{"id":3642,"date":"2026-07-30T00:36:47","date_gmt":"2026-07-30T00:36:47","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3642"},"modified":"2026-07-30T00:36:47","modified_gmt":"2026-07-30T00:36:47","slug":"tenggat-kian-dekat-apa-yang-sudah-dicapai-dari-kerangka-kerja-keanekaragaman-hayati-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=3642","title":{"rendered":"Tenggat Kian Dekat, Apa yang Sudah Dicapai dari Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp; <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pada tahun 2022, 196 negara mengadopsi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global (<em>Global Biodiversity Framework\/GBF Kunming-Montreal<\/em>), rencana paling ambisius di dunia untuk melindungi keanekaragaman hayati.<\/p>\n<p>Di bawah Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming&ndash;Montreal ini, negara-negara telah berkomitmen untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya keanekaragaman hayati pada tahun 2030 untuk selanjutnya hidup harmonis dengan alam dan lingkungan pada tahun 2050.<\/p>\n<p>Komitmen ini dituangkan dalam dalam Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional, (National Biodiversity Strategies and Action Plans\/NBSAP) atau rencana setiap negara untuk melindungi alam dan lingkungannya.<\/p>\n<p>Dengan tenggat waktu 2030 yang semakin dekat, negara-negara diharapkan telah memperbarui Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional mereka agar selaras dengan Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247048462\/upaya-negara-negara-di-dunia-menjaga-kelestarian-keanekaragaman-hayati\">Baca: Upaya dunia dalam menjaga keanekaragaman hayati&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Namun, hingga 30 Desember 2025, hanya 66 negara yang telah menyerahkan rencana revisi<br \/>Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional<\/p>\n<p>Program Lingkungan PBB (United Nation Environment Project\/UNEP) mengingatkan negara-negara pentingnya untuk mempercepat tindakan\/aksi. Negara-negara harus berupaya memperkuat implementasi pelestarian lingkungan.<\/p>\n<p>Hal ini termasuk memulihkan habitat, menegakkan hukum lingkungan, mengurangi spesies invasif, memobilisasi pendanaan, dan memastikan keterlibatan masyarakat yang bermakna.<\/p>\n<p>UNEP mendukung negara-negara dalam memperbarui dan mengimplementasikan NBSAP mereka dengan menyediakan bantuan teknis, pengembangan kapasitas, akses ke pendanaan.<\/p>\n<p>UNEP juga menyiapkan dan platform untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman menjaga kelestarian keanekaragaman hayati mereka.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246660793\/jaga-keanekaragaman-hayati-masyarakat-dunia-perlu-mempercepat-upaya-konservasi\">Baca: Dunia harus mempercepat upaya konservasi untuk menjaga keanekaragaman hayati<\/a><\/p>\n<p>Selain itu juga ada Dana multilateral terbesar di dunia untuk lingkungan, Global Environment Facility (GEF).<\/p>\n<p>GEF saat ini mendanai dua proyek utama untuk membantu negara-negara memperbarui dan mengimplementasikan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Nasional (NBSAP), yang keduanya dibantu oleh UNEP.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">UNEP juga mendukung proyek-proyek lebih lanjut dari Dana Keanekaragaman Hayati Kunming dan Proyek Dana Perwalian China tentang implementasi Kerangka Kerja tersebut, serta Kemitraan Akselerator NBSAP yang dipimpin oleh negara.<\/p>\n<p>Bersama-sama, inisiatif-inisiatif ini membantu negara-negara di dunia mengubah komitmen keanekaragaman hayati global menjadi tindakan nyata.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246630845\/deforestasi-hancurkan-keanekaragaman-hayati-bagaimana-restorasi-harus-dilakukan\">Baca: Deforestasi hancurkan keanekaragaman hayati<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Pada tahun 2022, 196 negara mengadopsi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global (Global Biodiversity Framework\/GBF Kunming-Montreal), rencana paling ambisius di dunia untuk melindungi keanekaragaman hayati. Di bawah Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming&ndash;Montreal ini, negara-negara telah berkomitmen untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya keanekaragaman hayati pada tahun 2030 untuk selanjutnya hidup harmonis dengan alam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":3643,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[44,17],"class_list":["post-3642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-keanekaragaman-hayati","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3642\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}