{"id":4171,"date":"2026-07-30T00:39:10","date_gmt":"2026-07-30T00:39:10","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4171"},"modified":"2026-07-30T00:39:10","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:10","slug":"beberapa-kali-melanda-indonesia-begini-proses-terjadinya-siklon-tropis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4171","title":{"rendered":"Beberapa Kali Melanda Indonesia, Begini Proses Terjadinya Siklon Tropis"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Siklon tropis beberapa kali melanda Indonesia dengan berbagai nama seperti Siklon Tropis Anggrek, Siklon Tropis Seroja, Siklon Tropis Senyar, Siklon Tropis Bakung dan lain-lain. Namun apa sebenarnya siklon tropis?<\/p>\n<p>Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah di muka bumi, yaitu &#8220;badai tropis&#8221; atau &#8220;typhoon&#8221; atau &#8220;topan&#8221; jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat, &#8220;siklon&#8221; atau &#8220;cyclone&#8221; jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan &#8220;hurricane&#8221; jika terbentuk di Samudra Atlantik.<\/p>\n<p>Siklon tropis dikenal sebagai salah satu fenomena atmosfer paling kuat karena dapat membawa angin kencang, hujan ekstrem, dan gelombang tinggi dalam skala luas.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246955244\/cuaca-hari-ini-awas-siklon-tropis-bakung-picu-hujan-lebat-disertai-angin-kencang-di-wilayah-ini\">Baca: Waspada Siklon Tropis Bakung Picu Hujan Lebat Disertai Angi Kencang di Wilayah Ini<\/a><\/p>\n<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan siklon tropis merupakan badai dengan kekuatan yang besar dengan radius rata-rata mencapai 150 hingga 200 km.<\/p>\n<p>Sebelum menjadi siklon tropis, akan muncul bibit siklon tropis yang terbentuk di atas lautan luas dan mempunyai suhu permukaan air laut hangat, lebih dari 26.5 &deg;C.<\/p>\n<p>Semakin hangat lautan, semakin besar energi yang memberi &ldquo;bahan bakar&rdquo; pada siklon. Angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km\/jam.<\/p>\n<p>Bibit siklon tropis tersebut terbentuk di suatu wilayah dengan kecepatan angin relatif rendah dan tanpa awan yang disebut dengan mata siklon. Diameter mata siklon bervariasi mulai dari 10 hingga 100 km.<\/p>\n<p>Mata siklon ini dikelilingi dengan dinding mata, yaitu wilayah berbentuk cincin yang dapat mencapai ketebalan 16 km, yang merupakan wilayah dimana terdapat kecepatan angin tertinggi dan curah hujan terbesar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246945180\/cuaca-hari-ini-hati-hati-dua-bibit-siklon-tropis-picu-hujan-lebat-di-wilayah-ini\">Baca: Dua Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Beberapa Wilayah<\/a><\/p>\n<p>Umumnya siklon tropis ini dapat bertahan antara 3 hingga 18 hari. Karena energi siklon tropis didapat dari lautan hangat, maka siklon tropis akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.<\/p>\n<p>Daerah pertumbuhan siklon tropis mencakup Atlantik Barat, Pasifik Timur, Pasifik Utara bagian barat, Samudera Hindia bagian utara dan selatan, Australia dan Pasifik Selatan.<\/p>\n<p>Sekitar 2\/3 kejadian siklon tropis terjadi di belahan bumi bagian utara. Sekitar 65% siklon tropis terbentuk di daerah antara 10&deg; &#8211; 20&deg; dari ekuator, hanya sekitar 13% siklon tropis yang tumbuh diatas daerah lintang 20&deg; , sedangkan di daerah lintang rendah (0&deg; &#8211; 10&deg;) siklon tropis jarang terbentuk.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246901612\/delapan-hari-sebelum-bencana-terjadi-bmkg-berkali-kali-keluarkan-peringatan-dini\">Baca: Delapan Hari Sebelum Bencana di Sumatera, BMKG Berkali-kali Keluarkan Peringatan Dini<\/a><\/p>\n<p>Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan sebenarnya kemunculan siklon tropis di sekitar Indonesia bukanlah anomali. Menurutnya fenomena ini memiliki pola periodik yang berulang setiap tahun.<\/p>\n<p>&ldquo;Siklon tropis di wilayah Indonesia memiliki periodisasi, belahan Bumi utara itu terjadi di bulan Juni hingga Desember. Kemudian, periodisasi selatan, di belahan Bumi selatan itu terjadi Desember-April, terdapat satu bulan &#8216;overlapping&#8217; bulan Desember,&rdquo; jelas Guswanto seperti yang dilansir dari laman RRI, Sabtu (13\/12\/25).<\/p>\n<p>Selanjutnya Guswanto memaparkan adanya siklon tropis yang terjadi di waktu yang bersamaan di wilayah utara dan selatan Indonesia menyebabkan siklon tampak lebih sering dalam beberapa pekan terakhir.<\/p>\n<p>&ldquo;Seperti saat beberapa minggu yang lalu, itu terjadi di utara ada siklon tropis di selatan juga terjadi. Sehingga itu akan sering terjadi,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246913002\/banjir-sumatera-mengapa-siklon-langka-melanda-kawasan-tropis\">Baca: Mengapa Siklon Langka Bisa Melanda Kawasan Tropis?<\/a><\/p>\n<p>Jika siklon tropis mulai terbentuk, maka akan memengaruhi cuaca dalam radius ratusan kilometer. Dampaknya dapat dirasakan bahkan ketika pusat siklon berada jauh dari wilayah pemukiman.<\/p>\n<p>Seperti yang terjadi di Pulau Sumatera, hujan lebat yang menyebabkan banjir dan banjir bandang. Siklon tropis juga menyebabkan terjadinya angin kencang yang dapat menumbangkan pepohonan, merusak bangunan ringan, dan mengganggu transportasi.<\/p>\n<p>Intensitas hujan yang tinggi akhirnya menyebabkan pergerakan permukaan tanah yang gundul sehingga terjadi tanah longsor.<\/p>\n<p>Tak hanya di darat. Siklon tropis juga memengaruhi tinggi gelombang dan badai laut yang dapat mencapai kategori berbahaya bagi nelayan dan pelayaran.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Siklon tropis beberapa kali melanda Indonesia dengan berbagai nama seperti Siklon Tropis Anggrek, Siklon Tropis Seroja, Siklon Tropis Senyar, Siklon Tropis Bakung dan lain-lain. Namun apa sebenarnya siklon tropis? Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah di muka bumi, yaitu &#8220;badai tropis&#8221; atau &#8220;typhoon&#8221; atau &#8220;topan&#8221; jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat, &#8220;siklon&#8221; atau &#8220;cyclone&#8221; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4172,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[355,8,1223,138,1468,1479],"class_list":["post-4171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-bandang","tag-bmkg","tag-longsor","tag-siklon-tropis","tag-siklon-tropis-bakung","tag-siklon-tropis-senyar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4171"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4171\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}