{"id":4785,"date":"2026-07-30T00:41:44","date_gmt":"2026-07-30T00:41:44","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4785"},"modified":"2026-07-30T00:41:44","modified_gmt":"2026-07-30T00:41:44","slug":"climate-action-network-tolak-belem-4x-pledge-karena-dinilai-bakal-memicu-kerusakan-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=4785","title":{"rendered":"Climate Action Network Tolak \u201cBel\u00e9m 4x Pledge\u201d Karena Dinilai Bakal Memicu Kerusakan Hutan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Bersama lebih dari 1.900 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Climate Action Network (CAN), Greenpeace menolak <em>Bel&eacute;m 4x&nbsp;Pledge<\/em><\/p>\n<p><em>Bel&eacute;m 4x Pledge<\/em> adalah inisiatif guna melipatgandakan produksi biofuel sebagai energi berkelanjutan hingga empat kali lipat dalam 10 tahun mendatang.<\/p>\n<p>Kepala Kampanye Solusi untuk Hutan Global Greenpeace, Syahrul Fitra menyatakan<br \/>peningkatan biofuel akan mengancam wilayah adat dan Masyarakat Adat, selain memperparah potensi kebakaran hutan dan lahan gambut atas nama energi hijau.<\/p>\n<p>&ldquo;Tanpa Bel&eacute;m 4x Pledge pun, pemerintah Indonesia sudah berniat mengorbankan hutan dan Masyarakat Adat demi memuluskan proyek biodiesel dan bioetanol yang jelas-jelas solusi iklim palsu,&rdquo; kata Syahrul.<\/p>\n<p>Salah satu proyek bioetanol itu berada di Merauke, Provinsi Papua Selatan. Bioetanol bersumber dari perkebunan tebu.<\/p>\n<p>Tercakup dalam daftar Proyek Strategis Nasional, pembukaan perkebunan tebu Merauke membabat 4.912 hektare hutan adat Suku Yei hingga Agustus 2025, menurut catatan Yayasan Pusaka Bentala Rakyat.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan menargetkan pembukaan lahan seluas 633.000 hektare untuk dijadikan perkebunan tebu di Papua Selatan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246841299\/side-event-cop-30-ungkapkan-hancurnya-ekologi-masyarakat-adat-di-balik-transisi-energi\">Baca: Hancurnya ekologi masyarakat adat di balik transisi energi<\/a><\/p>\n<p>Sedangkan 382.759 hektare hutan di Mappi dan Boven Digoel, juga tercakup dalam provinsi tersebut, dialihfungsikan sebagai perkebunan kelapa sawit yang menjadi sumber produksi biodiesel.<\/p>\n<p>Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Refki Saputra menyatakan lanskap tersebut akan melepaskan emisi setara 162 juta ton gas karbondioksida (CO\u2082) ke atmosfer bila dikonversi.<\/p>\n<p>Sementara di Pulau Kalimantan, Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) disertai pembukaan lahan seluas 560 ribu hektare.<\/p>\n<p>Greenpeace memprediksi pembukaan ratusan ribu hektare lahan itu menghasilkan emisi setara 221 juta ton CO2 atau setara 48 juta emisi mobil dalam setahun.<\/p>\n<p>&ldquo;Pembukaan lahan secara besar-besaran demi ambisi transisi energi kontradiktif dengan target iklim yang digaungkan pemerintah dalam COP30. Target itu mustahil tercapai bila perampasan hutan terus terjadi,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sementara Senior Partnerships and Outreach Officer Asia, Oil Change International, Hikmat Soeratanuwijaya mempersoalkan ikrar Belem 4x Pledge yang menggunakan bahasa keberlanjutan untuk membenarkan penggunaan bahan bakar fosil berkelanjutan.<\/p>\n<p><a href=\"Kehadiran industri fosil di COP 30 cetak rekor dalam sejarah\">Baca: Kehadiran industri fosil di COP 30 cetak rekor dalam sejarah<\/a><\/p>\n<p>Hikmat menilai janji tersebut berkebalikan dengan gagasan akan transisi energi berkeadilan.<\/p>\n<p>&ldquo;Perlindungan hutan dan Masyarakat Adat harus menjadi subjek mitigasi tertinggi dalam transisi energi berkeadilan. Ambisi biofuel tak akan tercapai bila hutan terus dieksploitasi,&rdquo; kata Hikmat yang organisasinya juga tergabung dalam CAN.<\/p>\n<p>Belem 4x Pledge dinilai tak hanya mengorbankan hutan. Rencana itu juga akan merusak ekosistem, mengubah bentang alam dan menyebabkan bencana lingkungan di banyak tempat, termasuk menenggelamkan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Forest Watch Indonesia Mufti Fathul Barri mengingatkan pulau-pulau kecil memiliki daya tampung yang terbatas.<\/p>\n<p>Bahkan sebelum proyek-proyek industri tak berkeadilan merangsek, pulau-pulau kecil telah sejak semula rentan terdampak krisis iklim.<\/p>\n<p>Terlebih lagi daya tampung dan daya dukung pulau-pulau kecil tak sebanding dengan daratan di pulau-pulau besar.<\/p>\n<p>&ldquo;Menenggelamkan pesisir dan pulau-pulau kecil sama saja menghilangkan manusia yang hidup di dalamnya,&rdquo; kata Mufti.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/246841027\/justcop-indonesia-bisa-manfaatkan-pembiayaan-iklim-untuk-wujudkan-ambisi-100-gw-plts\">Baca: Pemerintah diminta manfaatkan Pembiayaan Iklim untuk wujudkan ambisi 100 GW PLTS<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Bersama lebih dari 1.900 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Climate Action Network (CAN), Greenpeace menolak Bel&eacute;m 4x&nbsp;Pledge Bel&eacute;m 4x Pledge adalah inisiatif guna melipatgandakan produksi biofuel sebagai energi berkelanjutan hingga empat kali lipat dalam 10 tahun mendatang. Kepala Kampanye Solusi untuk Hutan Global Greenpeace, Syahrul Fitra menyatakanpeningkatan biofuel akan mengancam wilayah adat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":4786,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4785","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4785","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4785"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4785\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4785"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4785"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4785"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}