{"id":3163,"date":"2026-07-30T00:34:35","date_gmt":"2026-07-30T00:34:35","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3163"},"modified":"2026-07-30T00:34:35","modified_gmt":"2026-07-30T00:34:35","slug":"indeks-copenhagenize-2025-kota-kota-di-dunia-jadikan-sepeda-sebagai-solusi-mobilitas-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3163","title":{"rendered":"Indeks Copenhagenize 2025: Kota-kota di Dunia Jadikan Sepeda Sebagai Solusi Mobilitas Utama"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Indeks Copenhagenize 2025 yang dirilis November 2025 lalu mengungkap, setidaknya 100 kota di seluruh dunia sedang mentransformasi diri&nbsp;menjadi&nbsp;kota&nbsp;ramah&nbsp;bersepeda<\/p>\n<p>Laporan&nbsp;itu&nbsp;menyebutkan&nbsp;bahwa&nbsp;kota-kota&nbsp;di&nbsp;dunia&nbsp;ramai-ramai&nbsp;menata&nbsp;jalanan mereka untuk mengembangkan bersepeda&nbsp;menjadi solusi mobilitas utama.<\/p>\n<p>Indeks Copenhagenize &ndash; edisi EIT Urban Mobility yang merupakan inisiatif dari Institut Inovasi dan Teknologi Eropa (EIT) sebuah badan Uni Eropa ini penuh dengan data dan kisah baru seluk beluk bersepeda dari kota-kota di seluruh dunia<\/p>\n<p>Kota-kota Eropa mendominasi tempat teratas Indeks Copenhagenize 2025 ini karena beberapa alasan, termasuk komitmen politik yang kuat &mdash; yang sering kali didorong dan didukung oleh warga setempat &mdash; untuk berinvestasi dalam transisi ekologis.<\/p>\n<p>Dilansir eiturbanmobility.eu,&nbsp;tiga posisi teratas kota ramah bersepeda ditempati Utrecht (Belanda), Kopenhagen (Denmark), dan Amsterdam (Belanda)<\/p>\n<p><strong>Wawasan global tentang&nbsp;kota&nbsp;ramah&nbsp;bersepeda<\/strong><br \/>Masuk ke dalam 30 Teratas mencerminkan lebih dari sekadar kuantitas infrastruktur; ini menandakan keselarasan yang kuat antara visi kebijakan, kualitas desain, dan penggunaan sehari-hari.<\/p>\n<p>Kota-kota ini telah menormalisasi bersepeda sebagai moda transportasi praktis sepanjang tahun, dan bukan hanya alternatif mobilitas, tetapi norma sosial.<\/p>\n<p>Kota-kota berkinerja terbaik, seperti Utrecht, Kopenhagen, dan Amsterdam tetap berada di puncak, kini bergabung dengan Ghent.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/247145482\/indeks-copenhagenize-2025-ungkap-kota-ramah-sepeda-di-dunia\">Baca: Indeks Copenhagenize 2025 ungkap kota ramah bersepeda di dunia<\/a><\/p>\n<p>Kota-kota besar yang sedang naik daun: Paris dan Helsinki telah secara dramatis mempercepat upaya mereka dan mendekati ambang pintu kota-kota berkinerja terbaik di dunia.<\/p>\n<p>Paris dan Helsinki terus menunjukkan kemampuan mereka untuk tetap ramah sepeda dari waktu ke waktu.<\/p>\n<p>Di belakang mereka: Antwerp, M&uuml;nster, Bordeaux, Den Haag, Strasbourg, dan Montr&eacute;al mempersempit kesenjangan berkat investasi yang stabil di semua aspek kunci kebijakan sepeda.<\/p>\n<p>Nantes telah kembali ke peringkat setelah absen dari edisi terakhir.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pendatang baru yang patut diperhatikan: Kota Qu&eacute;bec, Lyon, Bern, Graz, Bologna, Stockholm, Vitoria-Gasteiz, dan Wroc\u0142aw masuk ke dalam Indeks untuk pertama kalinya, menandakan momentum kuat menuju transformasi bersepeda.<\/p>\n<p><strong>Apa yang membedakan 30 kota teratas?<\/strong><br \/>Sebagian besar kota berperingkat tinggi memiliki satu kekuatan umum: kemajuan yang jelas dalam standar desain mereka, mulai dari jalur sepeda yang lebih lebar dan pemisahan yang efektif dari lalu lintas kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>Tak ketinggalan transformasi koridor perkotaan menjadi jalan khusus sepeda di mana volume pengendara membenarkannya. Infrastruktur semacam itu secara langsung meningkatkan jumlah orang yang memilih bersepeda.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/242433968\/berikut-daftar-kota-ramah-sepeda-di-dunia-jakarta-masuk-100-besar\">Baca: Daftar kota ramah bersepeda di dunia<\/a><\/p>\n<p>Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa jalan tidak harus memprioritaskan mobil &mdash; ketika dirancang untuk semua orang, manfaatnya meluas ke seluruh kota.