{"id":4739,"date":"2026-07-30T00:41:33","date_gmt":"2026-07-30T00:41:33","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4739"},"modified":"2026-07-30T00:41:33","modified_gmt":"2026-07-30T00:41:33","slug":"gunung-semeru-erupsi-pemkab-lumajang-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4739","title":{"rendered":"Gunung Semeru Erupsi, Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur memberlakukan status tanggap darurat bencana selama 7 hari, hingga 25 November mendatang. Keputusan ini terkait dengan erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19\/11\/2025) sore.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menetapkan status tanggap darurat bencana alam erupsi Gunung Semeru melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2\/595\/KEP\/427.12\/2025. Keputusan itu berlaku selama 7 hari, mulai 19 hingga 25 November 2025, sebagai langkah cepat dan terpadu dalam menghadapi dampak erupsi,&#8221; kata Bupati Lumajang Indah Amperawati seperti yang dikutip Antaranews.<\/p>\n<p>Dengan adanya status tanggap darurat ini, dia mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan dan dampak dari erupsi Gunung Semeru.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245535308\/gunung-ibu-di-halmahera-barat-kembali-erupsi-ribuan-warga-diungsikan\">Baca: Gunung Ibu Erupsi, Ratusan Warga Mengungsi<\/a><\/p>\n<p>Selain itu mengantisipasi dengan mengamankan diri ke tempat aman sementara waktu untuk menghindari dampak erupsi sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.<\/p>\n<p>&#8220;Camat dan kepala desa diminta mengamankan serta mengarahkan warganya, sambil berkoordinasi dengan aparat lain agar langkah penanganan berjalan optimal,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya pada Rabu (19\/11\/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, Gunung Semeru meletus dengan kolom abu setinggi 2 kilometer dan luncuran awan panas sejauh 7 kilometer dari puncak gunung.<\/p>\n<p>Sejumlah warga panik dan berlarian menghindari awan panas. Namun, sepasang suami istri asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur terkena imbas awan panas saat terjatuh di jembatan Gladak Perak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245286225\/aktivitas-gunung-lewotobi-laki-laki-kembali-meningkat\">Baca: Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki Meningkat<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Korban mengalami luka bakar sekitar 20 persen setelah terjatuh saat melintas di jembatan Perak yang licin dan tertutup abu panas akibat erupsi Gunung Semeru yang disertai luncuran guguran awan panas,&#8221; ungkap Sekda Lumajang Agus Triyono.<\/p>\n<p>Agus menjelaskan korban sempat mendapat penanganan awal di Puskesmas Candipuro dan ditangani secara medis untuk penanganan luka bakar. Malamnya korban dirujuk ke RS Pasirian untuk mendapatkan penangan lebih lanjut.<\/p>\n<p>Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tercatat mengalami 32 kali gempa guguran selama enam jam terakhir pada Kamis pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/245002969\/gunung-marapi-erupsi-warga-berhamburan-keluar\">Baca: Gunung Marapi Erupsi, Warga Berlarian<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Aktivitas Gunung Semeru untuk pengamatan kegempaan tercatat 32 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-16 mm dan lama gempa 69-108 detik,&#8221; ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi.<\/p>\n<p>Dalam kurun waktu enam jam tersebut, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang ini mengalami 25 kali gempa Letusan\/Erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 71-141 detik.<\/p>\n<p>&#8220;Semeru juga alami satu kali gempa embusan dengan amplitudo 3 mm, dan lama gempa 67 detik. Kemudian satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm, S-P 21 detik dan lama gempa 77 detik,&#8221; ungkap Yadi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/245298352\/erupsi-gunung-lewotobi-laki-laki-masih-fluktuatif-bnpb-perluas-tempat-pengungsian\">Baca: Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Masih Fluktuatif<\/a><\/p>\n<p>Status Gunung Semeru saat ini berada pada Level IV (Awas) sejak eupsi yang terjadi pada Rabu pukul 17.00 WIB.<\/p>\n<p>Dengan status ini, masyarakat\/pengunjung\/wisatawan tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 20 km dari puncak (pusat erupsi).<\/p>\n<p>Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan.<\/p>\n<p>Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari kawah\/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur memberlakukan status tanggap darurat bencana selama 7 hari, hingga 25 November mendatang. Keputusan ini terkait dengan erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19\/11\/2025) sore. &#8220;Saya menetapkan status tanggap darurat bencana alam erupsi Gunung Semeru melalui Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2\/595\/KEP\/427.12\/2025. Keputusan itu berlaku selama 7 hari, mulai 19 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4740,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1647,1614,1615],"class_list":["post-4739","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-awan-panas","tag-erupsi","tag-gunung-semeru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4739"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4739\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}