{"id":3127,"date":"2026-07-30T00:34:25","date_gmt":"2026-07-30T00:34:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3127"},"modified":"2026-07-30T00:34:25","modified_gmt":"2026-07-30T00:34:25","slug":"banjir-dan-tanah-lonsor-makin-sering-terjadi-ini-yang-bisa-dilakukan-pemda-cegah-jatuhnya-korban-jiwa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3127","title":{"rendered":"Banjir dan Tanah Lonsor Makin Sering Terjadi: Ini yang Bisa Dilakukan Pemda Cegah Jatuhnya Korban Jiwa"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Guru Besar Departemen Teknik Geologi UGM, Prof. Wahyu Wilopo mengatakan, peran aktif pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sangat krusial dalam mencegah jatuhnya korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor.<\/p>\n<p>Peran BPBD dan pemerintah terutama melalui penguatan mitigasi nonfisik yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Dilansir ugm.ac.id, Prof. Wahyu menyebut langkah pertama yang harus dilakukan pemerintah dan BPBD adalah memetakan risiko bencana secara ilmiah dan komunikasi secara terbuka pada masyarakat.<\/p>\n<p>Setelah dilakukan pemetaan, pemerintah bersama BPBD wajib memastikan peringatan dini benar-benar sampai dan dipahami oleh masyarakat, terutama pada mereka yang bermukim di daerah rawan.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa peringatan tidak boleh bersifat umum, melainkan spesifik terhadap wilayah dan potensi bahaya yang dihadapi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247094419\/banjir-sumatera-ingatkan-besarnya-peran-masyarakat-adat-dalam-mitigasi-bencana\">Baca: Besarnya peran masyarakat adat dalam mitigasi bencana<\/a><\/p>\n<p>Pemerintah dan BPBD itu harus memetakan daerah mana yang rawan dan memberikan sosialisasi terkait risiko itu ke masyarakat. Dalam hal ini masyarakat harus tahu sebenarnya dia tinggal di daerah aman atau tidak.<\/p>\n<p>&ldquo;Tanpa itu, langkah peringatan dini dan pembangunan infrastruktur tidak akan berjalan efektif,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain penyampaian informasi, ia menilai pelatihan dan simulasi kebencanaan secara rutin merupakan tanggung jawab utama pemerintah dan BPBD.<\/p>\n<p>Pelatihan ini penting sebagai upaya dalam memastikan masyarakat tidak panik dan tahu apa yang harus dilakukan saat tanda-tanda bencana muncul.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247156549\/perubahan-iklim-memicu-siklon-tropis-di-khatulistiwa-mitigasi-tak-bisa-ditunda\">Baca: Bencana makin sering terjadi, mitigasi tak bisa ditunda lagi<\/a><\/p>\n<p>Pemerintah dan BPBD bertugas menyediakan sistem, regulasi, dan peringatan, sementara masyarakat wajib proaktif dalam merespons dan memiliki kesadaran keselamatan.<\/p>\n<p>Sehingga dalam hal ini peran pemerintah dan BPBD akan berjalan efektif apabila terdapat kesadaran penuh dari masyarakat itu sendiri.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kesiapsiagaan itu tidak cukup sekali sosialisasi. Harus ada pelatihan dan gladi secara rutin lalu dilengkapi dengan evaluasi. Kalau tidak, kesadaran itu akan turun seiring waktu.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau pemerintahnya sudah bagus tapi masyarakatnya tidak patuh, itu juga tidak akan jalan. Keselamatan itu tanggung jawab bersama,&rdquo; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Guru Besar Departemen Teknik Geologi UGM, Prof. Wahyu Wilopo mengatakan, peran aktif pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sangat krusial dalam mencegah jatuhnya korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor. Peran BPBD dan pemerintah terutama melalui penguatan mitigasi nonfisik yang berkelanjutan. Dilansir ugm.ac.id, Prof. Wahyu menyebut langkah pertama yang harus dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":3128,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1158,1022],"class_list":["post-3127","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bencana","tag-mitigasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3127"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3127\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}