{"id":4393,"date":"2026-07-30T00:40:00","date_gmt":"2026-07-30T00:40:00","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4393"},"modified":"2026-07-30T00:40:00","modified_gmt":"2026-07-30T00:40:00","slug":"ketua-banggar-dorong-penggunaan-dana-darurat-untuk-penanganan-banjir-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4393","title":{"rendered":"Ketua Banggar Dorong Penggunaan Dana Darurat untuk Penanganan Banjir Sumatera"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/b7cloud.asia\"><span style=\"font-weight: 400\">7cloud.asia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">&nbsp; &#8211; Ketua Badan Anggaran (Banggar)&nbsp; DPR Said Abdullah mendesak pemerintah segera mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk memanfaatkan alokasi dana darurat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk penanganan bencana banjir Sumatera<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Pemerintah dapat menggunakan dana <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">on call<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang ada di APBN tahun 2025 sebesar Rp4 triliun untuk penanganan bencana banjir Sumatera,&rdquo; kata Said melalui rilisnya,&nbsp; Kamis (4\/12\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dukungan anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan proses tanggap darurat hingga pemulihan pasca bencana banjir Sumatera. Pemanfaatan itu, lanjut Said bisa dilakukan mengingat jumlah korban meninggal dan luka berpotensi terus bertambah, serta ribuan rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Tragedi ini sangat memilukan. Kita harus berduka secara nasional. Atas hal itu, saya mengucapkan berbela sungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban,&rdquo; tutur politisi PDI Perjuangan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Said mengatakan, anggaran <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">on call<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> juga dapat digunakan untuk kebutuhan program pascatanggap darurat, yakni program rehabilitasi dan rekonstruksi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat juga menggunakan anggaran&nbsp; <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">multiyears<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, yakni anggaran pada 2026 dan seterusnya karena kebutuhan program ini sangat besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kebutuhan rehabilitasi tersebut seperti untuk memulihkan berbagai layanan umum, yakni rumah sakit, sekolah, kantor-kantor pemerintah, tempat ibadah dan berbagai infrastruktur dasar lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, kebutuhan rekonstruksi dapat digunakan untuk membangun kembali berbagai kebutuhan layanan umum, baik pendidikan, kesehatan, jalan, jembatan, kantor pemerintah, tempat ibadah, hingga pasar yang rusak.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"> &ldquo;Kebutuhan anggaran rekonstruksi lebih memerlukan anggaran yang besar lagi,&rdquo; ungkapnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk memberikan respon cepat dan terintegrasi, Said juga meminta pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya nasional guna menangani bencana banjir bandang di Aceh, Sumut dan Sumbar tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam jangka pendek, kata dia, kebutuhan tanggap darurat masih sangat penting agar warga yang sudah terdampak banjir dan tanah longsor tidak kelaparan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Saya sedih menyaksikan di berbagai media warga melakukan penjarahan di pertokoan dan gudang Bulog,&rdquo; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia meyakini kondisi warga yang belum mendapatkan layanan tanggap darurat layak memicu tindakan tersebut.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Tindakan itu merupakan upaya mempertahankan hidup mereka. Saya kira dalam hatinya juga tidak ingin dilakukan,&rdquo;ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Said juga meminta pemerintah menyegerakan kebutuhan tanggap darurat lebih masif, seperti tempat pengungsian yang layak untuk tempat tinggal sementara, suplai kebutuhan makanan, mandi cuci kakus (MCK), selimut dan pakaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia juga meminta kelompok rentan, seperti anak-anak mendapatkan layanan trauma healing. Pada saat yang sama, perlu dilakukan search and rescue yang masif dan terus menerus untuk menemukan korban yang hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti diketahui, banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) telah meluluhlantakkan sejumlah kawasan dan menimbulkan duka mendalam secara nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, sampai Jumat, 5 Desember 2025, ada 863 orang meninggal dunia,&nbsp; dan 576.300 jiwa mengungsi.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia&nbsp; &#8211; Ketua Badan Anggaran (Banggar)&nbsp; DPR Said Abdullah mendesak pemerintah segera mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk memanfaatkan alokasi dana darurat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk penanganan bencana banjir Sumatera &ldquo;Pemerintah dapat menggunakan dana on call yang ada di APBN tahun 2025 sebesar Rp4 triliun untuk penanganan bencana banjir Sumatera,&rdquo; kata Said melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4394,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[290],"class_list":["post-4393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir-sumatera"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4393"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4393\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}