{"id":4399,"date":"2026-07-30T00:40:03","date_gmt":"2026-07-30T00:40:03","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4399"},"modified":"2026-07-30T00:40:03","modified_gmt":"2026-07-30T00:40:03","slug":"dukungan-untuk-gunretno-terus-mengalir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4399","title":{"rendered":"Dukungan untuk Gunretno Terus Mengalir"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp; <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;<\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> Dukungan kepada Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Gunretno yang mengalami kriminalisasi terus bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terakhir, dukungan datang dari Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilansir di <\/span><a href=\"https:\/\/amnesty.id\"><span style=\"font-weight: 400\">amnesty.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, Usman menyebut pelaporan Gunretno ke Polda Jawa Tengah sebagai upaya kriminalisasi warga yang berusaha melindungi lingkungan dan mendampingi warga yang terdampak usaha ekstraktif.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Sangat ironis karena kita butuh banyak warga seperti Gunretno di tengah bencana ekologis akibat kebijakan negara yang tidak ramah lingkungan,&#8221; ujar Usman dalam unggahan tersebut<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Usman menambahkan, apa yang dilakukan Gunretno lakukan adalah untuk mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana ekologis seperti yang terjadi di Sumatera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245129919\/sosialisasi-aturan-anti-slapp-walhi-sebut-1131-orang-dikriminalisasi-karena-perjuangkan-lingkungan\">Sosialisasi Aturan Anti-SLAPP: WALHI Sebut 1.131 Orang Dikriminalisasi karena Perjuangkan Lingkungan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu Gunretno menyebut tak akan gentar meski dilaporkan ke polisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilansir <\/span><a href=\"https:\/\/suaramerdeka.com\"><span style=\"font-weight: 400\">suaramerdeka.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, Gunretno menyatakan tetap akan melanjutkan perjuangannya untuk menolak keberadaan tambang yang dinilai berpotensi merusak Pegunungan Kendeng.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia juga menyebut pemanggilan dari pihak kepolisian justru kian menguatkan langkah perjuangan untuk menjaga Pegunungan Kendeng.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia mengapresiasi atas dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak termasuk dari jejaring aktivis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&rdquo;Tetap menolak tambang legal maupun ilegal. Ini malah tambah semangat berupaya melestarikan Kendeng,&rdquo; tutur dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/245644490\/dampak-buruk-kriminalisasi-ahli-lingkungan\">Dampak Buruk Kriminalisasi Ahli Lingkungan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Gunretno menyebut tambang membuat Pegunungan Kendeng tidak bisa menyerap air secara maksimal. Kondisi ini membuat banjir akan sering terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pati. Dan sebaliknya, kekeringan akan melanda saat musim kemarau.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">&rdquo;Kita bersuara bahwa karena tambang, teman-teman petani tidak panen karena situasi banjir dan kekeringan menghantui kita di Kendeng. Maka saya berharap (tambang) itu untuk ditutup,&rdquo; tutur dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terlebih Gunretno mengungkap jika berdasarkan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), wilayah Pegunungan Kendeng seharusnya tidak ditambang lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti diberitakan sebelumnya, Gunretno telah menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Tengah karena aktivitasnya menolak tambang di Pegunungan Kendeng.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh sejumlah kalangan, apa yang dialami Gunretno ini sebagai kriminalisasi terhadap warga yang sedang berjuang untuk melindungi lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosok\/246167340\/ma-bebaskan-tokoh-masyarakat-adat-dolok-parmonangan-sorbatua-siallagan-yang-jadi-korban-kriminalisasi\">MA Bebaskan Tokoh Masyarakat Adat Dolok Parmonangan, Sorbatua Siallagan yang Jadi Korban Kriminalisasi <\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Dukungan kepada Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK), Gunretno yang mengalami kriminalisasi terus bertambah. Terakhir, dukungan datang dari Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid. Dilansir di amnesty.id, Usman menyebut pelaporan Gunretno ke Polda Jawa Tengah sebagai upaya kriminalisasi warga yang berusaha melindungi lingkungan dan mendampingi warga yang terdampak usaha ekstraktif.&nbsp; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1556,17,1555],"class_list":["post-4399","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-gunretno","tag-lingkungan","tag-pegunungan-kendeng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4399"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4399\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}