{"id":4687,"date":"2026-07-30T00:41:16","date_gmt":"2026-07-30T00:41:16","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4687"},"modified":"2026-07-30T00:41:16","modified_gmt":"2026-07-30T00:41:16","slug":"wisatawan-kian-cermat-dan-peduli-lingkungan-dalam-merancang-perjalanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4687","title":{"rendered":"Wisatawan Kian Cermat dan Peduli Lingkungan dalam Merancang Perjalanan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Wisatawan pada masa mendatang diproyeksikan semakin cermat dan peduli lingkungan dalam merancang perjalanan wisatanya.<\/p>\n<p>Kemajuan teknologi dan era digital menjadi salah satu dari tiga unsur utama yang membentuk lanskap sektor pariwisata di masa yang akan datang.<\/p>\n<p>Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (18\/11\/2025) menekankan pentingnya mengantisipasi dan membaca pergeseran perilaku wisatawan lebih awal.<\/p>\n<p>Dia juga mengajak pelaku wisata menangkap peluang lebih cepat, serta mempersiapkan strategi untuk menghadapi tantangan pariwisata serta mencapai target kunjungan wisatawan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/246661190\/kek-sanur-diproyeksikan-jadi-tujuan-wisata-kesehatan-dunia-apakah-rakyat-merasakan-manfaatnya\">Baca: Apa manfaat yang dirasakan warga Sabur dari KEK Wisata Kesehatan Dunia<\/a><\/p>\n<p>Selanjutnya dia memaparkan tiga faktor utama yang menentukan masa depan perjalanan wisata, salah satunya kemajuan teknologi pendukung perencanaan perjalanan.<\/p>\n<p>Mengutip hasil survei Skyscanner bertajuk &#8220;The Future of Travel 2025&#8221;, Menpar mengatakan 54 persen wisatawan akan merasa lebih percaya diri merancang liburan menggunakan dukungan kecerdasan buatan (a<em>rtificial intelligence\/AI<\/em>).<\/p>\n<p>Kecakapan digital akan membuat wisatawan semakin cermat dan fokus pada tujuan serta pengalaman yang ditawarkan oleh daerah tujuan dalam merencanakan perjalanan wisata.<\/p>\n<p>Menteri Pariwisata juga mengemukakan bahwa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan akan meningkat di kalangan wisatawan masa depan.<\/p>\n<p>&#8220;Gen Z sebagai segmen pasar yang kian dominan, mengedepankan inklusivitas, kelestarian lingkungan dan dampak sosial,&#8221; katanya dikutip Antaranews.com<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/246766394\/kegiatan-pariwisata-mengancam-populasi-hiu-paus\">Baca: Kegiatan pariwisata mengancam populasi hiu paus<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, menurut dia, personalisasi perjalanan akan menjadi kebutuhan wisatawan pada masa mendatang. Wisatawan akan cenderung menginginkan perjalanan yang personal, fleksibel, tetapi tetap nyaman dan lancar.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Widiyanti mengatakan, peningkatan konektivitas menjadi hal yang sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.\u200b\u200b\u200b\u200b\u200b\u200b\u200b<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Kementerian Pariwisata menargetkan 16 juta sampai 17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara serta 1,18 miliar kunjungan wisatawan nusantara pada 2026.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah target nasional yang membutuhkan visi dan langkah kita bersama demi mewujudkan pertumbuhan pariwisata Indonesia yang semakin berkualitas dan berkelanjutan,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Wisatawan pada masa mendatang diproyeksikan semakin cermat dan peduli lingkungan dalam merancang perjalanan wisatanya. Kemajuan teknologi dan era digital menjadi salah satu dari tiga unsur utama yang membentuk lanskap sektor pariwisata di masa yang akan datang. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (18\/11\/2025) menekankan pentingnya mengantisipasi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4688,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[513],"class_list":["post-4687","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-wisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4687","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4687"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4687\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4688"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4687"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4687"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4687"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}