{"id":2896,"date":"2026-07-30T00:33:11","date_gmt":"2026-07-30T00:33:11","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2896"},"modified":"2026-07-30T00:33:11","modified_gmt":"2026-07-30T00:33:11","slug":"icw-sebut-jokowi-ingin-cuci-tangan-dari-peran-besarnya-dalam-revisi-uu-kpk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2896","title":{"rendered":"ICW Sebut Jokowi Ingin Cuci Tangan dari Peran Besarnya dalam Revisi UU KPK"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; <em>Indonesia Corruption Watch<\/em> (ICW) menilai ada upaya cuci tangan dan&nbsp;lepas&nbsp;tanggung&nbsp;jawab&nbsp;dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait ucapannya tentang revisi UU KPK.<\/p>\n<p>&ldquo;Wacana merevisi UU KPK yang disampaikan oleh mantan Presiden ke-7 Joko Widodo penuh paradoks dan upaya untuk &ldquo;mencuci tangan&rdquo; kesalahan di&nbsp;masa&nbsp;lalu,&ldquo; ujar Wana Alamsyah, kepala divisi Hukum dan Investigasi ICW&nbsp;dalam pernyataan tertulis yang diterima 7cloud.asia, Senin (16\/2\/2026)<\/p>\n<p>ICW menyebut, Jokowi merupakan salah satu kontributor terbesar dalam pelemahan KPK lewat revisi UU KPK yang prosesnya sangat singkat, yaitu&nbsp;kurang lebih hanya 13 hari.<\/p>\n<p>Ada dua alasan yang mendasari mengapa ICW menyebut Jokowi merupakan salah satu kontributor terbesar revisi UU KPK.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/247201438\/dpr-pernyataan-jokowi-soal-revisi-uu-kpk-tidak-tepat\">Baca: DPR sanggah pernyataan Jokowi soal revisi UU KPK<\/a><\/p>\n<p>Pertama, pada tanggal 11 September 2019&nbsp;Jokowi mengeluarkan Surat Presiden dan mendelegasikan Menkumham dan MenpanRB mewakili dari sisi eksekutif untuk membahas tentang revisi UU KPK.<\/p>\n<p>Kedua, Jokowi tidak mengeluarkan Peraturan&nbsp;Pemerintah&nbsp;Pengganti&nbsp;Undang-undang&nbsp;(Perppu) ketika ada protes besar-besaran menolak&nbsp;revisi&nbsp;UU&nbsp;KPK&nbsp;pada&nbsp;September 2019.&nbsp;Padahal ia memiliki kewenangan untuk melakukan hal tersebut.<\/p>\n<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi menyetujui usulan mantan Ketua KPK Abraham Samad agar UU KPK dikembalikan ke versi yang lama.<\/p>\n<p>Menjawab pertanyaan wartawan, Jokowi juga menyinggung UU KPK versi revisi yang disebutnya merupakan hasil inisiatif DPR.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244735578\/kkn-kembali-marak-pdi-perjuangan-dorong-revisi-uu-kpk\">Baca: PDI Perjuangan dorong UU KPK dikembalikan ke versi awal<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Ya saya setuju, bagus (UU KPK kembali ke versi lama), karena itu dulu (revisi UU KPK) inisiatif DPR, lho. Jangan keliru ya, itu inisiatif DPR,&#8221; kata Jokowi, dilansir detikJateng, Jumat (13\/2\/2026).<\/p>\n<p>Jokowi mengaku UU KPK direvisi pada saat dirinya menjabat presiden atas inisiatif DPR. Namun dia menekankan tidak menandatangani UU hasil revisi tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, memang (revisi UU KPK). Saat itu atas inisiatif DPR direvisi, tapi saya tidak tanda tangan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Usulan revisi UU KPK merupakan inisiatif dari DPR namun pemerintahan Jokowi saat itu aktif dalam terlibat dalam pembahasan, sehingga UU ini bisa segera disahkan tanpa hambatan dari pemerintah.<\/p>\n<p>Saat&nbsp;itu,&nbsp;kelompok masyarakat sipil menilai poin-poin revisi UU KPK melumpuhkan KPK dan melemahkan pemberantasan korupsi sehingga memicu unjukrasa besar-besaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai ada upaya cuci tangan dan&nbsp;lepas&nbsp;tanggung&nbsp;jawab&nbsp;dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait ucapannya tentang revisi UU KPK. &ldquo;Wacana merevisi UU KPK yang disampaikan oleh mantan Presiden ke-7 Joko Widodo penuh paradoks dan upaya untuk &ldquo;mencuci tangan&rdquo; kesalahan di&nbsp;masa&nbsp;lalu,&ldquo; ujar Wana Alamsyah, kepala divisi Hukum dan Investigasi ICW&nbsp;dalam pernyataan tertulis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2897,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1109],"class_list":["post-2896","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-uu-kpk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2896","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2896"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2896\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2897"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2896"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2896"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2896"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}