{"id":2435,"date":"2026-07-30T00:31:17","date_gmt":"2026-07-30T00:31:17","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2435"},"modified":"2026-07-30T00:31:17","modified_gmt":"2026-07-30T00:31:17","slug":"bnpb-pastikan-korban-banjir-sumatera-di-gayo-lues-tinggal-di-hunian-sementara-sebelum-lebaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2435","title":{"rendered":"BNPB Pastikan Korban Banjir Sumatera di Gayo Lues Tinggal di Hunian Sementara Sebelum Lebaran"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menargetkan tidak ada lagi warga korban banjir&nbsp;Sumatera&nbsp;tinggal di tenda pengungsian jelang lebaran tahun ini.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Suharyanto saat menyapa warga Agusen yang tinggal di hunian sementara (huntara), di Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh usai melakukan kunjungan kerja di Aceh Tamiang, pada Rabu (11\/3\/2026).<\/p>\n<p>Kepada warga yang menghuni hunian sementara, Kepala BNPB menyampaikan, hingga Selasa (10\/3\/2026), data sementara BNPB mencatat target huntara di Kabupaten Gayo Lues mencapai 1.713 unit.<\/p>\n<p>Dalam&nbsp;keterangan&nbsp;tertulisnya,&nbsp;BNPB&nbsp;menyebutkan&nbsp;bahwa total hunian sementara yang telah selesai dibangun tercatat sebanyak 1.518 unit.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami pastikan menjelang lebaran tahun 2026, untuk Kabupaten Gayo Lues, sudah tidak ada lagi masyarakat yang ada di tenda,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/247293232\/ribuan-korban-banjir-sumatera-masih-tinggal-di-pengungsian\">Baca: Ribuan korban banjir Sumatera masih tinggal di pengungsian<\/a><\/p>\n<p>Namun demikian, sejumlah keluarga menyatakan masih menunggu proses penyelesaian hunian sementara untuk mereka.<\/p>\n<p>Menyikapi kondisi tersebut, Kepala BNPB akan menempatkan sementara waktu mereka ke tempat yang lebih layak, seperti gedung balai latihan kerja yang dikelola pemerintah daerah.<\/p>\n<p>&ldquo;Supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues bisa menikmati, bisa mengikuti perayaan Idulfitri dengan lebih baik dan lebih hikmat,&rdquo; tambahnya.<\/p>\n<p>Huntara komunal tersebut dihuni 155 KK yang berasal dari kawasan tersebut. Kepala BNPB menyebutkan tempat tinggal mereka rusak akibat banjir besar pada akhir November 2025 lalu.<\/p>\n<p>Lahan berdirinya rumah juga tidak memungkin lagi untuk pendirian hunian pascabencana&nbsp;banjir&nbsp;Sumatera<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/247212100\/jangan-asal-cepat-membangun-hunian-sementara-untuk-penyintas-banjir-sumatera-perlu-memperhatikan-3-hal-ini\">Baca: Pembangunan hunian sementara untuk penyintas banjir Sumatera dipercepat<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Mereka tidak memiliki tanah lagi sehingga Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berusaha untuk mencari tempat untuk relokasi terpusat,&rdquo; ujar Suharyanto.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pemerintah daerah setempat menyampaikan, sebagian besar lahan yang sekarang dijadikan huntara itu nanti jadi huntap karena memang keterbatasan lahan.<\/p>\n<p>&ldquo;Nanti teknisnya adalah mungkin setelah program huntap ini, paling tidak setelah awal April ini masuk rehabilitasi rekonstruksi. Kita akan mulai pembangunan huntap. Khusus di Gayo Lues ini agak berbeda dengan daerah lain,&rdquo; imbuh Suharyanto yang didampingi Bupati setempat.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Suharyanto membagikan bantuan bahan pokok makanan dan alat tulis bagi anak-anak di huntara Agusen. Tak hanya itu, BNPB juga memberikan bantuan non-pangan berupa kasur, kompor, kipas angin dan matras.<\/p>\n<p>Sembako yang diberikan ini untuk mendukung kebutuhan sehari-hari sebelum mendapatkan bantuan jaminan hidup dari kementerian terkait.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menargetkan tidak ada lagi warga korban banjir&nbsp;Sumatera&nbsp;tinggal di tenda pengungsian jelang lebaran tahun ini. Hal ini disampaikan Suharyanto saat menyapa warga Agusen yang tinggal di hunian sementara (huntara), di Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Aceh usai melakukan kunjungan kerja di Aceh Tamiang, pada Rabu (11\/3\/2026). Kepada warga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2436,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290,963,964],"class_list":["post-2435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera","tag-bnpb","tag-hunian-sementara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}