{"id":4343,"date":"2026-07-30T00:39:51","date_gmt":"2026-07-30T00:39:51","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4343"},"modified":"2026-07-30T00:39:51","modified_gmt":"2026-07-30T00:39:51","slug":"masa-depan-pendidikan-siswa-korban-banjir-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4343","title":{"rendered":"Masa Depan Pendidikan Siswa Korban Banjir Sumatera"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong><a href=\"http:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Wakil Ketua Komisi X DPR, Maria Yohana Esti Wijayati mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk segera melakukan realokasi anggaran guna mempercepat penanganan pendidikan di daerah yang terdampak bencana<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia mengusulkan agar pos anggaran pengadaan peralatan teknologi yang belum mendesak, seperti papan tulis pintar (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">smartboard<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">), dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dasar siswa dan revitalisasi sekolah yang hancur akibat bencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Bukan saya mengatakan smartboard tidak penting, tetapi situasi seperti ini kan mereka tidak bisa menggunakan. Kita alihkan pada sesuatu hal yang lebih penting untuk mereka,&rdquo; tegas Esti di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8\/12\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Legislator PDI Perjuangan ini juga meminta agar penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayah terdampak bencana dilakukan dengan mekanisme khusus tanpa verifikasi data kemiskinan yang kaku.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, bencana alam secara otomatis mengubah status ekonomi keluarga menjadi rentan, sehingga bantuan PIP harus segera didistribusikan atas nama kemanusiaan agar siswa bisa membeli seragam dan perlengkapan sekolah yang hanyut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Esti&nbsp; juga mendorong Mendikdasmen menerbitkan Peraturan Menteri terkait situasi bencana untuk menggantikan regulasi lama (Permendikbud No. 33 Tahun 2019) yang dinilai perlu penyempurnaan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246927301\/bnpb-perkirakan-dana-yang-dibutuhkan-untuk-pemulihan-banjir-sumatera-capai-rp-5182-triliun\">BNPB Perkirakan Dana yang Dibutuhkan untuk Pemulihan Banjir Sumatera Capai Rp 51,82 Triliun <\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Regulasi baru ini diharapkan dapat memberikan payung hukum bagi sekolah swasta yang terancam kolaps serta kepastian mengenai peniadaan ujian akademik yang memberatkan siswa korban bencana.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi X DPR lainnya, Mercy Chriesty Barends meminta Kemendikdasmen memastikan proses pembelajaran pasca kebencanaan tetap berjalan di Sumatera.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, pemerintah harus segera memetakan keperluan untuk memastikan anak-anak tetap bisa belajar, serta pemberian layanan psikososial bagi para korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Kemendikdasmen harus memastikan bagaimana proses pembelajaran tetap berjalan pasca kebencanaan, dan apabila terjadi relokasi pembelajaran jarak jauh juga harus dipastikan terlaksana&rdquo;, ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menegaskan pentingnya langkah cepat agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi. Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan juga harus menjadi prioritas utama dalam penanganan pasca bencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"> Dia mengatakan menyelamatkan sarana belajar sama dengan menjaga masa depan generasi muda.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/246927163\/update-banjir-sumatera-ribuan-kepala-keluarga-di-pesisir-selatan-sumbar-masih-terisolasi\">Update Banjir Sumatera: Ribuan Kepala Keluarga di Pesisir Selatan Sumbar Masih Terisolasi<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, ia menekankan bahwa pemulihan psikososial bagi siswa dan guru yang terdampak bencana banjir Sumatera juga harus menjadi prioritas utama pemerintah.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, penanganan pasca bencana banjir Sumatera tidak boleh hanya fokus pada infrastruktur pendidikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Pemulihan psikosisal pascabencana memang harus menjadi perhatian utama, namun pemerintah juga perlu memikirkan aspek-aspek lainnya yang berpotensi terjadi pada saat di penampungan termasuk kekerasan&rdquo;, imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia mendorong pemerintah pusat dan daerah menggandeng konselor sekolah, psikolog, dan tenaga pendidik untuk mengadakan kegiatan trauma healing, kelas kreatif, seni, hingga permainan terstruktur.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, ia meminta Kemendikdasmen memastikan anggaran yang ada tersedia. Menurutnya, kebijakan yang direncanakan akan percuma apabila anggaran tidak tercukupi.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Intinya anggarannya harus ada, jangan hanya kebijakan saja yang direncanakan,&rdquo; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 12pt;font-family: Arial, sans-serif;color: #1155cc;background-color: transparent;vertical-align: baseline\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246924929\/banjir-sumatera-kekerasan-tersembunyi-yang-mematikan\">Banjir Sumatera: Kekerasan Tersembunyi yang Mematikan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Wakil Ketua Komisi X DPR, Maria Yohana Esti Wijayati mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk segera melakukan realokasi anggaran guna mempercepat penanganan pendidikan di daerah yang terdampak bencana Dia mengusulkan agar pos anggaran pengadaan peralatan teknologi yang belum mendesak, seperti papan tulis pintar (smartboard), dialihkan untuk memenuhi kebutuhan dasar siswa dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4344,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290],"class_list":["post-4343","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4343","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4343"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4343\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4344"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}