<\/p>\n<p>Namun, masih ada ruang untuk perbaikan. Persimpangan seringkali tetap menjadi titik lemah, dan jenis infrastruktur tertentu, seperti jalur sepeda dua arah, terkadang diterapkan dalam konteks di mana mungkin tidak paling efektif.<\/p>\n<p>Kota-kota paling ramah bersepeda juga memiliki kesamaan dalam pengembangan intermodalitas yang kuat, yang menghubungkan jalur sepeda dengan transportasi umum.<\/p>\n<p>Ini termasuk tempat parkir sepeda yang aman, sistem berbagi sepeda, dan integrasi mobilitas bersama dengan kartu akses transportasi umum.<\/p>\n<p>Secara institusional, 30 kota ramah bersepeda menonjol karena kapasitas mereka untuk mengubah tekad politik menjadi tindakan nyata.<\/p>\n<p>Kota-kota ini memiliki unit khusus bersepeda, mekanisme pendanaan yang stabil, dan sistem pemantauan yang kuat telah memungkinkan mereka untuk beralih dari rencana ke hasil yang terukur.<\/p>\n<p>Mereka menunjukkan budaya evaluasi dan iterasi, terus menyempurnakan desain berdasarkan umpan balik dan data pengguna, bukan berdasarkan rencana induk yang tetap.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/246197563\/konsep-kota-15-menit-mungkinkan-warganya-melakukan-aktivitas-tanpa-kendaraan-bermotor\">Baca: Konsep &#8220;Kota 15 Menit&#8221; mungkinkan warganya beraktivitas tanpa kendaraan bermotor<\/a><\/p>\n<p>Pada akhirnya, edisi Copenhagenize Index 2025 lebih dari sekadar peringkat. Ini adalah gambaran bagaimana kota-kota mendefinisikan ulang mobilitas dan merebut kembali ruang publik.<\/p>\n<p>Ini menunjukkan bahwa investasi dalam bersepeda bukan hanya tentang transportasi, tetapi tentang membentuk kota yang lebih sehat, lebih tangguh, dan lebih adil.<\/p>\n<p>Marc Rozendal, CEO di EIT Urban Mobility mengatakan, selain berfungsi sebagai peringkat global, edisi ini memposisikan Copenhagenize Index 2025 &ndash; EIT Urban Mobility Edition ini sebagai instrumen pembelajaran.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&rdquo;Copenhagenize Index 2025 &ndash; EIT Urban Mobility Edition menawarkan kepada otoritas publik dan para profesional mobilitas perkotaan pengetahuan, alat, dan strategi untuk meningkatkan kebijakan dan infrastruktur bersepeda,&rdquo; tandasnya.<\/p>\n<p>CEO Copenhagenize, Clotilde Imbert menambahkan&nbsp;bahwa Indeks Copenhagenize 2025 &ndash; Edisi Mobilitas Perkotaan EIT mengungkapkan kematangan kebijakan bersepeda secara global.<\/p>\n<p>&rdquo;Di seluruh dunia, bersepeda tidak lagi dianggap sebagai isu mobilitas khusus, tetapi sebagai pengungkit lintas sektor untuk aksi iklim, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Indeks Copenhagenize 2025 yang dirilis November 2025 lalu mengungkap, setidaknya 100 kota di seluruh dunia sedang mentransformasi diri&nbsp;menjadi&nbsp;kota&nbsp;ramah&nbsp;bersepeda Laporan&nbsp;itu&nbsp;menyebutkan&nbsp;bahwa&nbsp;kota-kota&nbsp;di&nbsp;dunia&nbsp;ramai-ramai&nbsp;menata&nbsp;jalanan mereka untuk mengembangkan bersepeda&nbsp;menjadi solusi mobilitas utama. Indeks Copenhagenize &ndash; edisi EIT Urban Mobility yang merupakan inisiatif dari Institut Inovasi dan Teknologi Eropa (EIT) sebuah badan Uni Eropa ini penuh dengan data dan kisah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":3164,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1182],"class_list":["post-3163","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kota-ramah-bersepeda"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3163","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3163"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3163\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3164"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3163"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3163"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3163"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}