{"id":4438,"date":"2026-07-30T00:40:13","date_gmt":"2026-07-30T00:40:13","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4438"},"modified":"2026-07-30T00:40:13","modified_gmt":"2026-07-30T00:40:13","slug":"banjir-sumatera-mengapa-siklon-langka-melanda-kawasan-tropis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4438","title":{"rendered":"Banjir Sumatera: Mengapa Siklon Langka Melanda Kawasan Tropis"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Lebih dari 900 orang tewas<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&nbsp;ribuan hilang, dan jutaan lainnya terdampak akibat serangkaian siklon dan cuaca monsun ekstrem di selatan Asia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hujan lebat memicu banjir terburuk dalam beberapa dekade, disertai tanah longsor. Indonesia, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, dan Malaysia menjadi yang paling parah terdampak. Korban jiwa kemungkinan akan terus bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Biasanya, siklon jarang terbentuk dekat garis khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia. Tapi kali ini, siklon Senyar muncul di utara khatulistiwa, tepatnya di Selat Malaka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Siklon ini memicu terjadinya banjir besar yang mematikan di Sumatera<\/span><span style=\"font-weight: 400\">&nbsp;dan <\/span><a href=\"https:\/\/www.malaymail.com\/news\/malaysia\/2025\/11\/29\/malaysia-floods-33428-evacuees-across-nine-states-as-terengganu-cases-surge-video\/200078\"><span style=\"font-weight: 400\">Semenanjung Malaysia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> pekan lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Senyar juga tidak muncul sendirian. Beberapa siklon tropis lain juga terbentuk bersamaan di zona pertemuan angin pasat di utara khatulistiwa. Salah satunya adalah Siklon Koto yang memicu banjir bandang dan tanah longsor parah di Filipina kemudian melemah saat mendekati Vietnam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, Siklon Ditwah memicu banjir besar yang <\/span><a href=\"https:\/\/www.theguardian.com\/world\/2025\/nov\/28\/death-toll-sri-lanka-hit-by-rising-flood-waters\"><span style=\"font-weight: 400\">menghancurkan Sri Lanka<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu alasan Sumatra juga banjir sangat parah adalah karena adanya <\/span><a href=\"https:\/\/www.abc.net.au\/news\/2025-11-28\/rare-cyclone-south-east-asia-floods-disaster\/106076572\"><span style=\"font-weight: 400\">&lsquo;tabrakan&rsquo; langka<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> antara Siklon Koto and Siklon Senyar, yang kini sudah melemah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Munculnya beberapa badai hebat hampir bersamaan bukan hal yang benar-benar baru. Siklon yang muncul dekat khatulistiwa memang jarang, <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1002\/qj.70014\"><span style=\"font-weight: 400\">tapi pernah terjadi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> pada 2021 silam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246612119\/studi-perubahan-iklim-membuat-siklon-tropis-makin-tak-terduga\">Studi: Perubahan Iklim membuat Siklon Tropis Makin Tak Terduga<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, kehancuran kali ini memang luar biasa. Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake <\/span><a href=\"https:\/\/www.theguardian.com\/world\/2025\/nov\/30\/indonesia-thailand-floods\"><span style=\"font-weight: 400\">menyebut banjir ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai &ldquo;bencana alam paling menantang&rdquo; dalam sejarah negaranya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apakah hal ini terkait perubahan iklim? Belum pasti. Perubahan iklim justru kemungkinan akan membuat <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1175\/BAMS-D-18-0194.1\"><span style=\"font-weight: 400\">jumlah siklon berkurang<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, tapi badai yang terbentuk cenderung akan lebih kuat.<\/span><\/p>\n<p><strong>Mengapa siklon jarang terjadi dekat khatulistiwa?<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Siklon, topan, dan badai tropis sebenarnya hanyalah beragam nama berbeda untuk menyebut berbagai jenis badai tropis yang kuat dan berputar. Badai ini terbentuk di laut yang luas dan hangat, tapi jarang terjadi tepat di sekitar khatulistiwa.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Alasannya, karena kekuatan <\/span><a href=\"https:\/\/oceanservice.noaa.gov\/education\/tutorial_currents\/04currents1.html\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Coriolis<\/span><\/em><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> atau gaya semu akibat rotasi bumi yang diperlukan untuk memutar badai, terlalu lemah di khatulistiwa. Tanpa putaran itu, badai sulit terbentuk menjadi siklon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Siklon paling dekat dengan khatulistiwa yang pernah tercatat adalah <\/span><a href=\"https:\/\/www.science.org\/content\/article\/rarest-typhoon\"><span style=\"font-weight: 400\">Siklon Vamei<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> pada 2021&mdash;terbentuk di 1,4&deg; LU. Sebagai perbandingan, Siklon Senyar muncul di 3,8&deg; LU.