{"id":2869,"date":"2026-07-30T00:33:07","date_gmt":"2026-07-30T00:33:07","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2869"},"modified":"2026-07-30T00:33:07","modified_gmt":"2026-07-30T00:33:07","slug":"madani-berkelanjutan-transparansi-pengelolaan-small-grant-folu-net-sink-tahap-1-3-masih-minim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2869","title":{"rendered":"MADANI Berkelanjutan: Transparansi Pengelolaan Small Grant FOLU Net Sink Tahap 1-3 Masih Minim"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kementerian Kehutanan pada Kamis (12\/2\/2026) secara resmi meluncurkan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan (Small Grant) periode ke-4.<\/p>\n<p>Small Grant ini merupakan salah satu skema pendanaan untuk mendukung pencapaian target emisi nol dari penggunaan hutan dan lahan pada&nbsp;2030&nbsp;atau FOLU Net Sink 2030, yang didukung melalui kerja sama Indonesia-Norwegia dengan mekanisme <em>Result-Based Contribution<\/em> (pendanaan berbasis hasil).<\/p>\n<p>Kepada 7cloud.asia, Lead Program MADANI Berkelanjutan, Yosi Amelia mengatakan, kontribusi Pemerintah Norwegia sebesar 216 juta dolar&nbsp;atau setara Rp3,5 triliun&nbsp;dalam mendukung upaya Indonesia menurunkan emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan patut diapresiasi.<\/p>\n<p>Skema ini menunjukkan adanya pengakuan internasional terhadap upaya Indonesia menekan deforestasi sekaligus menjadi langkah penting dalam membangun mekanisme pendanaan iklim nasional.<\/p>\n<p>Secara konseptual, skema FOLU Net Sink cukup&nbsp;komprehensif karena tidak hanya berorientasi pada penurunan emisi, tetapi juga pada perbaikan tata kelola ekosistem secara lebih luas dengan target implementasi hingga 36 provinsi.<\/p>\n<p>Namun demikian, evaluasi MADANI Berkelanjutan&nbsp;menunjukkan bahwa implementasi tahap 1&ndash;3 masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek distribusi pendanaan dan transparansi&nbsp;tata kelola.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247204161\/small-grant-folu-net-sink-tahap-4-dibuka-dpn-alun-pertanyakan-evaluasi-periode-sebelumnya\">Baca: DPN ALUN pertanyakan evaluasi Small Grant Folu Net Sink 2030<\/a><\/p>\n<p>Menurut Yosi, mekanisme penyaluran dana <em>Results-Based Contribution<\/em> (RBC) melalui BPDLH belum terdistribusi secara merata antarprovinsi.<\/p>\n<p>&#8220;Pendanaan cenderung terserap oleh daerah atau institusi yang memiliki kapasitas administratif untuk mengajukan proposal, sementara wilayah dengan risiko deforestasi tinggi namun kapasitas kelembagaannya terbatas justru berpotensi tertinggal,&#8221; ujarnya dalam wawancara tertulis dengan 7cloud.asia, Rabu (18\/2\/2026)<\/p>\n<p>Pendekatan ini berbeda dengan skema REDD+ berbasis <em>Green Climate Fund<\/em> yang mendistribusikan manfaat secara lebih merata sebagai insentif nasional atas kontribusi kolektif penurunan emisi.<\/p>\n<p>Selain persoalan distribusi, MADANI Berkelanjutan&nbsp;juga mencatat adanya tantangan serius terkait transparansi dan tata kelola sepanjang siklus program, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga sistem MRV.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, ujar&nbsp;Yosi,&nbsp;tidak ada informasi publik secara spesifik ke mana dana disalurkan, siapa yang mengelola program di tingkat operasional, siapa penerima manfaat utama, serta bagaimana dampaknya terhadap perlindungan hutan.<\/p>\n<p>Bahkan menurut Yosi, Investment Plan yang menjadi dasar arah penggunaan dana juga belum sepenuhnya terbuka dan mudah diakses publik secara rinci.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245739202\/tim-omo-folu-net-sink-banyak-diisi-kader-psi-raja-juli-antoni-menuai-kritik-tajam\">Baca: Tim OMO FOLU Net Sink banyak diisi kader PSI<\/a><\/p>\n<p>MADANI Berkelanjutan&nbsp;juga menyoroti terkait dengan ketimpangan pendanaan dari FOLU Net Sink berdasarkan rencana investasi RBC Norwegia.<\/p>\n<p>Kondisi ini menyebabkan masyarakat, termasuk organisasi masyarakat sipil, tidak memiliki ruang yang memadai untuk melakukan pengawasan independen terhadap penggunaan dana publik internasional tersebut.<\/p>\n<p>Padahal, transparansi merupakan elemen kunci dalam skema pendanaan berbasis hasil, karena kredibilitas capaian emisi sangat bergantung pada kepercayaan publik dan kemampuan untuk memastikan bahwa pendanaan benar-benar berkontribusi pada perlindungan hutan di lapangan.<\/p>\n<p>Yosi&nbsp;menegaskan,&nbsp;minimnya keterbukaan dalam proses perencanaan dan implementasi juga berimplikasi pada lemahnya akuntabilitas berbasis dampak.<\/p>\n<p>Tanpa informasi yang jelas mengenai alokasi dan hasil program, sulit untuk menilai apakah intervensi yang didanai benar-benar menurunkan risiko deforestasi secara permanen atau hanya menghasilkan capaian administratif.<\/p>\n<p>&#8220;Situasi ini berpotensi melemahkan legitimasi program, baik di tingkat domestik maupun internasional,&#8221; ujar Yosi mengingatkan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244078365\/peran-pemulihan-lahan-gambut-dalam-pencapaian-sasaran-folu-net-sink-2030\">Baca: Pemulihan lahan gambut dukung pencapaian target FOLU Net Sink 2030<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kementerian Kehutanan pada Kamis (12\/2\/2026) secara resmi meluncurkan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan (Small Grant) periode ke-4. Small Grant ini merupakan salah satu skema pendanaan untuk mendukung pencapaian target emisi nol dari penggunaan hutan dan lahan pada&nbsp;2030&nbsp;atau FOLU Net Sink 2030, yang didukung melalui kerja sama Indonesia-Norwegia dengan mekanisme Result-Based Contribution (pendanaan berbasis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2870,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1088],"class_list":["post-2869","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-folu-net-sink"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2869"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2869\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}