{"id":3260,"date":"2026-07-30T00:35:01","date_gmt":"2026-07-30T00:35:01","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3260"},"modified":"2026-07-30T00:35:01","modified_gmt":"2026-07-30T00:35:01","slug":"hari-primata-indonesia-pentingnya-menjaga-keberadaan-primata-di-habitat-aslinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3260","title":{"rendered":"Hari Primata Indonesia: Pentingnya Menjaga Keberadaan Primata di Habitat Aslinya"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Setiap tanggal 30 Januari masyarakat pemerhati lingkungan dan kelestarian satwa di Indonesia memperingati Hari Primata Indonesia.<\/p>\n<p>Hari Primata ini diinisiasi oleh PROFAUNA sebagai bentuk keprihatinan terhadap aktivitas perdagangan dan perburuan primata yang semakin tinggi.<\/p>\n<p>Primata adalah kelompok mamalia yang mencakup monyet, kera, orangutan, gorila, lemur, tarsius, dan manusia. Primata adalah hewan yang beradaptasi untuk hidup di pepohonan dan memiliki kecerdasan tinggi.<\/p>\n<p>Primata ditandai dengan otak besar, penglihatan maju, dan tangan cekatan dengan ibu jari berlawanan arah untuk menggenggam, berasal dari kata Latin yang berarti &#8220;pertama&#8221; atau &#8220;mulia&#8221;.<\/p>\n<p>Peringatan Hari Primata dilakukan setiap tahun oleh berbagai lembaga dan komunitas pemerhati satwa yang bertujuan untuk memberikan penyadartahuan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga primata Indonesia di habitat alaminya.<\/p>\n<p>Hal ini juga menjadi upaya dalam menekan laju kepunahan terhadap primata Indonesia terhadap aktivitas perusakan habitat dan perburuan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245183324\/wwf-jumlah-satwa-liar-turun-73-persen-dalam-50-tahun-terakhir\">Baca: Jumlah satwa liar turun 73 persen dalam 50 tahun terakhir<\/a><\/p>\n<p>Menurut <em>Mammal Diversity Database<\/em> tahun 2025, Indonesia merupakan salah satu negara dengan keragaman jenis primata tertinggi di dunia dengan memiliki 66 jenis atau setara dengan 12,8 persen dari primata yang ada di dunia.<\/p>\n<p>Jumlah jenis primata di Indonesia menempati urutan ketiga setelah Brasil dan Madagaskar. Mereka tersebar di empat pulau besar yaitu Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Sulawesi.<\/p>\n<p>Menariknya, tidak ada satupun jenis satwa primata yang ditemukan di Pulau Papua dan Kepulauan Maluku.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dolly Priatna mengatakan bahwa primata memainkan peranan penting dalam sebuah ekosistem.<\/p>\n<p>Primata, ujarnya, merupakan agen penyebar biji (<em>seed disperser<\/em>) utama yang memastikan berlangsungnya regenerasi dan menjaga keragaman spesies di hutan hujan tropis, serta keberadaannya dapat menjadi indikator kesehatan ekosistem.<\/p>\n<p>Melalui pola makan frugivora, mereka menanam kembali hutan secara alami, mengendalikan populasi serangga, dan menunjang siklus hara tanah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246086593\/koleksi-satwa-bandung-zoo-bertambah-dengan-kelahiran-binturong\">Baca: Kelahiran bayi binturong menambah koleksi satwa Bandung Zoo&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Lebih lanjut, Dolly, menjelaskan saat ini keberadaan primata di Indonesia menghadapi ancaman serius yang mengarah pada kepunahan, terutama akibat deforestasi masif, konversi lahan, perburuan, dan perdagangan satwa liar ilegal.<\/p>\n<p>Fragmentasi hutan mengisolasi populasi, sementara konflik manusia-primata meningkat karena berkurangnya ruang hidup.<\/p>\n<p>Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai inisiatif untuk mewujudkan pelestarian primata dan habitatnya di Indonesia, seperti patroli perlindungan habitat, pusat rehabilitasi dan pelepasliaran, serta penyadartahuan dan edukasi.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, peringatan Hari Primata Indonesia dapat menjadi momentum penting guna mendorong kolaborasi multipihak dengan konsep pentahelix untuk mendukung program pelestarian dan perlindungan primata beserta habitatnya di Indonesia.<\/p>\n<p>Konsep tersebut menggabungkan peran akademisi, sektor bisnis, komunitas, pemerintah, dan media.<\/p>\n<p>Dengan melibatkan berbagai pihak, konsep pentahelix dapat digunakan untuk mencari pendekatan inovatif dan efektif guna meningkatkan pengembangan dan implementasi program pelestarian dan perlindungan primata beserta habitatnya di Indonesia.<\/p>\n<p>&rdquo;Tentu saja butuh koordinasi yang baik, juga komitmen tinggi, dari berbagai pihak sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,&rdquo; ujar Dolly dalam keterangan tertulis yang diterima 7cloud.asia, Jumat (30\/1\/2026)<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245332901\/pemerhati-lingkungan-menentang-rencana-pemindahan-kekah-natuna-ke-luar-wilayah\">Baca: Kontroversi rencana pemindahan kekah Natuna ke luar wilayah<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Setiap tanggal 30 Januari masyarakat pemerhati lingkungan dan kelestarian satwa di Indonesia memperingati Hari Primata Indonesia. Hari Primata ini diinisiasi oleh PROFAUNA sebagai bentuk keprihatinan terhadap aktivitas perdagangan dan perburuan primata yang semakin tinggi. Primata adalah kelompok mamalia yang mencakup monyet, kera, orangutan, gorila, lemur, tarsius, dan manusia. Primata adalah hewan yang beradaptasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":3261,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1230,17,1229],"class_list":["post-3260","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hari-primata","tag-lingkungan","tag-satwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3260"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3260\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3261"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3260"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3260"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}