{"id":4693,"date":"2026-07-30T00:41:17","date_gmt":"2026-07-30T00:41:17","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4693"},"modified":"2026-07-30T00:41:17","modified_gmt":"2026-07-30T00:41:17","slug":"pencemaran-antibiotik-di-perairan-bisa-membuat-bakteri-makin-kebal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4693","title":{"rendered":"Pencemaran Antibiotik di Perairan Bisa Membuat Bakteri Makin Kebal"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Para ilmuwan dunia&nbsp;telah lama mengkhawatirkan bahaya penumpukan antibiotik yang mencemari lingkungan.<\/p>\n<p>Dalam penelitian terbaru yang penulis pimpin,&nbsp;tim&nbsp;peneliti&nbsp;mencari tahu apa yang terjadi ketika bakteri di lingkungan terpapar antibiotik dan jenis obat lain dalam konsentrasi rendah.<\/p>\n<p>Sebanyak 90 persen obat yang kita konsumsi langsung melewati tubuh. Sebagian besar&nbsp;obat&nbsp;yang dibuang&nbsp;baik&nbsp;lewat&nbsp;urine&nbsp;pun tidak bisa tersaring melalui instalasi pengolahan air limbah.<\/p>\n<p>Residu obat ini pada akhirnya mengalir di sungai, danau, dan ekosistem air tawar lainnya. Faktanya, jejak obat kini telah terdeteksi di setiap benua, dengan konsentrasi yang bervariasi di setiap tempat.<\/p>\n<p>Contohnya di Jakarta, Indonesia, material acetaminophen atau parasetamol sekitar 420-610 nanogram per liter (ng\/L) mencemari Pantai Ancol dan Sungai Angke. Sungai ini juga tercemar oleh obat diabetes metformin sebesar 27-414 ng\/L.<\/p>\n<p>Cemaran antibiotik dalam jumlah kecil dapat membantu bakteri mengembangkan sistem pertahanan yang membuat mereka lebih sulit dibasmi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246831273\/riset-brin-deteksi-obat-diabetes-cemari-sungai-di-jakarta\">Baca: Riset BRIN deteksi obat diabetes cemari Sungai di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Bakteri menjadi lebih tangguh, adaptif, dan kebal terhadap dosis obat yang sebelumnya cukup efektif untuk menyembuhkan infeksi pada manusia. Fenomena ini disebut resistansi antibiotik, sebuah ancaman besar bagi kesehatan global.<\/p>\n<p>Saat ini, lebih dari satu juta orang meninggal setiap tahunnya akibat infeksi bakteri yang kebal terhadap pengobatan antibiotik. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat.<\/p>\n<p>Yang belum banyak diketahui adalah cemaran obat lain (termasuk obat diabetes, depresi, dan pereda nyeri) ternyata juga bisa membuat bakteri kebal terhadap antibiotik.<\/p>\n<p>Sebelumnya, sebagian besar penelitian hanya berfokus pada obat tunggal secara terpisah. Misalnya, peneliti menguji bagaimana satu antidepresan memengaruhi kekebalan bakteri terhadap antibiotik.<\/p>\n<p>Uji coba ini biasanya menggunakan dosis yang jauh lebih tinggi daripada yang ditemukan di lingkungan.<\/p>\n<p>Namun kenyataannya, cemaran obat-obatan di lingkungan saling membaur menjadi campuran kompleks berkadar rendah. Dampak dari kombinasi obat-obatan tersebut masih belum banyak kita ketahui.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246832331\/obat-diabetes-metformin-cemari-sungai-jakarta-ini-rekomendasi-brin\">Baca: Rekomendasi BRIN atasi pencemaran obat diabetes di perairan<\/a><\/p>\n<p>Dalam penelitian terbaru, kami menguji apakah sebuah komunitas bakteri akan menjadi lebih kebal terhadap antibiotik setelah terpapar campuran obat.<\/p>\n<p>Campuran ini mencakup ciprofloxacin, yaitu antibiotik untuk mengatasi infeksi pneumonia hingga gonore dan cemarannya sering ditemukan di perairan.<\/p>\n<p>Antibiotik tersebut kemudian dikombinasikan dengan salah satu dari tiga obat lain, yaitu diklofenak (obat pereda nyeri), metformin (obat diabetes), atau hormon estrogen yang digunakan dalam terapi penggantian hormon.<\/p>\n<p>Ternyata, ketiga kombinasi antibiotik dengan obat lainnya terbukti mengubah perilaku bakteri. Kami kemudian menganalisis bagaimana komunitas bakteri berubah: spesies mana yang menurun, mana yang berkembang, dan gen resistansi apa yang menjadi lebih umum.<\/p>\n<p>Kami menemukan bahwa campuran obat membuat komunitas bakteri kurang mampu tumbuh secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Namun di sisi lain, bakteri juga lebih mungkin memiliki gen yang membuat mereka lebih kebal terhadap berbagai antibiotik&mdash;bukan hanya ciprofloxacin, tetapi juga antibiotik lain yang secara kimiawi berbeda.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246630727\/hari-sungai-sedunia-mayoritas-sungai-di-indonesia-dalam-kondisi-tercemar\">Baca: Mayoritas sungai di Indonesia dalam kondisi tercemar<\/a><\/p>\n<p>Kemampuan reproduksi bakteri juga berubah: kombinasi obat membuat spesies baru berkembang biak. Padahal, mereka tidak bereproduksi ketika terpapar antibiotik saja.<\/p>\n<p>Penulis juga telah menguji masing-masing obat non-antibiotik yang sama secara terpisah dalam studi sebelumnya. Kami menggunakan bakteri dan kondisi eksperimen serupa.<\/p>\n<p>Secara terpisah, tidak ada obat non-antibiotik yang meningkatkan resistansi bakteri. Namun, ketika dikombinasikan dengan antibiotik, ceritanya berubah.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, studi-studi ini mengungkapkan sesuatu yang penting: obat-obatan yang tampak tidak berbahaya jika digunakan sendiri, dapat memperkuat efek satu sama lain ketika dicampur.<\/p>\n<p>Temuan ini penting, karena para ilmuwan sering menguji obat satu per satu. Apabila satu obat tidak menunjukkan efek yang jelas, efek tersebut biasanya diabaikan.<\/p>\n<p>Temuan kami justru menunjukkan bahwa kita tidak boleh terburu-buru mengabaikannya.<\/p>\n<p>Di lingkungan&mdash;tempat berbagai obat dan bahan kimia hidup berdampingan&mdash;campuran ini mungkin diam-diam membentuk evolusi bakteri yang kebal terhadap antibiotik.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Memahami interaksi tersembunyi ini sangat penting untuk melindungi kesehatan dan ekosistem kita di masa mendatang.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dalam bahasa Inggris, Penulis: April Hayes (Microbiologist, Public Health and Sport Sciences, University of Exeter)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Para ilmuwan dunia&nbsp;telah lama mengkhawatirkan bahaya penumpukan antibiotik yang mencemari lingkungan. Dalam penelitian terbaru yang penulis pimpin,&nbsp;tim&nbsp;peneliti&nbsp;mencari tahu apa yang terjadi ketika bakteri di lingkungan terpapar antibiotik dan jenis obat lain dalam konsentrasi rendah. Sebanyak 90 persen obat yang kita konsumsi langsung melewati tubuh. Sebagian besar&nbsp;obat&nbsp;yang dibuang&nbsp;baik&nbsp;lewat&nbsp;urine&nbsp;pun tidak bisa tersaring melalui instalasi pengolahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4694,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[997,17],"class_list":["post-4693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-antibiotik","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4693"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4693\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}