{"id":4289,"date":"2026-07-30T00:39:40","date_gmt":"2026-07-30T00:39:40","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4289"},"modified":"2026-07-30T00:39:40","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:40","slug":"banjir-sumatera-masyarakat-sipil-layangkan-somasi-kepada-presiden-karena-tak-kunjung-tetapkan-status-bencana-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4289","title":{"rendered":"Banjir Sumatera: Masyarakat Sipil Layangkan Somasi kepada Presiden Karena Tak Kunjung Tetapkan Status Bencana Nasional"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; Sebanyak 114 organisasi masyarakat sipil melayangkan somasi kepada Presiden Prabowo Subianto karena tak kunjung menetapkan status bencana nasional untuk banjir Sumatera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">D<\/span><span style=\"font-weight: 400\">alam pernyataan tertulis tertanggal 10 Desember 2025,&nbsp; masyarakat sipil menyebut bahwa banjir Sumatera <\/span><span style=\"font-weight: 400\">berdampak hebat pada kemanusiaan, kerusakan infrastruktur, kerugian sosial-ekonomi dan juga kerusakan lingkungan berskala luas.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&lsquo;Berdasarkan perkembangan situasi di lapangan, <\/span><strong>kami mendesak agar Presiden Republik Indonesia segera menetapkan status bencana nasional<\/strong><span style=\"font-weight: 400\">. Selain itu kami juga meminta Pemerintah Republik Indonesia untuk menangani bencana ini dengan cepat dan terukur, agar para korban segera mendapatkan haknya,&rdquo; demikian masyarakat sipil dalam pernyataannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hingga 9 Desember 2025, BNPB mencatat jumlah korban terus bertambah. Dengan detail, sekitar 974 orang meninggal, 298 hilang dan angka ini belum termasuk korban yang belum ditemukan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, terdapat puluhan ribu orang dipaksa menjadi pengungsi. Kondisi saat ini sangat rentan, terutama bagi perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas dan orang dengan usia lanjut.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Potensi risiko mengalami kekerasan, tidak mendapatkan layanan kesehatan yang inklusif, dan pengabaian terhadap hak-hak kesehatan reproduksi karena sampai detik ini belum ada bantuan yang memadai memperburuk kesenjangan akses perempuan terhadap air bersih, sanitasi yang aman, pembalut, layanan kesehatan ibu, serta perlindungan di ruang pengungsian.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Kami memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah seiring terbatasnya akses evakuasi dan lambatnya mobilisasi bantuan,&rdquo; imbuh pernyataan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kerusakan infrastruktur yang masif mulai dari terputusnya akses jalan hingga lumpuhnya jaringan komunikasi menghambat evakuasi, layanan medis, dan distribusi logistik. Banyak wilayah terisolasi, sementara masyarakat yang bertahan di dalamnya berada dalam kondisi sangat rentan tanpa perbekalan memadai.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Situasi ini menegaskan urgensi intervensi cepat pemerintah pusat untuk mengutamakan keselamatan warga tanpa terhalang prosedur birokrasi. Setiap jam keterlambatan adalah bentuk kelalaian negara terhadap keselamatan warganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Beban masyarakat semakin berat dengan kerugian sosial-ekonomi yang sangat besar, seperti ribuan rumah hancur, pertanian dan tempat usaha musnah, serta aktivitas ekonomi berhenti total. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak warga kehilangan mata pencaharian dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Pemulihan dalam skala ini mustahil ditangani pemerintah daerah sendiri dan membutuhkan intervensi penuh pemerintah pusat termasuk anggaran nasional, dukungan teknis, serta rekonstruksi terpadu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Masyarakat sipil menegaskan, warga sebagai korban terdampak memiliki hak konstitusional. Bukan hanya menuntut pada ganti kerugian kehilangan nyawa, kehilangan harta benda, gangguan akses kesehatan dan yang lainnya terhadap negara, tetapi terhadap pihak perusahaan swasta.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Masyarakat sipil melihat, faktor utama penyebab banjir Sumatera adalah eksploitasi oleh swasta yang berlebihan, yang tidak sesuai dengan administrasi negara, dan bahkan ada yang ilegal. Sehingga bukan negara saja yang bertanggung jawab, swasta juga bertanggung jawab dan dapat dituntut pemenuhan hak.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Dengan kondisi seperti ini maka dimensinya bukan hanya dimensi gugatan perdata biasa, melainkan pertanggungjawaban pidana karena sudah termasuk sebagai kategori Kejahatan Ekosida.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain penyelamatan jiwa, penegakan hukum tidak boleh diabaikan. Penetapan status bencana nasional akan membuka jalan bagi investigasi menyeluruh lintas daerah untuk mengungkap penyebab struktural, memastikan para pelaku yang berkontribusi pada kerusakan lingkungan dan kelalaian tata kelola diproses secara hukum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penetapan bencana nasional bukan hanya status administratif, tetapi langkah mendesak untuk menyelamatkan nyawa, mempercepat penanganan yang sensitif gender, dan memastikan negara hadir sepenuhnya melindungi rakyat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"> Tindak lanjut penetapan bencana nasional juga harus memastikan penerapan asas-asas umum pemerintahan yang baik, serta pelibatan dan pengawasan oleh berbagai pihak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"> Situasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah memenuhi seluruh indikator. Kami mendesak Presiden segera mengambil keputusan demi kemanusiaan, keselamatan, dan masa depan masyarakat terdampak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penyelesaian masalah ini tidak akan tercapai apabila hanya mengandalkan mekanisme evaluasi administrasi semata. Perlu dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa pemilik perusahaan tersebut dan siapa penerima manfaatnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sehingga, dapat diketahui apakah mereka memberikan kontribusi pada saat pemilu\/pemilihan presiden, serta apakah mereka merupakan pihak yang berada di belakang para Menteri yang bertanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p id=\"docs-internal-guid-02be8537-7fff-74c4-eb07-4c6f44bde47c\" dir=\"ltr\" style=\"line-height: 1.92;text-align: justify;background-color: #f7f9fe;margin-top: 48.0pt;margin-bottom: 0.0pt;padding: 0.0pt 0.0pt 12.0pt 0.0pt\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Sebanyak 114 organisasi masyarakat sipil melayangkan somasi kepada Presiden Prabowo Subianto karena tak kunjung menetapkan status bencana nasional untuk banjir Sumatera. Dalam pernyataan tertulis tertanggal 10 Desember 2025,&nbsp; masyarakat sipil menyebut bahwa banjir Sumatera berdampak hebat pada kemanusiaan, kerusakan infrastruktur, kerugian sosial-ekonomi dan juga kerusakan lingkungan berskala luas.&nbsp; &lsquo;Berdasarkan perkembangan situasi di lapangan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4290,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290,1525],"class_list":["post-4289","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera","tag-bencana-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4289","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4289"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4289\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4290"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4289"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4289"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4289"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}