{"id":4161,"date":"2026-07-30T00:39:07","date_gmt":"2026-07-30T00:39:07","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4161"},"modified":"2026-07-30T00:39:07","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:07","slug":"taman-ujung-karangasem-pernah-jadi-tempat-pembuangan-kini-jadi-tujuan-wisata-budaya-unggulan-di-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4161","title":{"rendered":"Taman Ujung Karangasem: Pernah Jadi Tempat Pembuangan Kini Jadi Tujuan Wisata Budaya Unggulan di Bali"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Taman Ujung sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Karangasem memiliki posisi penting dalam sejarah Bali. Kerajaan Karangasem sendiri merupakan kerajaan terbesar di Bali pada masa Bali Pertengahan\/Arya.<\/p>\n<p>Bahkan ada yang menyebut, Kabupaten Karangasem identik dengan Taman Ujung. Sampai saat ini pun, Taman Ujung menjadi tujuan wisata utama bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Karangasem.<\/p>\n<p>Bisa dikatakan, Taman Ujung yang terletak di pesisir selatan Bali, tak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga pusat edukasi budaya yang penting bagi generasi muda karena menyimpan sejarah yang panjang dan mencerminkan pertemuan beberapa budaya.<\/p>\n<p>Desain Taman Ujung memadukan arsitektur tradisional lokal (Bali) dengan arsitektur Eropa, China, dan Timur Tengah.&nbsp;<\/p>\n<p>Sebagai salah satu warisan budaya nasional dengan nilai sejarah, arsitektur, dan kearifan lokal yang tinggi Taman Ujung Karangasem yang dibangun di awal abad 20, kini ditetapkan menjadi cagar budaya<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246904165\/konsep-tri-hita-karana-penting-untuk-menjaga-kelestarian-lingkungan-di-bali\">Baca: Mengenal konsep Tri Hita Karana yang penting bagi kelestarian lingkungan di Bali<\/a><\/p>\n<p>Taman Ujung Karangasem juga menjadi ruang hidup budaya, dengan adanya tempat latihan tari bagi anak-anak serta berbagai kerajinan tradisional yang ditampilkan kepada pengunjung.<\/p>\n<p>Wakil Ketua Komisi X DPR, My Esti Wijayati di sela kunjungan kerja ke kawasan Taman Ujung, menegaskan pentingnya perhatian serius pemerintah pusat terhadap pelestarian Taman Ujung Karangasem.<\/p>\n<p>Dia menyampaikan, berdasarkan penjelasan Wakil Bupati Karangasem, pemerintah daerah selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung renovasi dan perawatan kawasan Taman Ujung.<\/p>\n<p>&ldquo;Kemarin kami bertemu langsung dengan cucu Raja Karangasem sebagai pengelola kawasan ini. Kita patut bangga sebagai bangsa Indonesia karena memiliki warisan budaya yang luar biasa dan masih terawat dengan baik seperti Taman Ujung ini,&rdquo; ujar My Esti dikutip Parlementaria Jumat (12\/12\/2025).<\/p>\n<p>Dalam kunjungan tersebut, My Esti juga diperkenalkan dengan berbagai tradisi dan kekayaan budaya Karangasem, termasuk kain tenun gringsing yang memiliki nilai historis dan filosofis sangat tinggi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/246664347\/pergeseran-fungsi-pecalang-dari-penjaga-ritual-ke-pengawas-pariwisata\">Baca: Pergeseran fungsi Pecalang di Bali<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Tenun gringsing ini luar biasa. Proses menyulamnya bisa lebih dari dua tahun, dan untuk menghasilkan warna tertentu bahkan membutuhkan waktu delapan sampai sepuluh tahun. Ini bukan sekadar kain, tapi warisan pengetahuan dan kesabaran yang luar biasa,&rdquo; jelasnya.<\/p>\n<p>Namun demikian, My Esti menyoroti adanya kondisi fisik bangunan yang memerlukan penanganan serius. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap sejumlah pilar dan struktur bangunan yang mulai retak dan mengalami pergeseran akibat penurunan tanah.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami melihat langsung ada tiang-tiang yang sudah mulai renggang, fondasinya juga berubah. Area itu masih dilalui pengunjung, ini jelas berbahaya,&rdquo; tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menilai bahwa pembenahan kawasan cagar budaya tidak bisa dilakukan secara sembarangan dan harus melibatkan tenaga profesional yang memahami prinsip pelestarian budaya.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau hanya diserahkan kepada pengelola, tentu akan berat. Pemerintah harus hadir. Ada aspek teknis yang sangat prinsipil dalam pelestarian cagar budaya,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/246401678\/pulau-bali-diproyeksikan-menjadi-pulau-pertanian-organik\">Baca: Pulau Bali diproyeksikan menjadi pulau pertanian organik<\/a><\/p>\n<p>My Esti meminta Kementerian Kebudayaan untuk segera memberikan perhatian khusus, termasuk melakukan kajian teknis dan tindakan pengamanan awal. Salah satu rekomendasi yang disampaikannya adalah menghentikan sementara akses pengunjung di jalur yang rawan.<\/p>\n<p>&ldquo;Saran kami, jalur yang berisiko itu harus dihentikan dulu. Cari alternatif jalan lain. Bahkan untuk jalur VIP pun menurut saya tidak perlu dilalui kalau kondisinya sudah tidak aman,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa pelestarian Taman Ujung tidak hanya soal menjaga bangunan, tetapi juga menjaga nilai-nilai luhur yang melekat di dalamnya, mulai dari fungsi sosial, arsitektur tradisional, hingga hubungan harmonis antara manusia, budaya, dan alam.<\/p>\n<p>&ldquo;Di sini ada ruang menerima tamu, ruang bertemu masyarakat, dan lanskap yang menyatu langsung dengan laut. Ini warisan yang harus bisa dinikmati dan dipelajari oleh anak cucu kita,&rdquo; tutur My Esti.<\/p>\n<p>Menutup pernyataannya, My Esti menegaskan bahwa Komisi X DPR akan mendorong sinergi antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Daerah Karangasem agar Taman Ujung sebagai cagar budaya dapat terjaga secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>&ldquo;Warisan budaya seperti ini bukan hanya milik Karangasem, tapi milik bangsa Indonesia. Negara wajib hadir untuk memastikan pelestariannya berjalan dengan baik,&rdquo; pungkasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/245740761\/bali-kembali-sabet-gelar-pulau-terbaik-versi-destinasian-readers-choice-awards-2025\">Baca: Pulau Bali jadi pulau terbaik versi DestinAsian Readers Choice Awards 2025<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Taman Ujung sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Karangasem memiliki posisi penting dalam sejarah Bali. Kerajaan Karangasem sendiri merupakan kerajaan terbesar di Bali pada masa Bali Pertengahan\/Arya. Bahkan ada yang menyebut, Kabupaten Karangasem identik dengan Taman Ujung. Sampai saat ini pun, Taman Ujung menjadi tujuan wisata utama bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4162,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[496,1477,1478],"class_list":["post-4161","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bali","tag-karangasem","tag-taman-ujung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4161","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4161"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4161\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4161"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4161"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4161"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}