{"id":4460,"date":"2026-07-30T00:40:16","date_gmt":"2026-07-30T00:40:16","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4460"},"modified":"2026-07-30T00:40:16","modified_gmt":"2026-07-30T00:40:16","slug":"pemprov-dki-dorong-umkm-kuliner-terapkan-praktik-usaha-yang-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4460","title":{"rendered":"Pemprov DKI Dorong UMKM Kuliner Terapkan Praktik Usaha yang Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<h3><strong> <!--img1--> <\/strong><\/h3>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/7cloud.asia\">7cloud.asia<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mendorong pelaku usaha kuliner di seluruh wilayah Jakarta untuk menerapkan praktik usaha ramah lingkungan dan berkelanjutan guna menjaga kualitas lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Upaya ini diperkuat melalui program pembinaan ECO ACT (Education, Collaboration, Action) yang ditekankan pada penguatan pemahaman dan kemampuan teknis pelaku usaha; peningkatan kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, mitra CSR dan komunitas; serta aksi nyata dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">pilot project<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> yang dapat direplikasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, sektor kuliner yang jumlahnya masif merupakan salah satu kontributor terbesar dalam menghasilkan limbah di Jakarta. Karena itu, penerapan standar lingkungan tidak lagi bersifat opsional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, pengelolaan limbah cair, sampah makanan, dan emisi harus menjadi bagian integral dari operasional usaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Melalui ECO ACT, kami memastikan pelaku usaha memahami dan menjalankan standar lingkungan agar operasionalnya tidak menambah beban pencemaran Jakarta,&rdquo; ujarnya, Selasa (2\/12\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/243792166\/mengenal-gang-gloria-tujuan-wisata-kuliner-legendaris-di-jakarta\">Mengenal Gang Gloria, Tujuan Wisata Kuliner Legendaris di Jakarta<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari sisi pengelolaan sampah, Kapokja Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Ditjen Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular KLH, Wisti Noviani Adnin, mengungkapkan bahwa UMKM kuliner di Jakarta menghasilkan lebih dari 500 ton sampah per hari.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menekankan perlunya pemilahan dan pengolahan sampah langsung dari sumbernya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Pelaku usaha harus memilah sampah sejak di dapur. Kolaborasi dengan penyedia layanan pengelolaan sampah seperti peternakan, asosiasi maggot, atau komposter sangat penting agar sampah organik tidak lagi berakhir di TPA,&rdquo; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dukungan juga datang dari Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementerian Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM), Riesta Karentina, yang menilai pelaku usaha perlu menguasai green skills untuk dapat beradaptasi dengan tuntutan usaha berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menyampaikan, keterampilan tersebut meliputi manajemen limbah, desain produk berkelanjutan, hingga strategi pengurangan dan daur ulang sampah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/245826514\/tren-kuliner-halal-di-amerika-serikat\">Tren Kuliner Halal di Amerika Serikat<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Riesta turut mendorong penguatan komunikasi digital melalui komunitas daring dan kerja sama dengan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">micro-influencer<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menyebarkan pesan keberlanjutan, terutama kepada generasi muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Pelaku usaha bisa menjadi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">circular entrepreneur<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dengan mengubah model bisnis linear menjadi sirkular: buat, pakai, pulihkan. Pelajari juga <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">eco-design<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">upcycling<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> untuk menciptakan nilai tambah,&rdquo; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, Founder Bahasa Bisnis, Edhy Surbakty, menyoroti pentingnya pengurangan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">food waste<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai kunci bisnis kuliner berkelanjutan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dia menyarankan pelaku usaha melakukan pencatatan sisa makanan di tiga titik kritis yakni, persiapan dapur (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">preparation<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">), sisa makanan di piring (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">plate<\/span><\/em> <em><span style=\"font-weight: 400\">waste<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">), dan bahan kedaluwarsa di penyimpanan (<\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">storage<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Sediakan pilihan porsi <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">small<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">regular<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">large<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, serta evaluasi menu yang jarang dipesan. Bekerja samalah dengan bank sampah, maggoters, atau komposter untuk mengolah sisa makanan,&rdquo; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/245566749\/pemprov-daerah-khusus-jakarta-maksimalkan-jakarta-recycle-centre-untuk-olah-sampah-makanan\">Pemprov Daerah Khusus Jakarta Maksimalkan Jakarta Recycle Centre untuk Olah Sampah Makanan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurutnya, praktik keberlanjutan dapat sekaligus memperkuat citra usaha melalui <\/span><em><span style=\"font-weight: 400\">brand<\/span><\/em> <em><span style=\"font-weight: 400\">storytelling<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\">, misalnya menceritakan capaian pengurangan sampah dapur hingga 20 persen dalam tiga bulan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa keberlanjutan justru membuka peluang pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">&ldquo;Sebanyak 62 persen konsumen memilih produk berkelanjutan meski harganya lebih tinggi. Ini peluang besar bagi pelaku usaha kuliner,&rdquo; tandasnya.<\/span><\/p>\n<p><br id=\"docs-internal-guid-d5b8e081-7fff-6cd1-8032-109d7c8e0049\" \/><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height: 2.25;margin-top: 12.0pt;margin-bottom: 12.0pt\"><span style=\"font-size: 12pt;font-family: Arial, sans-serif;color: #1155cc;background-color: transparent;vertical-align: baseline\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"line-height: 2.25;margin-top: 12.0pt;margin-bottom: 12.0pt\"><span style=\"font-size: 12pt;font-family: Arial, sans-serif;color: #083d62;background-color: transparent;vertical-align: baseline\">&nbsp;<\/span><\/p>\n<h3>\n<p><\/h3>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mendorong pelaku usaha kuliner di seluruh wilayah Jakarta untuk menerapkan praktik usaha ramah lingkungan dan berkelanjutan guna menjaga kualitas lingkungan. Upaya ini diperkuat melalui program pembinaan ECO ACT (Education, Collaboration, Action) yang ditekankan pada penguatan pemahaman dan kemampuan teknis pelaku usaha; peningkatan kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, mitra [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4461,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,424,17],"class_list":["post-4460","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kuliner","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4460","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4460"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4460\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4460"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4460"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4460"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}