{"id":4552,"date":"2026-07-30T00:40:36","date_gmt":"2026-07-30T00:40:36","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4552"},"modified":"2026-07-30T00:40:36","modified_gmt":"2026-07-30T00:40:36","slug":"kepala-bnpb-pimpin-langsung-penanganan-bencana-banjir-di-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4552","title":{"rendered":"Kepala BNPB Pimpin Langsung Penanganan Bencana Banjir di Sumatera"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Merespons peningkatan risiko bencana hidrometeorologi yang kini tengah dihadapi tiga provinsi di Pulau&nbsp;Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, BNPB memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara serentak.<\/p>\n<p>Operasi lintas kementerian dan lembaga ini sebagai dukungan mitigasi dan penanganan darurat bencana dengan tujuan utama mengurangi potensi curah hujan di kawasan rawan bencana melalui rekayasa pengalihan awan hujan ke wilayah yang lebih aman.<\/p>\n<p>Intervensi Modifikasi Cuaca ini menjadi sangat krusial mengingat kondisi darurat terkini, di mana intensitas hujan ekstrem telah memicu banjir meluas, meningkatkan ancaman longsor dan banjir bandang di sebagian besar Sumatera Utara, serta menimbulkan dampak serius pada infrastruktur dan pemukiman di Sumatera Barat.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami melaksanakan OMC di masing-masing provinsi,&rdquo; jelas Kepala BNPB, Suharyanto saat menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Jumat (28\/11\/2025).<\/p>\n<p>Dalam keterangannya, Suharyanto menyebutkan banjir dan tanah longsor yang dipicu badai tropis Senyar ini telah mengakibatkan 174 orang meninggal dunia, 79 hilang dan 12 luka-luka.<\/p>\n<p>Di Aceh, OMC baru resmi dimulai hari Jumat (28\/11\/2025), dengan&nbsp;menggunakan pesawat PK-SNP dari Posko Bandara Sultan Iskandar Muda.<\/p>\n<p>Sementara itu, di Sumatera Utara, operasi telah dimulai lebih awal, yakni&nbsp;pada Kamis (27\/11\/2025) dari Posko Bandara Kualanamu. Di mana hingga saat ini telah diselesaikan empat sortie penerbangan dengan total 3.200 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl) dan Kalsium Oksida (CaO).<\/p>\n<p>Adapun operasi di Sumatera Barat dijadwalkan akan mulai beroperasi Sabtu (29\/11\/2025), dengan mengerahkan pesawat PK-DPI dan PK-SNK dari Posko Bandara Internasional Minangkabau.<\/p>\n<p>Kepala BNPB hingga saat ini memimpin seluruh penanganan darurat bencana tiga provinsi dari Silangit-Tapanuli Utara bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan.<\/p>\n<p>Dalam waktu dekat, Suharyanto juga akan mendatangi lokasi terdampak di Aceh, yang saat ini dipimpin oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah.<\/p>\n<p>Sementara untuk penanganan darurat akibat banjir di wilayah Sumatra Barat, telah ditugaskan Sekretaris Utama BNPB, Rustian untuk memimpin.<\/p>\n<p>Infrastruktur<br \/>Banjir dan tanah longsor telah menyebabkan akses jalan dari Sumatera Utara (Sumut) menuju Aceh terganggu. Material longsor dan limpasan banjir menutup beberapa ruas jalan.<\/p>\n<p>Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah mengatakan, dirinya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain pembukaan akses jalan yang terputus, tim BNPB juga berupaya membangun jalur komunikasi. Salah-satunya dengan membawa penyedia internet satelit yang memungkinkan internet broadband di lokasi terdampak.<\/p>\n<p>Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, info sementara akses jalan terputus yakni:<br \/>&#8211; Batas Sumut &#8211; Aceh masih terputus sampai Jumat (28\/11\/2025), akibat longsor di beberapa titik jalan nasional. Saat ini dalam proses tindaklanjut pendataan oleh pihak BPJN Wilayah Aceh Kementerian PU.<\/p>\n<p>&#8211; Banda Aceh &#8211; Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang terputus. Terputus akibat runtuhnya jembatan di Meuredu yaitu perbatasan Kab. Bireuen dan Pidie Jaya. Upaya pemda saat ini untuk ruas jalan Bireuen &#8211; Pidie Jaya menggunakan jalan Alternatif dari Samalangan &#8211; tringgadeng Pidie Jaya.<\/p>\n<p>&#8211; Kab. Gayo Lues sampai saat ini belum bisa terakses jalur darat dikarenakan ruas jalan Nasional (Gayo lues-Aceh Tenggara putus total di 4 titik) terputus, yaitu jalan Nasional (Gayo Lues-Aceh Tengah), jalan Provinsi (Gayo Lues &#8211; Aceh Barat Daya putus), jalan Provinsi (Gayo Lues-Aceh Timur). <br \/>Salah satu alternatif jalur udara tersedia melalui Bandara Perintis di Gayo lues. Saat ini dalam proses tindaklanjut pendataan oleh tim BPJN Aceh Kementerian PU.<\/p>\n<p>&#8211; Kab. Aceh Tengah untuk saat ini belum bisa diakses via Darat dikarenakan Ruas jalan Nasional Bireuen &#8211; Takengon putus total dan jembatan tepin mane Bireuen putus, akses jalan Nasional (Aceh Tengah &#8211; Nagan Raya jembatan putus total). Akses jalan Nasional (Takengon-Ise ise-Gayo Lues putus total).<\/p>\n<p>&#8211; Kab. Bener Meriah akses jalan putus total akses ruas jalan Nasional putus (Bener Meriah-Aceh tengah dan Bener Meriah &#8211; bireuen) sementara Akses Jalan Provinsi Bener meriah &#8211; lhokseumawe Eks jalan KKA putus total. <br \/>Salah satu alternatif via udara melalui Bandara Rembele Bener meriah yg bisa mengcover kabupaten Bener meriah dan Aceh tengah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Merespons peningkatan risiko bencana hidrometeorologi yang kini tengah dihadapi tiga provinsi di Pulau&nbsp;Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, BNPB memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara serentak. Operasi lintas kementerian dan lembaga ini sebagai dukungan mitigasi dan penanganan darurat bencana dengan tujuan utama mengurangi potensi curah hujan di kawasan rawan bencana melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4553,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,963],"class_list":["post-4552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-bnpb"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4552"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4552\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}