{"id":4315,"date":"2026-07-30T00:39:44","date_gmt":"2026-07-30T00:39:44","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4315"},"modified":"2026-07-30T00:39:44","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:44","slug":"kondisi-korban-bencana-di-sumatera-kian-memprihatinkan-anggota-dpr-desak-status-bencana-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4315","title":{"rendered":"Kondisi Korban Bencana di Sumatera Kian Memprihatinkan, Anggota DPR Desak Status Bencana Nasional"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;<\/strong> Kondisi korban yang terdampak banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hingga kini masih memprihatinkan. Pemerintah harus segera menetapkan status bencana nasional.<\/p>\n<p>Anggota DPR RI Komisi lll, Nasir Djamil kepada wartawan di Menteng Jakarta Pusat pada Selasa (09\/12\/2025) mengatakan penetapan status tersebut perlu dilakukan demi menyelamatkan manusia dan proses rehabilitasi di wilayah yang terkena bencana dapat lebih cepat dilakukan.<\/p>\n<p>&ldquo;Pemerintah tidak ragu untuk menetapkan status bencana nasional dengan segala resiko yang diambil oleh negara. Jadi upaya menyelamatkan manusia di daerah bencana itu menjadi sangat prioritas,&rdquo; jelas Nasir.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246932904\/tanpa-bantuan-asing-pemulihan-dampak-banjir-sumatera-diperkirakan-butuh-waktu-puluhan-tahun\">Baca: Tanpa Bantuan Asing Pemulihan Akibat Bencana di Sumatera Butuh Puluhan Tahun<\/a><\/p>\n<p>Selanjutnya, anggota DPR yang berasal dari Aceh ini menjelaskan dirinya baru melakukan kunjungan ke Aceh. Menurutnya hingga kini masih banyak daerah yang belum tersentuh bantuan. Karena infrasturktur yang rusak.<\/p>\n<p>&ldquo;Jadi memang kondisi kesehatan, terutama ibu hamil yang di lokasi pengungsian, masih banyak warga yang belum mendapatkan kebutuhan sehari-hari seperti sembako, kesehatannya terancam ISPA, penyakit kulit, dan lainnya,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Kondisi terparah, lanjut Nasir, di wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, sebagian di Aceh Utara dan Aceh Timur.<\/p>\n<p>&ldquo;Jadi memang situasi di dalam itu belum terjangkau sama sekali. Apalagi jalur darat itu kalau dari Bener Meriah ke Aceh Tengah itu bener-bener nggak bisa dilalui kecuali dengan transportasi udara,&rdquo; ungkapnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246924929\/banjir-sumatera-kekerasan-tersembunyi-yang-mematikan\">Baca: Banjir Sumatera, Kekerasan Tersembunyi yang Mematikan<\/a><\/p>\n<p>Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini menjelaskan pemerintah pusat harus berorientasi bahwa pemerintah pusat itu pusatnya daerah, daerah itu adalah daerahnya pusat.<\/p>\n<p>&ldquo;Jadi kalau semangat ini diserap oleh negara, maka negara itu tidak perlu berpikir lama untuk menetapkan status bencana tersebut. Karena pusat merasa bahwa, daerah itu adalah daerahnya pusat,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Nasir menjelaskan agar pemerintah pusat terbuka dengan bantuan luar negeri. Hal ini menurutnya sangat dibutuhkan agar warga yang terkena bencana dapat segera memperoleh bantuan.<\/p>\n<p>&ldquo;Bukan berarti pemerintah itu tidak mampu ya, dalam arti keterbatasan logistik, keterbatasan personil dan keterbatasan untuk melakukan rehabilitasi,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/246912775\/anjing-pelacak-ini-gugur-saat-mencari-korban-banjir-sumatera-dikubur-secara-protokol-kedinasan-lengkap\">Baca: Anjing Pelacak Ini Gugur Dalam Pencarian Korban di Sumatera dan Dikubur Secara Kedinasan<\/a><\/p>\n<p>Presiden Prabowo Subianto hingga hari ini menolak tawaran tersebut, dan percaya bahwa pemerintahannya sanggup menangani bencana banjir Sumatera tanpa bantuan pihak luar.<\/p>\n<p>&#8220;Bencana ini sekali lagi, musibah. Tapi di sisi lain menguji kita. Alhamdulillah kita kuat, kita mengatasi masalah dengan [kekuatan] kita sendiri,&#8221; ucap Prabowo di Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5\/12\/2025).<\/p>\n<p>Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, pemerintah Indonesia hingga saat ini belum membuka bantuan internasional untuk bencana di tiga provinsi tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya pemerintah baru akan meminta bantuan kepada negara asing jika pemerintah &#8220;merasa&rdquo; perlu.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246927301\/bnpb-perkirakan-dana-yang-dibutuhkan-untuk-pemulihan-banjir-sumatera-capai-rp-5182-triliun\">Baca: BNPB Perkirakan Dana yang Dibutuhkan untuk Pemulihan Banjir Sumatera Rp 51,82 Trilyun<\/a><\/p>\n<p>Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut pemerintah memiliki Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanggulangan bencana di Sumatera. Besaran anggarannya dalam APBN sekitar Rp500 miliar yang diperuntukkan untuk kesiapsiagaan bencana.<\/p>\n<p>Sementara di lapangan, korban sudah sangat membutuhkan bantuan. Sejumlah kepala daerah menyatakan tidak sanggup menangani dampak bencana banjir bandang ini.<\/p>\n<p>Setidaknya tujuh bupati di Aceh telah menyatakan ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor yang menimpa wilayah itu pada pekan lalu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Kondisi korban yang terdampak banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hingga kini masih memprihatinkan. Pemerintah harus segera menetapkan status bencana nasional. Anggota DPR RI Komisi lll, Nasir Djamil kepada wartawan di Menteng Jakarta Pusat pada Selasa (09\/12\/2025) mengatakan penetapan status tersebut perlu dilakukan demi menyelamatkan manusia dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290,632,1506],"class_list":["post-4315","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera","tag-dpr","tag-ispa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4315"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4315\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}