{"id":3480,"date":"2026-07-30T00:36:04","date_gmt":"2026-07-30T00:36:04","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3480"},"modified":"2026-07-30T00:36:04","modified_gmt":"2026-07-30T00:36:04","slug":"50-hari-pasca-bencana-ekologis-di-aceh-walhi-desak-pemulihan-fungsi-hutan-seperti-sediakala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3480","title":{"rendered":"50 Hari Pasca Bencana Ekologis di Aceh: WALHI Desak Pemulihan Fungsi Hutan Seperti Sediakala"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Lima puluh hari pasca&nbsp;bencana ekologis di Sumatera, belum tampak pemulihan yang bermakna maupun penegakan hukum yang memberikan efek jera terhadap korporasi yang berkontribusi merusak infrastruktur ekologis wilayah ini.<\/p>\n<p>Bencana ekologis&nbsp;itu kini telah berkembang menjadi krisis kemanusiaan, ditandai oleh hilangnya hak atas tempat tinggal, pangan, air bersih, kesehatan, pendidikan, dan penghidupan secara bersamaan.<\/p>\n<p>Aktivitas ekonomi lumpuh, gagal panen meluas, akses jalan terputus, listrik padam, dan harga kebutuhan pokok melonjak tajam.<\/p>\n<p>Bahkan di Aceh, bencana ekologis&nbsp;ini turut menggerus kearifan lokal seperti tradisi Meugang, sebuah sistem solidaritas pangan rakyat yang hilangnya menandai runtuhnya tatanan kehidupan masyarakat yang selama ini bertumpu pada keseimbangan ekologis. <\/p>\n<p>Koordinator Desk disaster WALHI region Sumatera, Wahdan&nbsp;menyampaikan bahwa minimnya sarana evakuasi, lambannya respons, serta wacana relokasi tanpa partisipasi warga memperparah penderitaan masyarakat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/247074619\/tim-ugm-bangun-hunian-sementara-dengan-libatkan-warga-penyintas-banjir-sumatera\">Baca: Pembangunan hunian sementara dengan libatkan penyintas banjir Sumatera<\/a><\/p>\n<p>Ironisnya, di tengah krisis kemanusiaan&nbsp;ini, negara justru sigap memobilisasi puluhan alat berat untuk memindahkan kayu-kayu gelondongan pascabanjir dengan tanpa transparansi dan akuntabilitas.<\/p>\n<p>&ldquo;Fakta ini memperlihatkan keberpihakan yang timpang: absen saat rakyat menyelamatkan nyawa, hadir saat berhadapan dengan sumber daya bernilai ekonomi,&rdquo; katanya saat berbicara dalam jumpa pers bertajuk <em>Dari Bencana ke Pemulihan: Jalan Menyelamatkan Sumatera<\/em> yang dipantau secara daring pada Jumat (16\/1\/2026)<\/p>\n<p>Aceh secara geografis merupakan wilayah strategis sekaligus rentan. Berada di pertemuan lempeng tektonik aktif dan memiliki bentang alam yang kaya seperti hutan, sungai, pesisir, dan laut Aceh, seharusnya dikelola dengan prinsip kehati-hatian ekologis.<\/p>\n<p>Namun dalam dua dekade pasca tsunami 2004, tekanan terhadap lingkungan justru semakin meningkat akibat ekspansi industri ekstraktif, alih fungsi hutan, dan tata ruang yang mengabaikan keselamatan rakyat. <\/p>\n<p>Afifuddin, Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye WALHI Aceh, juga menyampaikan bahwa membangun Aceh, khususnya wilayah-wilayah terdampak bencana tidak lagi bisa dilakukan dengan cara yang sama dengan selama ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247051856\/pengurus-negara-dinilai-masih-setengah-hati-menegakkan-hukum-terhadap-perusahaan-penyebab-banjir-sumatera\">Baca: Penegakan hukum setengah hati terhadap perusahaan penyebab banjir Sumatera<\/a><\/p>\n<p>Pencabutan izin ekstraktif di wilayah-wilayah rentan dan memulihkan fungsi ekologisnya seperti sediakala adalah keputusan yang tidak bisa ditawar lagi.<\/p>\n<p>Masyarakat Aceh itu paham atas kerentanan ruang hidupnya, makanya mereka menjaga wilayah fungsi khusus dengan pengetahuan tradisional yang terbukti secara turun temurun melalui tradisi.<\/p>\n<p>&ldquo;Harusnya pengetahuan tradisional ini menjadi acuan negara untuk melakukan mitigasi dan di muat menjadi peta rawan bencana bersifat partisipatif,&rdquo; katanya. <\/p>\n<p>Bencana ekologis di Aceh Tamiang dan Aceh Timur harus menjadi momentum bagi negara untuk keluar dari fase impunitas, menegakkan hukum lingkungan secara tegas, dan berpihak pada kehidupan dan keadilan ekologis, bukan justru terus mereproduksi kerusakan.<\/p>\n<p>Tim Desk Disaster WALHI Regional Sumatera untuk Aceh, Juli menegaskan, ketika negara gagal hadir dan melindungi hak-hak rakyat, penderitaan berlipat ganda,<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Dan selama akar persoalan ini tidak disentuh serta kebijakan tidak berpihak pada rakyat dan kelestarian lingkungan, bencana akan terus berulang dan diwariskan kepada generasi berikutnya,&ldquo; tegas Juli.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Lima puluh hari pasca&nbsp;bencana ekologis di Sumatera, belum tampak pemulihan yang bermakna maupun penegakan hukum yang memberikan efek jera terhadap korporasi yang berkontribusi merusak infrastruktur ekologis wilayah ini. Bencana ekologis&nbsp;itu kini telah berkembang menjadi krisis kemanusiaan, ditandai oleh hilangnya hak atas tempat tinggal, pangan, air bersih, kesehatan, pendidikan, dan penghidupan secara bersamaan. Aktivitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":3481,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1178],"class_list":["post-3480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bencana-ekologis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3480"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3480\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3481"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}