{"id":4673,"date":"2026-07-30T00:41:15","date_gmt":"2026-07-30T00:41:15","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4673"},"modified":"2026-07-30T00:41:15","modified_gmt":"2026-07-30T00:41:15","slug":"aktivitas-gunung-semeru-masih-tinggi-status-awas-belum-dicabut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4673","title":{"rendered":"Aktivitas Gunung Semeru Masih Tinggi, Status Awas Belum Dicabut"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Pasca letusan Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19\/11\/2025) lalu, aktivitas gunung masih tinggi sehingga status masih berada pada level IV atau Awas.<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, aktivitas Gunung Semeru masih tinggi, sehingga tingkat aktivitas gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut itu masih ditetapkan pada level IV,&#8221; jelas Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Priatin Hadi Wijaya.<\/p>\n<p>Dengan status ini, masyarakat\/pengunjung\/wisatawan tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 20 km dari puncak (pusat erupsi).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/246854711\/gunung-semeru-erupsi-pemkab-lumajang-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana\">Baca: Gunung Semeru Meletus, Pemkab Lumajang Tetapkan Status Darurat Bencana<\/a><\/p>\n<p>Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.<\/p>\n<p>Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah\/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).<\/p>\n<p>Dalam berita yang dilansir Antaranews, berdasarkan hasil pemantauan visual selama 21-22 November 2025, hingga pukul 12.00 WIB menunjukkan aktivitas erupsi yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Bahkan pada 20 November 2025, teramati asap kawah putih bertekanan sedang dengan ketinggian 1.000 meter di atas puncak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246321470\/gunung-berapi-bawah-laut-ini-diprediksi-bakal-meletus-dalam-waktu-dekat\">Baca: Gunung Berapi di Bawah Laut Ini Diprediksi Akan Meletus Dalam Waktu Dekat<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Beberapa letusan dengan tinggi 300-500 meter yang dominan mengarah ke tenggara pada periode kedua pengamatan dan aktivitas guguran lava juga masih berlangsung dengan jarak luncur mencapai 800 meter ke arah Besuk Kobokan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya Priatin menjelaskan aktivitas erupsi dan guguran lava masih terjadi. &nbsp;Namun pihaknya terkendala dengan kondisi cuaca untuk mengamati.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam periode itu, jumlah gempa yang terekam mengindikasikan bahwa aktivitas kegempaan di Gunung Semeru masih tinggi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Hal ini, lanjut dia, menunjukkan masih adanya suplai dari bawah permukaan Semeru bersamaan dengan pelepasan material ke permukaan melalui letusan dan embusan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/245002969\/gunung-marapi-erupsi-warga-berhamburan-keluar\">Baca: Gunung Marapi Erupsi, Warga Berlarian<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Getaran lahar terekam dua kali berturut-turut dengan durasi yang panjang, menunjukkan adanya aliran lahar di Besuk Koboan dan menimbulkan letisan sekunder,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya pada Rabu (19\/11\/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, Gunung Semeru meletus dengan kolom abu setinggi 2 kilometer dan luncuran awan panas sejauh 13 kilometer dari puncak gunung.<\/p>\n<p>Sejumlah warga panik dan berlarian menghindari awan panas. Namun, sepasang suami istri asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur terkena imbas awan panas saat terjatuh di jembatan Gladak Perak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Pasca letusan Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19\/11\/2025) lalu, aktivitas gunung masih tinggi sehingga status masih berada pada level IV atau Awas. &#8220;Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, aktivitas Gunung Semeru masih tinggi, sehingga tingkat aktivitas gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut itu masih ditetapkan pada level IV,&#8221; jelas Kepala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1614,1625,1615,1626],"class_list":["post-4673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-erupsi","tag-gunung-meletus","tag-gunung-semeru","tag-pvmbg"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4673"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4673\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}