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski siklon tropis bisa terbentuk kapan saja, puncaknya biasa terjadi antara Juli dan Oktober di Samudra Pasifik Barat Laut dan Samudra Hindia Utara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Badai Siklon Senyar dan Topan Koto terbentuk di <\/span><a href=\"https:\/\/www.mdpi.com\/2071-1050\/17\/17\/7651\"><span style=\"font-weight: 400\">Wilayah Pasifik Barat Laut<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, wilayah dengan siklon tropis paling besar, paling sering, dan paling intens di dunia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244456861\/brin-kemunculan-siklon-tropis-adalah-indikasi-perubahan-iklim\">BRIN: Kemunculan Siklon Tropis adalah Indikasi Perubahan Iklim<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahun ini, beberapa topan dahsyat <\/span><a href=\"https:\/\/hypotheticalhurricanes.fandom.com\/wiki\/2025_Pacific_typhoon_season_(CycloneMC)\"><span style=\"font-weight: 400\">menerjang Filipina<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dan sebagian <\/span><a href=\"https:\/\/www.abc.net.au\/news\/2025-09-26\/hong-kong-southern-china-reopens-after-typhoon-ragasa\/105819590\"><span style=\"font-weight: 400\">Cina Selatan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu alasan badai kali ini menyebabkan <\/span><a href=\"https:\/\/www.adrc.asia\/latest_disaster.php\"><span style=\"font-weight: 400\">kerusakan begitu luas<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> adalah karena siklon melanda negara yang jarang berhadapan dengan siklon besar, seperti Indonesia dan Malaysia.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.mdpi.com\/2071-1050\/17\/17\/7651#B22-sustainability-17-07651\"><span style=\"font-weight: 400\">Di Samudra Hindia Utara<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, termasuk Teluk Benggala dan Laut Arab, siklon umumnya lebih kecil dan jarang terjadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, Siklon Ditwar bergerak langsung ke sepanjang pantai timur Sri Lanka, sehingga kerusakan yang ditimbulkan semakin parah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Apakah <\/strong><strong>berkaitan dengan perubahan iklim?<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seiring makin panasnya lautan dan atmosfer akibat emisi dari bahan bakar fosil, siklon tropis diperkirakan akan <\/span><a href=\"https:\/\/centaur.reading.ac.uk\/101846\/\"><span style=\"font-weight: 400\">semakin intens terjadi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini karena siklon mendapatkan energi dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.uwa.edu.au\/study\/-\/media\/faculties\/science\/docs\/how-do-cyclones-work-fact-sheet.pdf\"><span style=\"font-weight: 400\">laut hangat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Semakin hangat laut, semakin banyak &ldquo;bahan bakar&rdquo; untuk membentuk badai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Atmosfer yang semakin panas <\/span><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1175\/BAMS-D-18-0194.1\"><span style=\"font-weight: 400\">memperkuat siklus air di seluruh dunia<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, sehingga puncak curah hujan <\/span><a href=\"https:\/\/theconversation.com\/supercharged-thunderstorms-have-we-underestimated-how-climate-change-drives-extreme-rain-and-floods-228896\"><span style=\"font-weight: 400\">semakin tinggi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Saat hujan deras turun dalam waktu singkat, risiko banjir bandang meningkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski begitu, kita tidak bisa langsung buru-buru menyatakan perubahan iklim memperburuk badai ini. Diperlukan analisis lebih mendalam untuk menghubungkan peristiwa ini dengan pemanasan global.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation, Penulis: Steve Turton (<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Adjunct Professor of Environmental Geography, CQUniversity Australia)<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>&nbsp;<\/strong><\/p>\n<p id=\"docs-internal-guid-c6517edf-7fff-4450-cf3a-3a13f525a27d\" dir=\"ltr\" style=\"line-height: 1.92;margin-right: 22.0pt;margin-top: 0.0pt;margin-bottom: 45.0pt;padding: 0.0pt 0.0pt 0.0pt 11.25pt\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Lebih dari 900 orang tewas&nbsp;ribuan hilang, dan jutaan lainnya terdampak akibat serangkaian siklon dan cuaca monsun ekstrem di selatan Asia. Hujan lebat memicu banjir terburuk dalam beberapa dekade, disertai tanah longsor. Indonesia, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, dan Malaysia menjadi yang paling parah terdampak. Korban jiwa kemungkinan akan terus bertambah. Biasanya, siklon jarang terbentuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4439,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1563,173],"class_list":["post-4438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-badai-siklon","tag-perubahan-iklim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4438"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4438\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}