{"id":4249,"date":"2026-07-30T00:39:29","date_gmt":"2026-07-30T00:39:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4249"},"modified":"2026-07-30T00:39:29","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:29","slug":"jalur-terputus-bener-meriah-masih-terisolasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4249","title":{"rendered":"Jalur Terputus, Bener Meriah Masih Terisolasi"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/i7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Sudah hampir dua pekan pasca banjir Sumatera, warga di Kabupaten Bener Meriah, Nangroe Aceh Darussalam hidup terisolasi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini karena akses darat, biasa disebut Jalan KKA, yang biasa mereka lintasi menuju Lhokseumawe, amblas sangat dalam di beberapa titik akibat diterjang longsor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jembatan Teupin Mane yang menghubungkan Bener Meriah &#8211; Takengon ke Biereuen juga runtuh ditendang derasnya banjir bandang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilansir BBC Indonesia, jaringan telekomunikasi, listrik, dan air bersih masih padam di banyak tempat.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Bener Meriah mencatat per 9 Desember pukul 21.00 WIB, terdapat 39 korban meninggal dunia dan 8 orang masih dinyatakan hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, warga yang masih terisolasi yang tersebar di seluruh kecamatan mencapai 35.664 jiwa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pusat data bencana Bener Meriah juga menyebut sebanyak 59 desa di 6 kecamatan masih sulit dijangkau lantaran akses yang terbatas.&nbsp;<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Aliran listrik juga masih terbatas, dan masih hidup mati<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246937133\/walhi-desak-menhut-cabut-semua-izin-usaha-sektor-kehutanan-di-aceh-sumut-dan-sumbar\">Baca: Menhut didesak cabut semua izin usaha Sektor Kehutanan di Aceh, Sumut dan Sumbar<\/a><\/p>\n<p><strong>Bahan pangan habis<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun pusat kota Bener Meriah masih tergolong baik alias tidak ada bangunan yang rusak. Namun, akses jalan masuk ke Bener Meriah putus, baik dari Lhokseumawe ke Bener Meriah atau Bireuen ke Takengon-Bener Meriah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalan KKA, yang melintasi Lhokseumawe ke Bener Meriah, amblas diterjang longsor di beberapa titik. Seorang warga yang mencoba keluar dari wilayah itu menyebutkan setidaknya ada lima titik jalan lintas yang hancur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalan lintas KKA yang amblas dihantam longsor. Kini warga yang ingin membeli kebutuhan pokok ke Lhokseumawe harus berjalan kaki puluhan kilometer melewati jalan berlumpur tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Amblas terparah dan cukup dalam, yang dekat dengan wilayah Kem&mdash;sebutan warga setempat untuk kampung di Kecamatan Permata, Bener Meriah.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Adapun Jembatan Teupin Mane yang menghubungkan Bener Meriah &#8211; Takengon ke Bireuen juga ambruk tak bersisa. Itu artinya, tak ada jalan yang bisa dilalui warga.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246927301\/bnpb-perkirakan-dana-yang-dibutuhkan-untuk-pemulihan-banjir-sumatera-capai-rp-5182-triliun\">Baca: Dana pemulihan Banjir Sumatera diperkirakan capai Rp51,82 Triliun<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untungnya jalan yang menghubungkan Bener Meriah ke Takengon, Aceh Tengah, yang sempat tertutup material longsor, sudah dibersihkan dan bisa dilewati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Masalahnya, hanya dua hari setelah banjir surut, bahan-bahan pangan di Bener Meriah habis. Begitu pula di Takengon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Per tanggal 27 November, beras, telur, mi, habis. Jadi stok [toko-toko di Bener Meriah] sekarang hanya menjual jajanan, minuman saja,&#8221; ungkap Ruhdi, warga setempat dilansir BBC.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk BBM, katanya, juga tak bertahan lama. Sebab pemilik SPBU hanya menghabiskan stok yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Jadi sekarang BBM tidak ada di Bener Meriah,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Nekat menyusuri jalan amblas nan curam<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sejumlah warga, kata Ruhdi, akhirnya mau tak mau, mesti berjalan puluhan kilometer untuk mendapatkan bahan pangan dan BBM melewati jalan KKA yang amblas tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di media sosial, berseliweran video yang memperlihatkan bagaimana susahnya warga melewati area yang penuh batu dan lumpur itu. Sedangkan di kanan-kiri terbentang potongan aspal dan gundukan tanah bekas longsoran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Warga mesti berjalan sangat hati-hati karena lumpur yang masih basah setinggi lutut bisa saja membuat mereka terperosok atau sulit bergerak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di video-video yang beredar, nampak bapak-bapak memakai sepatu <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">boots<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> memanggul tas besar atau karung berukuran jumbo yang terisi penuh dan menenteng jeriken.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246932904\/tanpa-bantuan-asing-pemulihan-dampak-banjir-sumatera-diperkirakan-butuh-waktu-puluhan-tahun\">Baca: Tanpa bantuan asing, pemulihan dampak banjir Sumatera diperkirakan butuh waktu 20-30 tahun<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sudah hampir dua pekan pasca banjir Sumatera, warga di Kabupaten Bener Meriah, Nangroe Aceh Darussalam hidup terisolasi Hal ini karena akses darat, biasa disebut Jalan KKA, yang biasa mereka lintasi menuju Lhokseumawe, amblas sangat dalam di beberapa titik akibat diterjang longsor. Jembatan Teupin Mane yang menghubungkan Bener Meriah &#8211; Takengon ke Biereuen juga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4250,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290,1512],"class_list":["post-4249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera","tag-bener-meriah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4249"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4249\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}