{"id":4313,"date":"2026-07-30T00:39:44","date_gmt":"2026-07-30T00:39:44","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4313"},"modified":"2026-07-30T00:39:44","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:44","slug":"embung-lapangan-merah-diresmikan-diharapkan-kurangi-intensitas-banjir-di-jagakarsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4313","title":{"rendered":"Embung Lapangan Merah Diresmikan, Diharapkan Kurangi Intensitas Banjir di Jagakarsa"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<hr \/>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; Setelah melalui proses pembangunan selama sekitar 2 tahun, Embung Lapangan Merah di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan Selasa (9\/12\/2025) resmi dioperasikan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meresmikan&nbsp; Embung Lapangan Merah menyampaikan pentingnya untuk merawat fasilitas yang sudah dibangun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Embung Lapangan Merah ini secara resmi akan kita manfaatkan, kita gunakan. Dan saya berharap bahwa jangan kita bisa membangun tetapi tidak bisa merawat dengan baik,&#8221; ujar Pramono seperti dilansir beritajakarta.id.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menjelaskan, Embung Lapangan Merah memiliki luas 4.945 meter persegi, dengan kedalaman empat meter, dan volume tampungan mencapai 9.890 meter kubik.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Embung ini memiliki <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">catchment <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">area atau kawasan tangkapan seluas 87,55 hektare yang berfungsi sebagai daerah resapan sekaligus pengendali banjir di wilayah Srengseng Sawah dan sekitarnya&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245487560\/pembangunan-embung-pemuda-i-hampir-rampung-diharapkan-mampu-kurangi-intensitas-banjir-di-jakarta-selatan\">Pembangunan Embung Pemuda I Hampir Rampung, Diharapkan Mampu Kurangi Intensitas Banjir di Jakarta Selatan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Embung Lapangan Merah merupakan salah satu dari puluhan embung di Jakarta yang juga ditujukan sebagai wilayah konservasi untuk mengantisipasi krisis air di ibu kota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Embung ini dirancang untuk mengurangi potensi banjir di Jagakarsa serta sebagian area Depok dengan efektivitas yang mencapai 35 hingga 50 persen. Di masa sebelumnya, tiga RW yakni RW 15, RW 16, dan RW 18, menjadi kawasan yang kerap terdampak banjir.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan catchment area seluas 87,55 hektare, embung Lapangan Merah tercatat mampu menurunkan genangan di Jalan Kesatuan dan Jalan Lapangan Merah 3 antara 35 hingga 69 persen berdasarkan evaluasi teknis terbaru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pemerintah berharap keberadaan embung dapat mengurangi genangan yang selama ini terjadi, terutama saat curah hujan tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Karena saya melihat ini perannya luar biasa, tempatnya sangat strategis, berbatasan dengan Universitas Indonesia dan juga dengan Depok, dan sebagainya,&#8221; kata Pramono.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244922994\/konservasi-air-dki-jakarta-andalkan-147-waduk-dan-embung-yang-ada\">Konservasi Air: DKI Jakarta Andalkan 147 Waduk dan Embung yang Ada<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Embung Lapangan Merah dibangun pada 2023, sedangkan arsitektur <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">lanskap <\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">yang melengkapinya dibangun pada 2025 sebagai sarana rekreasi warga sekitar.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Embung Lapangan Merah dilengkapi sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat di antaranya <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">outdoor<\/span><\/em> <em><span style=\"font-weight: 400\">gym<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, area bermain anak, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">jogging track<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, saung terapung, area batu refleksi, area pemancingan, toilet dan mushola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pramono berharap, keberadaan embung ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi langkah awal untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik, bersih, sehat, dan nyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia menegaskan bahwa pembangunan embung menjadi bagian dari strategi besar Pemprov DKI dalam menambah ruang penyimpanan air serta memperluas ruang terbuka publik. Ia meminta seluruh wilayah Jakarta memaksimalkan peran embung sebagai ruang edukasi, rekreasi, hingga lokasi interaksi warga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Saya meminta seluruh wilayah di Jakarta memanfaatkan embung dengan baik. Selain membangun lebih dari 300 RPTRA, kami juga mendorong PAM Jaya dan Dinas SDA untuk menemukan sumber-sumber air baru yang bisa dijadikan tampungan. Jumlah embung yang akan dibangun akan kami sampaikan pada waktunya,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Setelah melalui proses pembangunan selama sekitar 2 tahun, Embung Lapangan Merah di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan Selasa (9\/12\/2025) resmi dioperasikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meresmikan&nbsp; Embung Lapangan Merah menyampaikan pentingnya untuk merawat fasilitas yang sudah dibangun. &#8220;Embung Lapangan Merah ini secara resmi akan kita manfaatkan, kita gunakan. Dan saya berharap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4314,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,1531],"class_list":["post-4313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-embung"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4313"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4313\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}