class_list":["post-23363","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bahasa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23363","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23363"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23363\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23363"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23363"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23363"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}