{"id":4311,"date":"2026-07-30T00:39:44","date_gmt":"2026-07-30T00:39:44","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4311"},"modified":"2026-07-30T00:39:44","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:44","slug":"dpr-status-bencana-nasional-penting-untuk-dorong-pemulihan-korban-banjir-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4311","title":{"rendered":"DPR: Status Bencana Nasional Penting untuk Dorong Pemulihan Korban Banjir Sumatera"},"content":{"rendered":"<h3><strong> <!--img1--> <\/strong><\/h3>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Anggota Komisi X DPR Muhamad Nur Purnamasidi dalam Raker Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek)&nbsp; dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Gedung Nusantara I, DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8\/12\/2025),&nbsp;<\/span><span style=\"font-weight: 400\">menekankan perlunya perencanaan pemulihan yang matang oleh Kemendiktisaintek. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia mengingatkan bahwa dampak bencana banjir Sumatera bukan hanya dirasakan oleh institusi pendidikan, tetapi juga oleh orang tua mahasiswa yang kehilangan sumber penghidupan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kerusakan sawah, kebun sawit, pasar, hingga infrastruktur dasar dinilai akan sangat memengaruhi kemampuan keluarga untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka, baik yang kuliah di wilayah terdampak maupun di luar daerah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Politisi Partai Golkar itu juga berpendapat bahwa fokus pada penanganan darurat banjir Sumatera selama satu hingga dua bulan ke depan belumlah cukup. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pemerintah, menurutnya, perlu mulai memikirkan skenario pemulihan enam bulan hingga satu tahun ke depan agar kebutuhan anggaran dapat diproyeksikan secara realistis dan disepakati bersama antara pemerintah dan DPR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia mengingatkan bahwa fase pemulihan seringkali terabaikan ketika sorotan media mulai menghilang.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Pemulihan ini seringkali ketika video (bencana) sudah tidak ada, (pemberitaan) di TV sudah tidak ada, semua tidak ada, menghilang semuanya. Masyarakat (yang terdampak bencana) ditinggalkan,&rdquo; ujarnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Purnamasidi menegaskan bahwa tahap pemulihan pascabencana merupakan kunci utama untuk memastikan pelayanan pendidikan dapat berjalan secara berkelanjutan di wilayah terdampak.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penanganan darurat, ujarnya, harus segera diikuti dengan perencanaan pemulihan jangka menengah dan panjang yang jelas, terutama terkait kepastian anggaran dan dukungan bagi keluarga mahasiswa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Tahap pemulihan adalah kunci dari bagaimana kita memastikan pelayanan pendidikan itu betul-betul bisa kita laksanakan dengan baik. Dan karena itu, terkait dengan anggarannya pun menurut saya harus disampaikan,&rdquo; ujarnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam rapat tersebut, Purnamasidi mengapresiasi langkah cepat Kemendiktisaintek dan BRIN dalam penanganan darurat bencana di Aceh dan Sumatera. Ia menilai respons awal tersebut sudah sesuai harapan, mengingat dalam fase darurat seluruh pihak sudah bergerak cepat untuk mempercepat bantuan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski demikian, secara pribadi dia menyampaikan pandangan bahwa bencana banjir Sumatera semestinya ditetapkan sebagai bencana nasional agar seluruh potensi dan sumber daya dapat dimaksimalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, Purnamasidi juga menyoroti persoalan anggaran pemulihan. Ia mempertanyakan sumber pendanaan, khususnya alokasi anggaran sekitar Rp75 miliar yang disampaikan pemerintah. Menurutnya, pengalaman menghadapi bencana besar, termasuk pandemi Covid-19, menunjukkan bahwa pemulihan tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Pemulihan ini tidak bisa kita hitung satu sampai dua bulan, bisa setahun,&rdquo; katanya, seraya menambahkan bahwa rusaknya infrastruktur seperti jembatan dan akses penghubung turut memperlambat pemulihan ekonomi.<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Dalam konteks riset dan inovasi, Purnamasidi mendorong BRIN untuk mengembangkan teknologi yang lebih tepat guna bagi masyarakat terdampak bencana. Ia menyoroti pola bantuan yang berulang berupa beras dan mie instan yang tidak selalu dapat langsung diolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"> Kondisi tersebut, menurutnya, memicu munculnya fenomena viral warga yang terpaksa mengonsumsi makanan mentah, yang seharusnya dapat diantisipasi melalui riset yang lebih aplikatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menilai teknologi air siap minum yang murah, masif, dan dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat harus menjadi prioritas pengembangan. Selain itu, Purnamasidi mendorong inovasi pangan berbasis potensi lokal di daerah rawan bencana agar ketika bencana terjadi, masyarakat dapat segera memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menutup pernyataannya, Purnamasidi kembali menegaskan bahwa pemulihan harus menjadi fokus utama dalam kebijakan penanganan bencana di sektor pendidikan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia meminta agar perencanaan dan kebutuhan anggaran pemulihan disampaikan secara terbuka, serta riset dan teknologi pangan siap pakai dikembangkan secara serius untuk daerah-daerah yang setiap tahun berulang kali terdampak bencana.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p id=\"docs-internal-guid-1a87551d-7fff-8771-b1e1-36c9db94b817\" dir=\"ltr\" style=\"line-height: 1.92;text-align: justify;background-color: #f7f9fe;margin-top: 48.0pt;margin-bottom: 0.0pt;padding: 0.0pt 0.0pt 12.0pt 0.0pt\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Anggota Komisi X DPR Muhamad Nur Purnamasidi dalam Raker Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek)&nbsp; dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Gedung Nusantara I, DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8\/12\/2025),&nbsp;menekankan perlunya perencanaan pemulihan yang matang oleh Kemendiktisaintek. Dia mengingatkan bahwa dampak bencana banjir Sumatera bukan hanya dirasakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4312,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290,1525],"class_list":["post-4311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera","tag-bencana-nasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4311"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4311\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}