{"id":4277,"date":"2026-07-30T00:39:33","date_gmt":"2026-07-30T00:39:33","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4277"},"modified":"2026-07-30T00:39:33","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:33","slug":"new-york-fashion-week-larang-koleksi-berbahan-bulu-binatang-mulai-tahun-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4277","title":{"rendered":"New York Fashion Week Larang Koleksi Berbahan Bulu Binatang Mulai Tahun Depan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Dewan Perancang Busana Amerika &nbsp; resmi menetapkan larangan penggunaan bulu binatang asli dari koleksi desainer yang tampil di ajang New York Fashion Week mulai September 2026<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mengutip dari laman New York Post, Antaranews.com menulis, New York Fashion Week yang digelar dua kali setahun ini menjadikan bulan Februari 2026 sebagai waktu terakhir untuk desainer diizinkan memamerkan karyanya yang menggunakan kulit atau bulu hewan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kebijakan ini merupakan hasil kerja sama dengan Humane World for Animals dan Collective Fashion Justice.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Jadwal bulan September dipilih untuk memberi para desainer ruang dan waktu untuk menyesuaikan materi dan rencana pertunjukan mereka. CFDA akan mendukung para desainer selama masa transisi dan menyediakan sumber daya tentang alternatif,&rdquo; demikian pernyataan pers tersebut .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bahan-bahan yang dilarang didefinisikan sebagai bulu hasil budidaya atau penangkapan dari hewan yang dibunuh khusus untuk diambil bulunya, tetapi tidak terbatas pada cerpelai, rubah, kelinci, domba karakul, chinchilla, coyote, dan anjing rakun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pengecualian terhadap bahan-bahan yang dilarang hanya berlaku untuk bulu binatang yang diperoleh oleh masyarakat adat melalui praktik berburu tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Posisi baru New York Fashion Week ini sejalan dengan London Fashion Week, yang telah melarang penggunaan bulu binatang pada tahun 2023, serta pekan mode di Kopenhagen, Berlin, Stockholm, Amsterdam, Helsinki, dan Melbourne.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Emma H&aring;kansson, direktur pendiri Collective Fashion Justice, mengatakan bahwa mereka berharap sikap baru ini akan mendorong pekan mode Milan dan Paris untuk mengikutinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahun lalu, London Fashion Week juga melarang para desainer menampilkan koleksi yang menggunakan kulit hewan eksotis. Sedangkan Copenhagen Fashion Week melarang penggunaan kulit eksotis di atas panggung peragaan busana pada awal tahun 2024.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam sebuah wawancara dengan Vogue pada tahun 2024, para seniman pribumi di Amerika Utara membela penggunaan kulit binatang oleh mereka dari para aktivis anti kekejaman terhadap hewan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berbasis di Bethel, Alaska, Oscar menciptakan hiasan kepala, parka, sepatu mokasin, dan banyak lagi yang terinspirasi budaya menggunakan pakaian tradisional, termasuk kulit serigala, berang-berang, tikus air, atau tupai tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Presiden dan CEO CFDA Steven Kolb, mengatakan bahwa New York Fashion Week sudah membatasi kehadiran bulu dan bahan eksotis lainnya. Chanel meninggalkan bahan eksotis dan bulu hewan pada tahun 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara Marc Jacobs menolak penggunaan bulu binatang pada tahun 2024 setelah &#8220;dibully&#8221; oleh para pengunjuk rasa, dengan menyatakan bahwa mereknya tidak bekerja di bidang, menggunakan, atau menjual bulu binatang, dan tidak akan melakukannya di masa mendatang.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Banyak desainer, seperti Coach, Michael Kors, Prada Group, dan Armani Group yang telah secara bertahap menghilangkan bulu dari koleksi mereka sejak akhir tahun 2010-an.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara jenama lainnya seperti Ralph Lauren telah lebih dulu melarang penggunaan bulu, yakni sejak tahun 2006.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Konsumen semakin menjauhi produk yang terkait dengan kekejaman terhadap hewan, dan kami ingin memposisikan fesyen Amerika sebagai pemimpin di bidang tersebut, sekaligus mendorong inovasi material,&rdquo; kata Kolb dalam sebuah pernyataan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pemilik Vogue, Vanity Fair, dan Glamour, Cond&eacute; Nast juga melarang penggunaan bulu hewan dalam konten editorial dan iklan awal tahun ini, menyusul komitmen serupa dari ELLE dan InStyle.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dewan Perancang Busana Amerika &nbsp; resmi menetapkan larangan penggunaan bulu binatang asli dari koleksi desainer yang tampil di ajang New York Fashion Week mulai September 2026 Mengutip dari laman New York Post, Antaranews.com menulis, New York Fashion Week yang digelar dua kali setahun ini menjadikan bulan Februari 2026 sebagai waktu terakhir untuk desainer [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4278,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1521,1520],"class_list":["post-4277","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bulu","tag-new-york-fashion-week"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4277","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4277"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4277\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4277"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4277"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4277"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}