{"id":422,"date":"2026-07-30T00:21:54","date_gmt":"2026-07-30T00:21:54","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=422"},"modified":"2026-07-30T00:21:54","modified_gmt":"2026-07-30T00:21:54","slug":"sudah-jatuh-5-korban-meninggal-haruskah-latihan-militer-untuk-calon-manajer-koperasi-desa-merah-putih-tetap-diteruskan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=422","title":{"rendered":"Sudah Jatuh 5 Korban Meninggal: Haruskah Latihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih Tetap Diteruskan?"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Kementerian Pertahanan menyampaikan total calon manajer Koperasi Merah Putih peserta SPPI yang meninggal dunia, saat ini berjumlah lima orang.<\/p>\n<p>Saat jumpa pers, Sabtu (27\/6\/2026), Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen Ketut Gede Wetan menyampaikan duka atas meninggalnya calon manajer Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).<\/p>\n<p>&#8220;Pertama-tama, atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, panitia seleksi nasional, dan seluruh penyelenggara program sarjana penggerak pembangunan Indonesia menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program SPPI KDKN PKNP tahun 2026 yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial,&#8221; ujarnya<\/p>\n<p>Ketut menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Dia mengatakan para peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur.<\/p>\n<p>&#8220;Kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi berbeda-beda. Seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/247440421\/4-calon-manajer-koperasi-merah-putih-meninggal-saat-pelatihan-militer-politisi-pdi-perjuangan-minta-dilakukan-evaluasi-menyeluruh\">Baca: Politisi PDI Perjuangan Minta Dilakukan Evaluasi Menyeluruh terhadap Pelatihan Militer Calon Manajer Koperasi Merah Putih<\/a><\/p>\n<p>Berikut nama-nama peserta SPPI yang meninggal dunia:<\/p>\n<p>1. Yonanda Muhammad Taufiq<br \/>2. Anisa Muyassaroh<br \/>3. Novia Rahmadhani Sihotang<br \/>4. Muhammad Rifki Renaldi Gunawan<br \/>5. Nola Dya Sari<\/p>\n<p>Kematian calon manajer Koperasi Desa Merah Putih yang&nbsp;telah&nbsp;mencapai&nbsp;lima&nbsp;orang&nbsp;menuai sorotan dari banyak kalangan.<\/p>\n<p>Koalisi Masyarakat Sipil menyebut, hal ini menunjukkan tidak tepatnya sistem pendidikan militer diterapkan secara serampangan untuk warga sipil.<\/p>\n<p>&#8220;Apalagi, tidak ada hubungan sama sekali antara profesionalisme kerja menjalankan tugas koperasi dengan pelatihan militer,&#8221; demikian pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil, Rabu (24\/6\/2026).<\/p>\n<p>Mereka mengkritik program SPPI Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh kementerian Pertahanan (Kemhan) bekerja sama dengan TNI.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/247440428\/amnesty-internasional-tolak-pelibatan-taruna-akademi-militer-dalam-mendidik-siswa-sekolah-rakyat\">Baca: Amnesty Internasional Tolak Pelibatan Taruna Akademi Militer dalam Mendidik Siswa Sekolah Rakyat<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Mereka menilai keterlibatan TNI dalam Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan tak sesuai amanat Undang-undang TNI.<\/p>\n<p>Sorotan juga datang dari sejumlah Anggota Komisi I DPR yang mendesak Kemhan untuk menghentikan pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan.<\/p>\n<p>Anggota&nbsp;Komisi&nbsp;I&nbsp;DPR,&nbsp;Oleh&nbsp;Soleh&nbsp;mengatakan&nbsp;bahwa&nbsp;meninggalnya lima orang calon manajer Kopdes Merah Putih ini merupakan masalah yang sangat serius.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan anggap enteng nyawa manusia yang meninggal. Karena itu saya mendesak Kementerian Pertahanan menghentikan sementara pelaksanaan Latsarmil dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut,&#8221; tegasnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, Minggu (28\/6\/2026).<\/p>\n<p>Menurut Oleh Soleh, Kementerian Pertahanan tidak boleh menganggap murah nyawa para peserta yang meninggal dunia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/246424729\/koalisi-masyarakat-sipil-ingatkan-militerisasi-dan-impunitas-mengancam-masa-depan-demokrasi\">Baca: Militerisasi dan Impunitas Mengancam Masa Depan Demokrasi<\/a><\/p>\n<p>Pasalnya,&nbsp;mereka merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat melalui program Kopdes Merah Putih.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka adalah anak-anak bangsa yang berjuang untuk mendukung keberhasilan program Kopdes Merah Putih dengan mendaftarkan diri sebagai calon manajer. Karena itu setiap kejadian yang menyebabkan hilangnya nyawa harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh dianggap sebagai hal biasa,&#8221; ujar Politisi Fraksi PKB ini.<\/p>\n<p>Oleh Soleh juga meminta adanya perbaikan total terhadap sistem pembinaan dan pelatihan yang diberikan kepada calon manajer Kopdes. Menurutnya, pendekatan pelatihan harus disesuaikan dengan latar belakang peserta yang merupakan masyarakat sipil, bukan prajurit militer.<\/p>\n<p>Dia menegaskan,&nbsp;harus&nbsp;ada evaluasi dan perbaikan total terhadap pola pembinaan serta pelatihan yang diberikan. Mereka adalah masyarakat sipil sehingga pelatihan fisik yang dilakukan tidak boleh terlalu berat.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka bukan tentara dan tentu kemampuan fisiknya tidak sama dengan prajurit yang telah menjalani pendidikan kemiliteran,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kementerian Pertahanan menyampaikan total calon manajer Koperasi Merah Putih peserta SPPI yang meninggal dunia, saat ini berjumlah lima orang. Saat jumpa pers, Sabtu (27\/6\/2026), Kepala BPSDM Kemhan, Mayjen Ketut Gede Wetan menyampaikan duka atas meninggalnya calon manajer Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). &#8220;Pertama-tama, atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, panitia seleksi nasional, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":423,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[101],"class_list":["post-422","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-koperasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/422","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=422"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/422\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}